Kejadian pencurian rumah memang tak pernah ada habisnya. Meski risikonya bakal dihajar massa atau terkurung di dalam penjara, mereka tidak kapok juga. Demi sesuap nasi atau sekedar balas dendam kepada sang pemilik rumah, orang-orang seperti itu nekat melakukan aksi yang jelas-jelas dilarang.

Bahkan, aksinya sudah sangat bermacam-macam. Tak lagi hanya datang ke rumah malam-malam dan membobol pintu. Mereka melakukan beragam modus supaya bisa menguras harta benda dari rumah si korban. Mungkin kalian juga tidak akan terpikir kalau mereka menggunakan cara-cara ini untuk mencuri barang berharga di rumah korbannya.

Motor dibiarkan rusak agar bisa masuk ke dalam rumah si korban

Beberapa waktu lalu ada kasus pencurian rumah yang berada di Kota Jambi. Pelaku bernama Hendri alias Een melakukan pencurian harta benda dengan cara yang sedikit aneh. Lelaki berusia 35 tahun tersebut menabrakkan motornya ke rumah si korban. Lalu langsung masuk ke dalam kamar untuk mengambil laptop beserta ponsel pintar.

Pelaku tabrakkan motor ke rumah korban [Sumber Gambar]
Nah, tak puas dengan itu, ia juga mengambil sepeda motor Suzuki FU yang parkir di dalam rumah. Mungkin sekalian untuk mengganti motornya yang ditabrakkan tadi kali ya, jadinya langsung tukar tambah deh dengan kendaraan si korban. Untungnya, dilansir dari serujambi.com, si pelaku sudah ditangkap dan dikenai hukuman berdasarkan pasal 363 KUHP.

Demi kuras harta benda, si maling rela jadi petugas PLN gadungan

Selain menabrakkan motor, para maling juga bisa berpura-pura menjadi petugas PLN. Seperti diberitakan pada akun instagram @infobandungraya, kalau di salah satu rumah di kota kembang tersebut ada yang jadi korbannya. Pada saat itu, ada dua orang yang mengaku menjadi petugas PLN dan ingin memeriksa saklar rumah. Kemudian, anak dari pemilik rumah yang berusia 13 tahun itu pun mengizinkan mereka untuk masuk. Namun yang masuk ke rumah hanyalah satu orang saja.

Berpura-pura jadi petugas PLN [Sumber Gambar]
Lalu, ia memang benar-benar memeriksa satu persatu saklar di rumah sembari mengajak anak tersebut mengobrol. Melihat si anak lengah, pelaku langsung saja mengambil beberapa barang kecil yang berharga seperti handphone. Ketika dirasa cukup, si perampok langsung saja lari dan kabur dengan rekannya yang menunggu di depan rumah. Meski tidak tertangkap secara langsung, tapi aksi mereka sudah terekam oleh CCTV yang terpasang di depan rumah si korban.

Bersakit-sakit dahulu menjadi pembantu rumah tangga, lalu baru lancarkan aksinya

Trik cerdik lain yang digunakan oleh pelaku perampokan adalah dengan melamar menjadi pembantu rumah tangga di perumahan elite kawasan Bekasi. MS si pelaku, melamar ke beberapa rumah di perumahan tersebut. Tapi, usahanya tidak sia-sia karena ada seseorang yang menerimanya dengan hangat untuk membantu pekerjaan di rumahnya.

Pura-pura jadi pembantu rumah tangga [Sumber Gambar]
Nah, saat majikannya pergi, MS langsung saja melancarkan aksinya. Ia langsung mengambil sepeda motor, TV LED dan juga mobil. Tapi, ia tidak bisa lolos begitu saja karena berkat CCTV yang berada pada setiap sudut rumah. Jadinya, ia akhirnya harus merasakan dinginnya penjara minimal lima tahun.

Pura-pura beli rumah pun juga jadi salah satu modusnya

Berawal dari perceraian, lelaki yang bernama Dimas Kurniawan Harcahyo alias Alek nekat untuk mencuri. Ia menggunakan modus berpura-pura untuk membeli rumah. Kemudian,dilansir dari realita.co ia mencari info rumah di iklan yang biasanya terpampang di surat kabar. Sudah menemukan target yang tepat, lelaki 28 tahun ini langsung saja menelepon si calon korbannya dan memutuskan untuk langsung bertemu.

Pura-pura membeli rumah [Sumber Gambar]
Setelah membicarakan masalah harga dan lain sebagainya, si korban menyuruh Alek untuk masuk ke dalam rumah supaya bisa melihat-lihat kondisi tempat tinggalnya. Kesempatan ini pun tidak ia sia-siakan, pria bertubuh kekar tersebut mencari benda-benda berharga dan langsung kabur begitu saja. Si korban yang akhirnya sadar, segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Tak lama, Dimas sudah berada di dalam kurungan penjara.

Si pencuri berpura-pura jadi teman dari si pemilik rumah

Terakhir, adalah pelaku pencurian berpura-pura menjadi tamu dari si pemilik rumah. Bersumber dari vemale.com, ini terjadi di Perumahan Banjar Wijaya, Tangerang. Korban yang bernama Yulian pun bercerita kalau peristiwa ini dialami oleh pembantunya, Tati.

Maling mengaku sebagai tamu [Sumber Gambar]
Awalnya rumah didatangi oleh orang yang mengaku sebagai teman dari Yulian. Kemudian, setelahnya Tati merasa kalau sudah dihipnotis. Ia disuruh untuk mengambil laptop dan barang berharga lainnya. Setelah mendapatkan itu semua, si pelaku langsung meninggalkan rumah.

Maling memang tidak pernah kehabisan akal untuk mencari modus-modus baru lainnya. Oleh karena itu, kita bisa menyiasati dengan cara satu ini. Adalah tidak perlu mempersilahkan masuk orang yang tak dikenal. Dengan melakukan seperti ini, kalian bisa menjaga keselamatan nyawa dan juga benda-benda di rumah.