Layaknya bumi dan langit, agaknya menjadi perempuan yang tepat jika ingin membandingkan kantor PSSI dengan Federasi Sepak Bola Timor Leste. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, pasalnya memang markas Federacao Futebol de Timor Leste (FFTL) sangatlah megah. Sedangkan kantor induk organisasi tertinggi adalah rumah ‘kontrakan’ yang disewa beberapa waktu lalu pasca SUGBK mengalami renovasi Asian Games 2018.

Kembali berbicara markas federasi negara tetangga, beberapa netizen bahkan menyebutnya layaknya istana. Bangunan yang berwarna putih juga disebut-sebut sebagai gedung White House-nya Timor Leste. Lantas seperti apa sih kemegahan sebenarnya kantor federasi sepak bola negara yang merdeka di tanggal 30 Agustus tersebut? Yuk, mari sama-sama kita lihat ulasannya sebagai berikut ini.

Kantor FFTL gunakan gaya Eropa Klasik

Akulturasi kebudayaan Eropa agaknya benar-benar terasa di Timor Leste. Hal ini dibuktikan dengan munculnya beberapa bangunan di sana yang menganut gaya dari wilayah Benua Biru tersebut. Termasuk, kantor FFTL yang terlihat mengunakan disain Eropa Klasik. Dimana terdapat tiang panjang besar di halaman depannya.

Kantor federasi sepak bola Timor Leste [Sumber Gambar]
Selain itu, dengan dominasi corak putih di markas federasi sepak bola Timor Leste membuat kantor tersebut semakin megah dan agung. Ya, kalau dilihat-lihat dan dibandingkan dengan kantor milik PSSI sekarang tidak hanya kalah mereka, tapi tidak ada apa-apanya. Dari penelusuran penulis istana federasi bola negara tetangga terletak di daerah Dili.

Sempat, membuat orang nomor satu Indonesia iri

Usut punya usut, ternyata kemegahan markas induk organisasi sepak bola Timor Leste juga sempat membuat Presiden Jokowi iri. Dilansir dari Liputan 6, menurut penuturan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, kemegahan markas menyigung harga diri mantan Walikota Solo tersebut. Bahkan langsung menyuruh sejumlah menteri untuk membangun kantor PSSI yang lebih bagus dari marks FFTL tadi. Ujar Pramono.

Presiden Jokowi di pembukaan Piala Presiden [Sumber Gambar]
Ketika itu, sikap tersebut muncul setelah mantan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyampaikan paparan di rapat terbatas terkait percepatan pengembangan sepak bola nasional. Dan kabarnya ratas antara pemerintah dan federasi sepak bola nasional ini menjadi yang pertama dalam sejarah. Saat itu juga Jokowi ingin membuat sepak bola menjadi sebuah industri dan pembinaan dilakukan dari tingkat dasar.

Perkembangan sepak bola masih seumur jagung muda

Muda begitulah kata yang tepat untuk menjadi gambaran sepak bola Timor Leste. Hal ini lantaran baru pada tahun 2012 mereka benar-benar berdiri secara sah lewat organisasi Federacao Futebol de Timor Leste. Meski seumur jagung, tapi mereka mempunyai perkembangan yang tidak bisa dianggap sebelah mata. Negara tetangga itu menjelma menjadi kekuatan yang kerap muncul di ajang AFF atau kompetisi sepak bola kawasan Asia Tenggara.

Timnas Timor Leste [Sumber Gambar]
Selain fakta tersebut, sepak bola negara yang dekat Indonesia itu juga mempunyai program bagus untuk kembangkan pemainnya yaitu jalin kerjasama dengan klub-klub Liga Portugal. Dilansir dari laman Indosport.com, dukungan klub-klub Portugal salah satunya adalah dalam bentuk pelatihan bagi pemain-pemain bertalenta asal Timor. Tidak hanya Portugal, Brazil ternyata juga menjadi negara yang mendukung sepak bola di negara tersebut.

BACA JUGA: Menyimpan Hal Unik, Inilah 5 Fakta Sepak Bola Timor Leste yang Jarang Terdengar

Meski saat ini belum raih banyak prestasi, namun melihat perkembangan Timor Leste saat ini, agaknya peluang negara tersebut berjaya di olahraga ini sangat terbuka lebar. Apalagi dalam pengelolaan sepak bolanya mereka terlihat sangat serius. Dan walaupun hanya bangunan, kantor federasi tetaplah hal yang penting. Pasalnya, menjadi titik awal ide atau mengelola sepak bola dengan baik.