Usaha keras memang tak pernah mengkhianati hasil yang diperoleh. Hal ini tampaknya dialami betul oleh sosok pria bernama Theodore Permadi Rachmat atau TP Rachmat. Ia dikenal sebagai seorang wirausahawan suskes dan menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis oleh Forbes pada 2018, kekayaan pria ini mencapai $ 1,5 Miliar dan menempati urutan ke 19 sebagai orang terkaya di Indonesia.

Meski begitu, ia tak melalui semua perjalanan bisnisnya dengan mulus lho Sahabat boombastis. Dirinya bahkan tak langsung terjun di posisi yang enak saat pertama kali ikut terlibat dalam mengelola perusahaan. TP Rachmat ditugasi untuk menjadi salesman yang menjadi ujung tombak perusahaan. Seperti apa sosok pengusaha sukses ini? Simak ulasan berikut.

Mengawali karir sebagai salesman

Karir awal sebagai salesman [sumber gambar]
Memang, perjuangan untuk sukses yang dimulai dari bawah, terasa lebih bermakna dalam hidup. Terlebih jika usaha tersebut bisa mengantarkan kita di puncak kejayaan. Hal inilah yang dialami oleh TP Rachmat. Ia mengawali karir profesionalnya di Astra sebagai tenaga penjual atau salesman. Tugasnya adalah menawarkan alat berat yang diproduksi yang kini menjadi PT. United Tractors Tbk. Karirnya kemudain melesat hingga ke level Presiden Direktur PT Astra International pada kurun 1984 – 1998

Memutuskan untuk pensiun dan berwirausaha mandiri

Mendirikan bisnis mandiri [sumber gambar]
Bosan jadi pegawai, TP Rachmat yang akrab disapa Teddy ini memutuskan untuk berhenti. Ia memilih tinggalkan zona nyaman sebagai pekerja dengan berpindah menjadi pengusaha. Ia pun mengelola bisnis yang diwariskan dari sang ayah, Rafael Adi Rachmat, yakni Adira. Untuk modal usaha, ia meminjam pada Chairul Tanjung (Bank Mega) dan Arwin Rasyid (Bank Danamon). Pengalamannya di bidang otomotif membantu bisnis Adira yang didirikan pada 1990 silam itu berkembang pesat.

Strategi bisnis yang membuatnya sukses besar

Terapkan teknik bisni yang jitu [sumber gambar]
Kinerja bisnis Adira semakin lama semakin kencang. Hal ini berkat kedekatan Teddy dengan para agen tunggal pemegang merek (ATPM), yang menjadi kunci suksesnya. Selain itu, ia juga bangga dengan tim perusahaan dan cara pengelolaan Adira yang profesional. Namun sayang, di tengah performa usaha yang bersinar, ia akhirnya memutuskan untuk menjual saham Adira sebanyak 75% kepada Bank Danamon. Keputusan besar ini ia ambil untuk mendanai bisnis Triputra Group yang tengah dirintis olehnya.

Dirikan imperium bisnis yang membuatnya kaya raya

Dirikan usaha Triputra group yang melambungkan namanya [sumber gambar]
Berbekal hasil dari penjualan saham Adira, Teddy memantapkan diri untuk mendirikan Triputra Group pada 1998 dengan membentuk PT Triputra Investindo Arya. Perusahaan ini memiliki empat pilar binis utama, yakni agribisnis, pertambangan, manufaktur, serta perdagangan dan jasa. Keberhasilannya usahanya ditunjang oleh tim yang solid, SDM berkualitas, serta Menanamkan nilai-nilai dan tradisi yang maju dalam perusahaan.

Masuk sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia

Namanya masuk daftar Forbes sebagai orang kaya Indonesia [sumber gambar]
Atas kerja keras yang dilaluinya selama ini, TP Rachmat sukses menancapkan kuku bisnisnya di Indonesia. Namanya bahkan masuk daftar sebagai salah satu orang terkaya di Idonesia versi majalah Forbes. Pada 2018, majalah bisnis terkemuka asal Amerika Serikat tersebut meletakan TP Rachmat pada posisi 19 dari 20 orang terkaya Indonesia dengan nilai aset yang dimiliki sebesar $ 1,5 Miliar.

Sosoknya yang berhasil menjadi orang terkaya, ternyata bukan di dapat dari hasil yang instan. Butuh waktu bertahun-tahun agar bisa sukses seperti saat ini. Dengan bekerja cedas dengan keras dan do’a yang tiada henti, kita pun bisa sukses seperti sosok TP rachmat di atas. Gimana menurutmu Sahabat boom?