MotoGP musim 2019/2020 resmi kembali digelar pada Minggu (12/3/19), bertempat di Sirkuit Losail Qatar, ajang balap roda dua termasyur tersebut bisa dikatakan berjalan dengan seru. Di mana semua kontestannya saling beradu dengan mencanangkan impian, menjadi yang terbaik di akhir musim nanti. Begitu juga dengan Valentino Rossi dan Marc Marquez, yang mana keduanya terlihat mencoba tampil semaksimal mungkin di laga pertama kemarin.

Meski pada akhir balapan keduanya tidak ada yang sukses memenangi balapan, tapi kemarin mereka sama-sama tunjukkan kualitas  kelas wahid di lintasan. Baik Rossi dan Marquez yang menggeber kendaraan baru, sukses menembus peringkat sepuluh besar. Dan berikut beda capaian Marquez dan Rossi di balapan pertama MotoGP 2019.

Valentino Rossi gagal podium, Marquez raih nomor dua

Seperti telah diungkapkan di awal tadi, di pagelaran MotoGP pembuka bisa dikatakan capaian Rossi dan Marc layaknya bumi dan langit. Hal ini tentu bukan tanpa sebab, pasalnya di akhir laga pria Italia bernomor 46 itu gagal naik podium, sedangkan saingannya yakni pembalap asal Spanyol yakni Marquez sukses peroleh peringkat kedua.

Marc Marquez naik podium GP Qatar [Sumber Gambar]
Dan hebatnya lagi, Marquez memperoleh catatan bagus itu dengan memulai balapan di urutan start ke tiga. Losail Qatar sendiri akhirnya di menangkan pembalap asal Tim Ducati yakni Andrea Dovizioso dengan torehan waktu 0:42:36.902, dan berkat hal ini Dovi duduki peringkat pertama ajang balap tersebut.

Capaian GP Qatar di 2019 mengulang capaian 2018 lalu

Apa yang terjadi di GP Qatar 2019 tersebut, terlihat seperti pengulangan di tahun yang lalu. Di mana ketika itu, lagi-lagi The Doctor hanya bisa finish dibelakang Marc Marquez. Ketika itu pria Spanyol sukses menduduki peringkat kedua, sedangkan Valentino ada di peringkat ke tiga.

Aksi pembalap di Sirkuit Losail Qatar [Sumber Gambar]
Apa mungkin hasil tidak mengenakan untuk Rossi tersebut, adalah bukti kalau Marquez jauh lebih hebat dari pada pria asal pabrikan Yamaha tersebut saat ini. Entahlah, namun satu yang pasti menurut Rossi yang dikutip dari Speedweek, Rossi mengalami kendala pada cengkraman ban motornya, sehingga sedikit menghalanginya tampil dengan kecepatan tinggi.

Meski gagal podium, Rossi tunjukkan penampilan epic

Walaupun pada akhir laga harus akui keunggulan Marquez, tapi catatan lima besar di ajang tersebut tergolong hebat. Pasalnya, sebelum kejuaraan balap di mulai, pria berjuluk The Doctor ini menduduki peringkat ke 14. Namun, dengan perjuangan dan kerja kerasnya, Rossi di akhir balap mampu memperbaiki posisi dengan bertengger di peringkat ke 5.

Aksi The Doctor menggeber Yamaha [Sumber Gambar]
Jika melihat posisinya di awal dan akhir balap MotoGP, sekurangnya ada sembilan pembalap yang berhasil dilewati oleh juara dunia 7 kali tersebut. Tapi sayang, torehan positif tersebut tidaklah sebagus apa yang diraihnya di satu dua tahun lalu di Sirkuit Losail Qatar.

MotoGP di Benua Amerika akan jadi seri ajang ini selanjutnya

Setelah sambangi Asia untuk laga pembuka, seri MotoGP selanjutnya akan digelar di Amerika Selatan. Bertempat di Sirkuit Termas de Rio Hondo Argentina, seri kedua ini banyak yang memprediksi akan berjalan ketat. Hal ini lantaran para pembalap akan mencoba memperbaiki capaian di Qatar dan tetap menjaga asa meraih gelar juara dunia.

Duel Marc dan Rossi di GP Argentina [Sumber Gambar]
Sirkuit Argentina musim lalu sukses dimenangi oleh Juan Zarco, lalu disusul peringkat ke dua serta ke tiga ada Alex Rins dan Jack Miller. Sedangkan, kedua pembalap yang sedang kita bahas kali ini yaitu Vale dan Marc duduk di urutan 18 dan 19. Ketika selain peringkat buruk, kedua pembalap juga terlibat crash yang berujung jatuhnya Valentino Rossi.

BACA JUGA: Lampaui Valentino Rossi, Inilah 5 Rekor The Doctor yang Telah Dipecahkan Marquez

Terlepas dari capaian keduanya di Qatar yang seperti bumi dan langit, baik Marquez dan Valentino Rossi bisa dikatakan adalah pembalap terhebat saat ini. Meski belakang Rossi kerap kalah dengan Marc, tapi dari catatan sejarah, pembalap lain di MotoGP masih jauh bila dibandingkan dengan kedua orang tersebut. Besar harapan ke depan saingan mereka juga pembalap Indonesia.