Diundang ke acara pernikahan, memang jadi hal menyenangkan bagi beberapa orang. Ya selain dapat makan gratis dan reunian sama teman lama, acara ini juga bisa jadi sarana untuk cari jodoh. Hmm.. siapa nih yang kelakuannya begini?

Nah, omong-omong soal acara pernikahan, apa kalian pernah mendengar tentang suatu mitos? Bukan tentang pengantinnya, tapi lebih ke tamu yang datang ke acara pernikahan. Beberapa dari mereka biasanya melakukan suatu hal ketika diundang ke acara tersebut. Seperti di bawah ini nih contohnya.

Ambil bunga melati di sanggul wanita

Tradisi yang kerap kali dilakukan oleh hadirin di acara pernikahan adalah mengambil bunga melati di sanggul wanita. Nah, pada umumnya, masyarakat sering salah sangka nih dengan kebiasaan satu ini. Pasalnya, yang kerap mengambil bunga melati di sanggul ini adalah wanita. Padahal, sebenarnya hal ini seharusnya dilakukan oleh orang yang berjenis kelamin laki-laki.

Ambil bunga melati di sanggul [Sumber Gambar]
Tujuan orang-orang mengambil bunga melati ini yaitu supaya enteng jodoh gengs. Jadi, bagi siapa saja yang berhasil mengambil satu atau beberapa bunga dengan wangi khas tersebut bakal dapat jodoh. Sedangkan kalau yang mengambil bunga ini sudah mempunyai pacar, ia dan kekasihnya bakal secepatnya melenggang ke jenjang pernikahan. Eits, tapi ada syarat yang harus dipenuhi sebelum mengambilnya. Adalah tidak boleh ketahuan oleh mempelai wanita. Jika ketahuan, si pengambil enggak jadi enteng jodoh.

Mencuri bunga melati di keris pengantin pria

Serupa dengan di atas, tamu undangan juga mengambil bunga melati yang ada di keris pengantin pria. Tapi sayangnya, ini hanya dilakukan oleh beberapa orang saja lantaran banyak yang tidak tahu kalau mengambil bunga melati di keris pengantin pria juga bisa mendekatkan jodoh. Kebanyakan mereka hanya tahu aturan mengambil bunga melati ada pada pengantin perempuan.

Ambil bunga di keris pengantin [Sumber Gambar]
Lantas, apa perbedaannya dengan poin sebelumnya? Nah, bedanya yaitu yang boleh mencuri bunganya adalah perempuan. Jika si wanita berhasil mengambil bunga tersebut diam-diam, dipercaya jodoh akan datang dalam kurun waktu singkat. Tapi, singkatnya ya enggak beberapa detik kemudian lah ya.

Dapat buket bunga dari lemparan pengantin

Kalau yang satu ini pasti Sahabat Boombastis sudah tak asing lagi. Yaitu mendapatkan buket bunga dari lemparan kedua mempelai. Siapa saja yang berhasil mendapatkannya, bakal enteng jodoh. Apabila jomblo, akan segera dapat kekasih. Jika dia punya kekasih, dalam waktu dekat akan naik ke pelaminan.

Dapat buket bunga pengantin [Sumber Gambar]
Sebenarnya, ini adalah tradisi Barat yang di penghujung acara selalu melemparkan bunga kepada para tamu undangan. Tapi, entah sejak kapan, Indonesia juga melakukan hal serupa saat resepsi pernikahan. Namun, kebanyakan di Indonesia hanya melakukan tradisi ini atas dasar seru-seruan kok. Kalau untuk percaya atau tidaknya, terserah pada masing-masing orang.

Tidak menggunakan baju putih saat datang ke acara pernikahan

Untuk yang satu ini biasanya ditentukan dari para pengantin. Adalah tamu undangan tidak diperbolehkan menggunakan baju putih saat menghadiri acara. Dan hal tersebut kadang mengundang teka teki dari orang-orang. Apakah ini memang keinginan dari pengantin atau ada alasan lainnya.

Tamu tidak boleh mengenakan baju putih [Sumber Gambar]
Nah, jawabannya yakni supaya tidak ada yang menyamai pengantin perempuan. Sehingga warna putih adalah hak sepenuhnya dari mempelai wanita, seperti diwartakan oleh The Sun. Jadi, siapa saja yang berani mengenakan baju putih akan dianggap tidak sopan. Bukan tak beralasan, pasalnya dikhawatirkan jika perhatian akan beralih dari si pengantin perempuan.

BACA JUGA : 4 Mitos Seret Jodoh Terpopuler di Indonesia, Kamu Percaya yang Mana?

Itulah mitos-mitos untuk orang-orang yang diundang ke acara pernikahan. Ada yang mencuri bunga hingga tidak boleh mengenakan baju putih. Namun, untuk percaya atau tidaknya terserah kalian ya. Ingin melakukannya ya monggo. Jika tidak ya silahkan.