Selain siksaan secara fisik seperti dipukuli berkali-kali hingga babak belur atau dicambuk hingga kulit mengelupas, salah satu siksaan paling mengerikan adalah psikologi. Dengan siksaan ini, individu mungkin hanya akan sedikit mengalami kesakitan fisik. Namun, jiwanya bisa terguncang hingga kemungkinan terburuk bisa mengalami depresi dan akhirnya gila hingga tidak bernyawa.

Siksaan secara psikologi akan membuat individu mengalami gangguan pada diri secara perlahan-lahan. Eksekutor akan berusaha membentuk target menjadi pribadi yang kerdil hingga segala jenis sugesti bisa dimasukkan. Salah satu metode siksaan psikologi terparah yang pernah diciptakan oleh manusia digunakan oleh CIA untuk membuat targetnya tidak berdaya. Berikut uraian tentang metode eksekusi CIA yang diberi kode nama KUBARK.

Sejarah Pembuatan dan Penggunaannya

KUBARK adalah salah satu metode siksaan psikologi yang diciptakan pertama kali pada tahun 1963. Tim yang menciptakan metode ini menuliskan segala hal yang ada menjadi sangat detail sehingga bisa dijadikan manual untuk melakukan penyiksaan. Metode dituliskan secara eksplisit sehingga mudah diterapkan oleh siapa saja meski itu bukan anggota dari CIA.

Artikel Lainnya
Lindswell Kwok Jadi Peraih Emas Kedua, 15 Netizen Twitter Ini Ndagel Tentang Dirinya
70 Tahun Berada dalam Konflik, Ini Momen Bersejarah Saat Korea Mengusung Bendera Persatuan

Sejarah KUBARK [image source]
Sejarah KUBARK [image source]
Teknik KUBARK merupakan teknik penyiksaan paling kuno yang diterapkan oleh CIA untuk para musuh atau target uji coba. Diharapkan, dengan teknik ini terus dijalankan, para musuhatau penjahat atau mudah ditaklukkan. Bila perlu, seluruh informasi penting bisa dikorek karena mereka tidak kuat dengan siksaan yang diterima.

Metode Penangkapan Penjahat Ala KUBARK

Manual dari KUBARK tidak hanya mengajarkan tentang bagaimana cara menyiksa seseorang ketika telah ditangkap. Manual ini juga mengajarkan bagaimana cara menangkap target dengan tepat untuk memaksimalkan tekanan psikologi. Manual ini secara gamblang menggambarkan kalau penangkapan harus dilakukan dengan cepat dan benar.

Metode penangkapan [image source]
Metode penangkapan [image source]
Berdasarkan manual KUBARK, individu harus ditangkap pada pagi hari dengan cara kejutan saat mereka sedang tidur. Setelah ditangkap mereka harus diberi penutup mata agar tidak bisa melihat dan tubuhnya ditelanjangi. Target ini harus dipaksa bergerak tanpa mengajak mereka melakukan komunikasi sedikit pun.

Metode Interogasi yang Mengerikan Ala KUBARK

Setelah ditangkap dengan cara yang mengerikan, target yang dianggap bersalah itu segera dimasukkan ke dalam ruangan untuk diisolasi. Mereka akan mulai dikurangi jatah makannya setiap hari sehingga tubuh akan mengalami goncangan yang hebat. Target akan mulai merasa lemas karena nutrisi dalam tubuhnya tidak dapat dipenuhi dengan maksimal.

Metode Interogasi
Metode Interogasi [image source]
Setelah target mulai mengalami gangguan akibat berkurangnya nutrisi dalam tubuhnya, mereka juga akan dilarang untuk tidur. Dalam sehari mereka hanya akan diberi beberapa jam waktu tidur sebelum akhirnya mereka mengaku dan mengatakan apa saja yang ditanyakan. Kalau target ini masih saja diam, siksaan seperti ini akan terus dilakukan tanpa batas waktu.

Penyiksaan Akhir dari KUBARK yang Bikin Merinding

Kalau metode interogasi yang dilakukan masih menemui jalan buntu. Manual mengajarkan untuk melakukan beberapa teknik siksaan yang cukup ekstrem. Interogasi akan dilakukan dengan lebih panjang setiap harinya. Mereka akan mulai ditempatkan pada lingkungan yang ekstrem. Misal ke dalam ruangan yang sangat panas atau ruangan yang terlalu dingin dalam jangka waktu tertentu.

Penyiksaan akhir dari KUBARK [image source]
Penyiksaan akhir dari KUBARK [image source]
Mereka juga akan diberi obat yang menyebabkan tubuh merasa sakit yang teramat parah. Mereka juga akan mulai diberi perlakukan hipnosis hingga yang paling parah adalah diberikan hukuman sengat listrik yang membuat tubuh langsung mengejang selama beberapa saat.

Metode yang awalnya dirahasiakan ini akhirnya bocor ke media. Memasuki tahun 200-an, manualnya yang mengerikan pun bisa dibaca oleh orang di seluruh dunia. Dari sini, semua orang tahu kalau CIA benar-benar lembaga intelijen yang mengerikan.