Aksi para mahasiswa menolak revisi UU KUHP, menuntut pemerintah untuk menangani kebakaran hutan, pembatalan RKUHP, pelemahan KPK pengesahan RUU PKS, hingga persoalan kericuhan Papua. Mahasiswa ini geram karena pemerintah tidak bertindak tegas dan bijak terhadap keputusan yang mereka buat. Alhasil, demo dilakukan di sejumlah kota, mahasiswa mendesak dan berkumpul di depan gedung DPR.

Momen ini tambah epic, karena setelah demo yang berlangsung di depan gedung DPR RI, di mana siswa dan mahasiswa dari berbagai daerah dan kampus bergabung menjadi satu. Momen entrance mereka inilah yang kemudian menjadi sorotan yang bikin merinding bulu kuduk. Beginilah yang bisa Boombastis.com ambil dari berbagai sumber.

Entrance anak STM yang disebut Avenger kearifan lokal

Barisan pertama yang sempat menuai banyak dukungan dari warganet adalah sekelompok anak STM yang ikut demo mahasiswa di Senayan. Saking hebohnya, mereka disamakan dengan aksi entrance ala Avengers saat perang melawan Thanos, video tersebut viral di Twitter.

Anak-anak STM ini masih memakai tas di punggung, membawa bendera dan berlari dengan penuh semangat. Banyak yang kemudian menyamakan aksi ini dengan karakter Genji dari film Jepang, Crow’s Zero yang menceritakan kegaharan para siswa dua sekolah yang kerap berseteru. Bahkan, ada yang dengan sengaja menambahkan backsound Avenger ke dalam video. Enggak apa-apa ya, kita dukung para siswa berani ini. Yang penting stay safe, semuanya!

Entrance mahasiswa yang memakai jas almamater

Video kedua enggak kalah epic. Sekelompok mahasiswa memakai jas almamater berjalan menyusuri ruang tunggu di sisi jalur kereta di Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Dengan penuh semangat mereka maju tak peduli apapun yang ada di depan dan akan dihadapi.

Anak-anak ini memakai almamater berwarna biru tua dan melangkah dengan mantap. Merasa takjub, para anker dan penumpang yang ada di stasiun pun turut menyoraki dan memberi semangat. Video ini diunggah oleh Twitter @Ahlanrasacinta ini sudah diretweet sebanyak 16 ribu kali. Kalau kata netizen, anak-anak tersebut merupakan mahasiswa dari STMIK Bani Saleh, Bekasi.

Trisakti yang sudah kibarkan bendera

Universitas Trisakti dikenal sebagai kampusnya para Pahlawan Reformasi. Sekarang, bergabung dengan para mahasiswa dari berbagai kampus, bendera Trisakti sudah berkibar untuk menolak keputusan UU yang akan disahkan oleh pemerintah. #TrisaktiTurunLagi pun saat ini menjadi trending topic di Twitter.

Tak kalah dengan video entrancenya mahasiswa STM yang nekat luar biasa, teriakan ‘hidup mahasiswa’ plus bendera Trisakti yang sudah berkibar pun bisa membuat bulu kuduk kita merinding. Saat para mahasiswa Trisakti datang dan menyanyikan salam, sontak para mahasiswa lainnya menjawab salam mereka dengan riuh dan kompak.

Teriakan dan yel-yel sambutan kepada para mahasiswa berjas biru tua ini menunjukkan betapa diseganinya sejarah pergerakan mereka.  Bahkan, tak hanya mahasiswa dari Trisakti saja nih yang hadir, mahasiswa dari Bandung dan Kalimantan pun ikut nimbrung dan akan merebut keadilan.

Demonstran UI yang berangkat degan 10 bus

Mahasiswa dari kampus UI pun ikut turun ke jalan untuk menolak pengesahan RUU yang dinilai isinya ngawur dan tidak masuk akal. Meski tak ada video entarance yang epic seperti beberapa kampus di atas, para mahasiswa UI cukup punya nyali dan membawa banyak pasukan. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UI, Manik Marganemahendra mengatakan kalau ada 10 bus besar disiapkan untuk mengangkut ratusan mahasiswa dengan almamater kuning tersebut.

Demo anak UI [sumber gambar]
Mereka akan bergabung dalam barisan mahasiswa dari Jogja, Lampung, Bali, Jawa Barat, dan daerah lain yang sudah datang dan siap menggempur gedung DPR RI. Dengan adanya demonstrasi ini, Manik berharap pemerintah dan DPR RI dapat segera menjawab keinginan rakyat Indonesia. “Kami ingin apa yang kami sampaikan ini dijawab dengan jelas,” kata Manik seperti dilansir dari Tempo.co.

BACA JUGA: Revisi UU KUHP, Isinya Dijadikan Candaan Hingga Disebut Netizen Tak Masuk Akal

Hari ini, enggak cuma mahasiswa saja, kalau pemerintah masih tinggal diam dan tidak memberikan jawaban. Maka, bukan hanya mahasiswa saja yang akan datang, tapi juga The Jak, K-Popers, Viking, serta berbagai organisasi dan komunitas lain yang akan menjadi back up dan support aksi ini.