Categories: Trending

Video Mahasiswa Difabel yang Dibully Teman Sendiri Ini Bikin Netizen Ngamuk

Kasus bullying memang bukan sesuatu yang baru di Indonesia. Di jagad dunia maya, Indonesia bahkan jadi juaranya cyberbully. Tapi rupanya kegiatan penindasan juga begitu banyak terjadi di dunia nyata, terlebih di ranah pendidikan.

Selama ini, telah berkali-kali terjadi kasus kekerasan yang melibatkan pelajar, dari mulai usia anak-anak hingga para mahasiswa. Dan yang paling panas belakangan ini adalah menyebarnya video bullying yang melibatkan mahasiswa difabel. Kekerasan yang diduga dilakukan teman sendiri tersebut sontak saja bikin netizen mengamuk. Berikut ini adalah kasus selengkapnya:

Bullying dilakukan beberapa mahasiswa

Dalam video tersebut, terlihat seorang laki-laki berjaket abu-abu yang dikelilingi oleh tiga orang. Diketahui jika korban bernama Farhan, seorang mahasiswa penyandang difabel. Sementara para pelaku diduga teman Farhan sendiri yang merupakan mahasiswa Universitas Gunadarma. Ketiga pemuda itu tampak terus menghalangi Farhan saat hendak lewat, bahkan ada yang menarik-narik tas Farhan hingga korban kesulitan melangkah.

Meski difabel, namun bukan berarti Farhan pasrah ketika diperlakukan semena-mena. Terlihat bahwa pemuda berkebutuhan khusus tersebut beberapa kali berusaha melawan. Ia mencoba menarik kembali tasnya, bahkan sempat melemparkan tempat sampah pada ketiga pelaku.

Disaksikan banyak orang, tapi diabaikan

Sebelum video bullying terhadap Farhan ini viral, diketahui jika penindasan pada pemuda malang itu memang kerap terjadi. Bahkan, terbukti dalam rekaman video tersebut, terlihat ada beberapa mahasiswa yang berada di lokasi yang sama, namun hanya bisa menonton. Bahkan, ada yang sampai mengabadikan momen tersebut melalui video ponsel.

Farhan, si korban bully [image source]
Mirisnya, dari beberapa orang yang menyaksikan penindasan tersebut, seolah tak ada satupun orang yang peduli. Mungkin mereka sudah mati rasa, sebab tindakan kekerasan itu seolah sudah jadi hal biasa.

Dibagikan oleh akun-akun beken

Video bullying terhadap mahasiswa difabel tersebut memang langsung banyak diperbincangankan netizen. Viralnya video kekerasan itu sendiri berkat beberapa akun beken seperti @thenewbikingeregetan memostingnya, info lanjutan juga diberikan @lambe_turah. Walhasil, video tersebut banyak disaksikan warganet.

Postingan thenewbikingeregetan [image source]
Nggak sedikit netizen yang mengutuk tindakan bullying tersebut. Akun @thenewbikingeregetan juga mendapat laporan bahwa penindasan sejenis bukan hanya terjadi sekali, kegiatan serupa sudah kerap kali menimpa Farhan. Nggak jarang motor Farhan diduduki oleh tiga orang yang berniat menjahilinya.

Menghancurkan hati orangtua Farhan

Orangtua mana yang hatinya tidak hancur melihat anaknya di-bully? Demikian juga yang terjadi pada ibu Farhan. Sejak melihat video anaknya yang jadi bulan-bulanan, wanita tersebut tidak berhenti menangis. Bahkan ketika membaca banyak komen dukungan untuk Farhan, sang ibu masih belum bisa berhenti menangis.

video dengan judul tong sampah maut [image source]
Sejak viralnya video bullying terhadap Farhan, memang banyak pihak yang mendukung pemuda tersebut. Tak sedikit yang menyarankan agar tindakan kekerasan itu diproses secara hukum. Pihak keluarga juga menyampaikan ungkapan terima kasih pada akun yang telah berjasa membuat video tersebut viral.

Gunadarma sudah kantongi nama para pelaku bullying

Pihak Universitas Gunadarma rupanya juga bertindak cepat dalam menindaklanjuti kasus kekerasan tersebut. Menurut Wakil Rektor Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, Irwan Bastian, nama-nama pelaku sudah didapat dan diserahkan pada Wadek III Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi.

Universitas Gunadarma mengantongi nama pelaku [image source]
Pihak kampus juga berencana untuk mendatangi pihak keluarga korban. Pihak Gunadarma berjanji tidak akan berhenti sampai di sini, namun akan menindaklanjuti kasus tersebut hingga hal serupa tidak akan terulang kembali.

Video kekerasan terhadap Farhan setidaknya menampar kita, bahwa tak perlu menunggu viral untuk membantu korban bullying. Apapun statusnya, bagaimana keadaannya, bullying bukanlah sebuah lelucon melainkan kasus serius.

Share
Published by
Nikmatus Solikha

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

2 days ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

3 days ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

2 weeks ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

3 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago