Kembali ke abad pertengahan, Islam pernah sangat berjaya di dunia. Tak hanya menguasai sekitar sepertiga Bumi, tapi juga mengembangkan bidang-bidang keilmuan dan sains. Alhasil, di era tersebut muncul lah pemikir dan ilmuwan handal yang namanya terkenal hingga kini, bahkan bukunya jadi rujukan literatur keilmuwan modern.

Baca Juga : 10 Orang Terkenal yang Ternyata Muslim Dan Perjalanan Mereka Menemukan Islam

Nama-nama seperti Avicenna, Al Khwarizmi, Zahrawi mungkin jarang sekali terdengar, tapi mereka sukses menciptakan hal-hal keren yang bahkan tak kalah dari apa yang dilakukan Einstein. Mari kembali telusuri pembesar muslim ini dan siap-siap tercengang akan kiprah mereka. Simak ulasannya berikut.

Artikel Lainnya
Lindswell Kwok Jadi Peraih Emas Kedua, 15 Netizen Twitter Ini Ndagel Tentang Dirinya
70 Tahun Berada dalam Konflik, Ini Momen Bersejarah Saat Korea Mengusung Bendera Persatuan

1. Avicenna

Bagi kamu yang kuliah kedokteran pastinya sudah tak asing lagi dengan nama satu ini, Avicenna alias Ibnu Sina. Ia adalah seorang penulis, ilmuwan dan juga seorang dokter. Avicenna lahir di Afsyahnah, sebuah daerah yang sekarang berdekatan dengan Uzbekistan, pada tahun 980. Avicenna menghabiskan sebagian waktunya untuk menulis. Hasil karyanya sendiri tak kurang dari 450 judul buku di bidang filsafat dan pengobatan.

Avicenna, bukunya jadi literatur kedokteran modern hingga saat ini [Image Source]
Avicenna, bukunya jadi literatur kedokteran modern hingga saat ini [Image Source]
Salah satu bukunya yang paling fenomenal adalah Qanun fi Thib yang kemudian membawa dunia kedokteran ke arah modernitas. Gara-gara karyanya ini, Avicenna digelari Bapak Pengobatan Modern. Buku tersebut juga masih digunakan sebagai salah satu literatur ilmu kedokteran hingga sekarang. Avicenna meninggal pada bulan Juni tahun 1037 di Iran.

2. Al Khawarizmi

Harus diakui jika aljabar adalah salah satu cabang ilmu matematika yang bikin otak mumet. Meskipun begitu, mungkin kamu pernah melontarkan pertanyaan unik seperti, “siapa sih yang bikin sistem perhitungan seperti ini? Mengerjakannya saja sudah susah apalagi menciptakannya”. Percaya atau tidak si penemu mekanisme hitung unik ini ternyata bukan ilmuwan barat, melainkan seorang muslim bernama Al Khawarizmi.

Aljabar yang sulit luar biasa itu adalah salah satu hasil karya Al Khawarizmi [Image Source]
Aljabar yang sulit luar biasa itu adalah salah satu hasil karya Al Khawarizmi [Image Source]
Al Khawarizmi memang dikenal sebagai salah satu matematikawan paling jenius sepanjang abad. Salah satu karya terbaiknya adalah yang bikin pusing tadi, yakni aljabar. Tak hanya itu, Al Khawarizmi juga yang telah menemukan berbagai rumus matematika lain yang dipakai di era modern. Seperti teknik penyamaan penyebut dan pembilang pada pecahan, trigonometri, persamaan linear dan juga notasi kuadrat.

Selain hal-hal hebat tersebut, Al Khawarizmi juga dikenal sebagai ketua proyek pemetaan dunia pada zaman Khalifah Al Ma’mun. Hasil dari pemetaan ini kemudian ditulis ulang oleh orang-orang Eropa dan kemudian membawa dampak luar biasa. Al Khawarizmi meninggal pada tahun 850an dengan meninggalkan banyak sekali warisan di bidang kelimuan.

3. Zahrawi

Membicarakan tentang kedokteran yang berhubungan dengan Islam, maka bukan hanya tentang Avicenna saja tapi juga Zahrawi. Yup, pria yang lahir dengan nama Abul Qasim Khalaf ibn Al-Abbas Az- Zahrawi ini juga dikenal akan karya-karya fenomenalnya di bidang kedokteran.

Tak hanya Avicenna, Zahrawi juga membanggakan Islam berkat produk bukunya di bidang kedokteran [Image Source]
Tak hanya Avicenna, Zahrawi juga membanggakan Islam berkat produk bukunya di bidang kedokteran [Image Source]
Dalam salah satu bukunya berjudul Al Tasrif, Zahrawi memaparkan berbagai macam metode medis yang sangat kompleks untuk era medieval. Misalnya ilmu bedah, orthopedi, farmasi dan pengetahuan-pengetahuan umum tentang pengobatan medis. Tak cuma itu, dalam salah satu jilidnya Zahrawi juga menjelaskan tentang penggunaan kosmetika, mulai penggunaan hand lotion, deodoran dan juga pewarna rambut. Al Tasrif sendiri terdiri dari 30 jilid dan sukses jadi literatur kedokteran di dunia.

Zahrawi begitu dihormati di Eropa, bahkan bukunya jadi rujukan perkuliahan bangsa barat selama hampir 5 abad di era medieval. Salah satu muslim kebanggaan ini meninggal pada tahun 1013 dan namanya diabadikan menjadi salah satu jalan di Cordoba yakni Calle Albucasis.

4. Averroes

Meskipun namanya paling jarang didengar jika dibandingkan dengan semua orang di daftar ini, namun kiprahnya sama sekali tak bisa dianggap sebelah mata. Averroes yang juga dikenal sebagai Ibnu Rushd ini ahli dalam berbagai disiplin ilmu. Mulai dari filsafat, kedokteran dan juga ilmu fikih. Semua bukunya telah diterjemahkan ke dalam bahasa latin dan juga ibrani sehingga karyanya benar-benar mempengaruhi banyak orang terutama di Eropa.

Pemikiran Averroes yang sangat kritis dan logis membuatnya sangat dihormati bahkan oleh orang-orang non muslim [Image Source]
Pemikiran Averroes yang sangat kritis dan logis membuatnya sangat dihormati bahkan oleh orang-orang non muslim [Image Source]
Salah satu pencapaiannya yang paling greget adalah ketika Averroes mengulas tentang filsafat yang dikeluarkan Aristoteles. Komentarnya benar-benar sangat brilian dan bahkan sampai mempengaruhi para filsuf kristen Eropa kala itu. Tak hanya itu, Averroes juga mengulas karya-karya orang Islam sendiri seperti Avicenna dan juga Al Ghazali. Averroes yang meninggal pada tahun 1198 ini semasa hidupnya juga terkenal sebagai hakim.

5. Ibnu Khaldun

Meskipun seorang muslim, tapi kiprah Ibnu Khaldun sangat diapresiasi dunia barat, bahkan ia mendapatkan gelar Father of Historiography. Yup, seperti gelar yang diberikan kepadanya, Ibnu Khaldun terkenal dengan karyanya di bidang sejarah. Bahkan ia juga dikenal sebagai orang pertama yang diketahui mencatat berbagai macam peristiwa yang kemudian dikemas menjadi sebuah buku.

Ibnu Khaldun, bukunya sukses menginspirasi semua orang termasuk Mark Zuckerberg [Image Source]
Ibnu Khaldun, bukunya sukses menginspirasi semua orang termasuk Mark Zuckerberg [Image Source]
Tak hanya sejarah, Ibnu Khaldun juga terkenal akan ilmu-ilmu filsafat, sosial, ekonomi, dan juga politik. Sebagian besar karyanya diterjemahkan oleh para tokoh besar dan kemudian membawa dampak yang luas. Salah satu karya terbesarnya berjudul Muqaddimah, sebuah buku yang mengombinasikan antara sejarah, filsafat dan juga hal-hal yang berbau sosial. Buku in juga sukses menginspirasi banyak orang, bahkan termasuk Mark Zuckerberg yang pernah memasukkan buku ini dalam komunitas Facebook-nya.

Baca Juga : 3 Fakta Ka’bah Yang Perlu Diketahui Umat Islam

Jika berkaca kembali ke masa lalu, Islam benar-benar sukses menaklukkan dunia. Tak hanya lewat besar wilayahnya saja, tapi juga hal-hal fundamental seperti berbagai disiplin keilmuwan ini. Karya-karya mereka pun banyak menginspirasi orang-orang barat. Jadi, boleh jadi tokoh-tokoh Eropa yang terkenal itu awal mulanya hanyalah seorang ilmuwan biasa yang kemudian berhasil berkat pengembangan ilmu yang sudah ditulis oleh Avicenna dkk. Salut dan kagum luar biasa!