Berkendara di jalan raya memang tidak pernah mulus. Selain kecelakaan yang bisa datang kapan saja, razia juga dapat hadir secara tiba-tiba. Nah, razia inilah yang paling banyak membuat masalah di jalan. Antara polisi nakal yang sedang mencari uang atau si pengendara tidak diterima ditilang karena merasa benar.

Seperti peristiwa yang sedang viral di media sosial akhir-akhir ini nih gengs. Dilansir dari akun instagram @makassar_iinfo, ada pengendara yang diketahui kakak beradik tidak terima untuk ditilang. Parahnya, si pengemudi malah menyebut si polisi lalu lintas tidak berpendidikan. Wih, serem ya.. Mau tahu enggak kelanjutannya? Simak ulasan dari Boombastis.com di bawah ini ya.

Begini awal mula peristiwanya

Berawal dari dua orang wanita yang dihentikan oleh polisi lalu lintas. Mereka berdua diberhentikan lantaran salah satunya tidak menggunakan helm. Sontak, perempuan yang mengemudikan motor tidak terima dengan tindakan petugas sehingga menjawab semua pertanyaan dari polisi secara ketus. Pada mulanya, si polisi wanita ini menanyakan apakah yang dilakukannya itu benar atau tidak. Dan selanjutnya, polisi lalu lintas juga menambahkan jika seharusnya sebagai orang yang berpendidikan tahu bahwa perbuatannya itu salah.

Tapi, bukannya menjawab dengan nada santun, perempuan berbaju merah ini malah berkata tidak sopan. “Berarti ibu dan yang lainnya juga tidak berpendidikan dong,” begitu ungkapan dari perempuan ini. Lalu, wanita berbaju coklat tiba-tiba memotong dan mengatakan kalau ada pengendara yang tidak memakai helm, namun tak diberhentikan seperti mereka. Akhirnya, perbincangan antara pengendara dan polisi pun mulai memanas.

Terus membela diri hingga menjatuhkan ponsel polisi

Pengendara motor tetap tidak terima dengan perlakuan polisi yang tiba-tiba ingin menilangnya. Sebab, dirinya merasa membawa surat-surat kendaraan lengkap dan hanya tidak menggunakan helm. Sedangkan pengendara lainnya yang tidak memakai pelindung kepala malah tak diberhentikan. Alhasil, ketua kepolisian yang bertugas di sana mendatangi pengendara ngeyel ini.

Menjatuhkan ponsel polisi [Sumber Gambar]
Bukannya mereda, perempuan tersebut malah menyemprot ketua kepolisian tersebut. Pasalnya, menurutnya, ketua kepolisian ini tidak bekerja profesional, padahal dirinya sedang menganggur. Singkat cerita, polisi lain yang sedang bertugas mengeluarkan ponsel untuk merekam aksi kasar dari pengendara ini. Namun sayangnya, perbuatan tersebut digagalkan oleh perempuan berhelm coklat ini dengan menjatuhkan ponselnya. Keributan pun akhirnya terjadi kembali.

Banyak netizen kontra tapi banyak juga yang membela pengendara

Melihat kejadian ini, tentu netizen gatal untuk mengomentarinya. Banyak orang yang tidak suka melihat aksi si pengendara. Dikarenakan, selama berbicara dengan polisi, dirinya banyak menggunakan kata-kata yang kasar. Bahkan, warganet pun merasa sangat setuju jika kedua perempuan tadi ditangkap saja. Seperti netizen dengan akun facebook Vivi Zahra yang mengatakan “Tangkep aja Pak … Bocahh keblinger udh di bawa ke kantor,”

Pendapat pro dan kontra netizen [Sumber Gambar]
Namun, ada juga netizen yang beranggapan jika polisi juga salah. Sebab, ada pengendara lain yang melanggar, tapi tidak ditilang seperti mereka. Seharusnya, semua orang yang tidak menggunakan atribut lengkap ketika berkendara, wajib untuk diberhentikan. Warganet yang bernama Andi Ogeng pun mengatakan hal serupa “Kalo saya jadi yg perempuan, ya jelas gk mau di tilang. Itu namanya tebang pilih. Kenapa gk sekalian di tangkap yg melanggar peraturan lalu lintas atau gk knpa gk sekalian di lepaskan. Seperti ini demokrasi?”

Ini kesalahan pengendara yang bikin netizen geregetan

Dari video ini, sudah jelas apa yang membuat warganet geregetan. Adalah tindakan pengendara motor yang kurang sopan kepada polisi. Ditambah perkataannya yang sangat kasar dan nadanya juga menantang. Lalu, ia juga berani menjatuhkan ponsel polisi yang seharusnya tidak perlu untuk dilakukan.

Bertindak tidak sopan kepada polisi [Sumber Gambar]
Hal yang sebaiknya dilakukan oleh si pengendara adalah menjawab pertanyaan polisi dengan baik. Tidak perlu emosi karena polisi juga menanyakan dengan nada yang lembut. Beda halnya jika aparat keamanan bertanya dengan nada yang tidak enak didengar. Mungkin bisa dijawab dengan nada tegas namun tanpa menyinggung si polisi.

Untuk polisi, ini kesalahan yang disorot warganet

Di balik warganet yang sangat mengecam perbuatan si pengendara, ternyata ada juga yang menyayangkan tindakan dari polisi. Bukan karena menilang si pengendara, melainkan polisi seperti tidak adil dalam memperlakukan pengguna jalan. Seperti halnya yang ada di video, terdapat pengendara yang tidak menggunakan helm, namun tak diberhentikan.

Tidak menangkap pengendara lain yang melanggar [Sumber Gambar]
Seharusnya, para polisi yang ada di sana tetap menjalankan tugasnya berdasarkan prosedur. Jika ada yang terlihat melanggar, sebaiknya dihentikan dan ditanyakan kelengkapan berkendaranya. Kalau sudah begini, berarti polisi juga melanggar sila kelima dong?

BACA JUGA : Kisah Tragis 5 Polisi yang Disiksa Oleh Korban Tilangannya Sendiri

Kejadian di atas memberikan kita sebuah pelajaran. Di mana yang adalah tidak emosi saat diberhentikan oleh polisi. Bicaralah dengan baik jika kalian merasa benar dan mendengarkan polisi ketika kalian melakukan kesalahan. Apabila kalian tidak mematuhi aturan, bisa dikenakan pasal 104 Ayat (3) dengan sanksi pindana satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000. Pasti kalian enggak mau dong masuk penjara hanya gara-gara ini?