Kemenangan atas Vietnam di lanjutan pagelaran AFF U-19 membuat Timnas kini berada di puncak klasemen grup A. Kendati masih menyisihkan satu laga melawan Thailand, agaknya pertandingan tersebut tidak begitu penting lantaran mereka sudah memastikan diri lolos ke semifinal. Hasil tersebut mengulang pencapaian tahun 2016 yang dimana anak asuh Indra Sjafri juga melaju di fase yang sama.

Di balik pencapaian tersebut Timnas agaknya harus berterimakasih kepada pemainnya bernama Mohamad Rafli. Pasalnya tanpa golnya nasib Tim Garuda Muda tidak akan seperti saat ini. Selama memperkuat Tim Merah Putih pemuda nomor punggung sembilan telah menciptakan tiga gol. Dan hebatnya lagi setiap gol pemuda 19 tahun tersebut diciptakan melalui open play atau tidak ada yang berasal dari penalti atau tendangan bebas. Hal yang menjadi bukti apabila ia merupakan penyerang yang potensial ke depan.

Artikel Lainnya
Sedang Menjadi Tren Make-Up Kekinian, Begini Fakta Terkait Freckles atau Kulit Berbintik Coklat
Dari Pujian Hingga Cacian, 4 Ragam Penyambutan Tim ‘Gagal’ Piala Dunia 2018

Saat bermain melawan Vietnam sebenarnya Mohamad Rafli bukanlah seorang starter. Bahkan apabila kondisinya tidak genting kemungkinan ia juga tidak akan dimainkan. Namun ketika itu Tim Garuda Muda membutuhkan kemenangan dan saat bersama Timnas acap kali tidak bisa membongkar pertahanan. Di tengah kebuntuan serta tidak adanya Sadill, Mohamad Rafli tiba-tiba muncul sebagai aktor utama setelah masuk di menit 70-an. Memanfaatkan bola liar dari tendangan Todd Rivaldo Ferre pemain ini dengan tenang mengoyak gawang Vietnam. Gol yang juga sukses melepaskan Timnas dari lubang jarum.

Aksi menakjubkan tidak hanya terjadi di laga ini saja. Kala berhadapan dengan Timnas Singapura di ajang yang sama ia juga jadi pemecah kebutuhan tim. Saat itu ia menciptakan gol pembuka lewat tandukan keras. Bahkan menghadapi tim negara tetangga tersebut ia menutup laga dengan dua gol. Pencapaian yang juga jadi jawaban minimnya gol Timnas di pertandingan pertama. Hasil tersebut juga antarkan Tim Merah Putih memuncaki klasemen piala AFF U-19.

M Rafli bermain di LSN [Sumber Gambar]
Karier M Rafli sendiri bisa dikatakan unik untuk seorang pesepakbola. Sebelum memperkuat Tim Garuda Muda ia merupakan santri yang mondok atau belajar ilmu agama di PP Al Asy’Ariyah. Lewat sekolah asal Tangerang Banten tersebut ia mengikuti kompetisi Liga Santri Nasional (LSN). Selama event tersebut performanya tidak bisa dipandang sebelah mata. Penyerang satu ini mampu mengoleksi 15 gol dalam beberapa pertandingan. Penampilan bagus itu membuat sukses memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik LSN 2015.

Apa yang dialami Mohamad Rafli ini merupakan buah dari kerja keras dirinya. Terlepas dari lantar belakangnya tersebut, kini kita jadi bisa belajar apabila dengan usaha semua hal mampu untuk ditaklukkan seseorang. Termasuk semua hal yang dianggap orang atau angan kita tidak mungkin.