Selama ini, Matematika menjadi mata pelajaran yang paling dibenci banyak orang. Ngaku deh, kamu juga pasti bosen banget kan saat ada pelajaran Matematika? Namun, kalau kamu sering mantengin kanal YouTubenya Nihongo Mantappu, maka kamu akan tau kalau belajar itung-itungan itu juga bisa sangat menyenangkan loh.

Nama Jerome Polin mendadak menjadi idola banyak orang, sesaat setelah dirinya berkolaborasi dengan Raffi Ahmad dan Nagita plus diundang ke acara talkshow Hitam Putih bersama Deddy Corbuzier. Sejak saat itu, Jerome terus berkarya di YouTube sambil kuliah di Waseda University. Mau kenal lebih dekat enggak nih sama Jerome? Yuk, mimin udah enggak sabar nih!

Penerima beasiswa full di Waseda University

Sejak kecil Jerome sering mendengar teman-temannya bercerita tentang liburan di luar negeri. Karena itulah, ia hanya bisa menyimak dan bertekad pergi ke luar negeri dengan jalan pendidikan. Perjuangan mendapatkan beasiswa ini tidaklah mudah. Ia pernah mencoba beasiswa untuk pendidikan di NTU Singapore, tetapi beasiswa tersebut hanya memfasilitasi 50% saja.

Penerima beasiswa di Waseda University [sumber gambar]
Jerome akhirnya mundur dan mencoba lagi beasiswa full dari Mitsui Bussan, di mana untuk Indonesia hanya mengirim dua kandidat saja. Usaha tak mengkhianati hasil, berkat kegigihannya itu, Jerome lulus dan masuk Waseda University pada tahun 2016.

Berkenalan dengan dunia YouTube

Masuk ke Waseda, ia juga mulai melakoni kegiatan sebagai YouTuber. Kala itu, subscriber Youtubenya hanya sekitar 8 ribu orang saja. Video yang diunggah Jerome juga seputar belajar bahasa Jepang, kehidupan di Jepang, seputar Matematika, dan akhir-akhir ini adalah vlog atau kegiatan sehari-hari.

Dibuat pada Desember 2017, Awal Maret lalu, YouTubenya berhasil mencapai 1 juta subscriber. Bahkan, hingga berita ini ditulis, sudah ada 2 juta orang lebih yang menjadi penonton setia Jerome.

Bercita-cita menjadi Menteri Pendidikan

Masih berusia 21 tahun, saat diundang ke acara Hitam Putih Februari 2019 lalu, Jerome mengatakan kalau dirinya bercita-cita ingin menjadi Menteri Pendidikan. Ia sangat penduli dengan pendidikan anak-anak di Indonesia. Selain itu, melansir IDNTimes.com,

bersama dengan kakaknya, Jerome juga merupakan founder dari Q&A, sebuah official account Line yang berisi konten-konten belajar seperti matematika, fisika, biologi dan mata pelajaran lainnya. Official account Line ini menjadi forum belajar yang ditunjukkan bagi kalangan pelajar SMP sampai SMA.

Menulis buku berjudul Mantappu Jiwa

Melalui kanal YouTubenya, Jerome ingin mengatakan kepada netizen, kalau Matematika itu juga bisa kok dipelajari dengan cara yang fun. Bahkan, ia pernah membuat video battle matematika bersama seorang temannya, yang sama sekali enggak bikin bosen penonton loh. Selain itu, ia juga menulis buku berjudul Mantappu Jiwa.

Mantappu Jiwa [sumber gambar]
Buku ini bercerita tentang kecintaan Jerome terhadap Matematika dan ilmu pengetahuan. Rilis 19 Agustus 2019 lalu, hingga sekarang buku ini masuk dalam daftar hits buku yang sudah berulang kali cetak ulang. Dari salah satu review yang Boombastis.com baca, ratusan halaman yang ada di buku ini membuat nagih dan bikin kita pengen baca lagi dan lagi.

Menjadi idola di Twitter

Tak hanya eksis di YouTube, lelaki yang jago main piano ini juga merupakan salah satu selebtwit yang kerap mengupload twir-twit dan humor receh sekaligus garing di akun Twitternya @JeromePolin. Jerome bahkan tak segan juga membantu memecahkan masalah dan soal yang kadang suka iseng diberikan oleh para followersnya.

Yang paling viral adalah saat dirinya memecahkan PIN ATM yang dibuat dalam bentuk soal matematika  oleh salah satu netter. Duh, makin games sama kamu dedek Jerome!

BACA JUGA: Tak Disangka, Pemuda Lombok Inilah yang Menginspirasi Kiprah Emas Zohri

Menjadi seperti Jerome ini butuh ketelatenan dalam belajar. Oh iya, ada satu kata yang ditulis Jerome dalam bukunya, dan semoga bisa menginspirasi kalian semua ya, Sahabat Boombastis. Begini katanya “…Saya baru pertama kali lihat orang kayak kamu.  Bahkan guru-guru bahasa Jepang di Indonesia sedikit sekali yang lolos N1.  Gimana caranya? Jawabku masih sama.  “Belajar. Yang gila belajarnya.” (halaman 153). Nah, sudah tau apa kuncinya, kan?