Beberapa minggu ini nama Lalu Muhammad Zohri banyak diperbincangkan oleh khalayak ramai. Mulai emak-emak sampai orang-orang di warung makan semua membahas pria asal Lombok tersebut. Wajahnya pun, juga kerap muncul di berbagai media sosial atau cetak di Indonesia. Apa yang dicatatkan Zohri bisa dikatakan bukan prestasi sembarangan. Sebagai seorang ia selalu mampu tampil dengan performa yang luar biasa. Seperti contoh ketika di Asian Games lalu ia mampu menciptakan rekor pribadi di nomor 100 m putra. Selain itu, pria Lombok ini juga merebut medali di cabang atletik estafet.

Kegemilangan itu pun sekarang menghasilkan  cerita manis untuknya. Selain popularitas meningkat, ia juga kebanjiran hadiah yang jari saya saja susah untuk menghitungnya. Namun tahukah kalian sebelum terkenal seperti sekarang, ada peran pelari senior dalam menginspirasi Lalu Muhammad Zohri dalam menekuni olahraga ini. Seperti yang kita ketahui bersama, pemuda ini dulunya sebenarnya adalah penggila olahraga sepak bola. Bahkan apabila kita membaca wawancaranya dengan Liputan 6, ia pernah bolos latihan demi untuk bermain dengan si kulit bundar.

Namun takdir akhirnya membawanya ke cabang olahraga lain bernama atletik.  Zohri yang ketika masih muda memilih menekuni olahraga lari. Berkat Sudirman Hadi dirinya semakin termotivasi untuk selalu gita berlatih olahraga adu kecepatan ini. Hasilnya pun sekarang bisa di lihat selain menjadi harapan Indonesia, Zohri juga menjadi idola untuk banyak anak kecil. Nah, mungkin dengan membaca bahasan tadi kalian akan timbul pertanyaan, siapa sih sebenarnya Sudirman Hadi itu?

Aksi Sudirman Hadi [Sumber Gambar]
Sudirman Hadi merupakan senior dari Zohri di PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Atlet yang lahir 22 tahun silam ini juga merupakan andalan Indonesia di event internasional olahraga lari. Kiprah paling besarnya adalah kala menghadapi ajang Olimpiade 2014 di Rio De Jenerio Brasil. Saat itu dirinya menjadi salah satu atlet tanah air yang mampu berlaga di kejuaraan multi event terbesar dunia tersebut. Meski akhirnya gagal meraih emas, namun kedatangan di ajang tersebut tetaplah membanggakan. Pasalnya dari ratusan sprinter ia yang mampu mewakili Indonesia.

Hadi mendapatkan mendali [Sumber Gambar]
Kala masih muda umur belasan tahun pria asal Lombok ini juga dekat dengan prestasi. Seperti salah satunya adalah juara nomor 100 meter dan 200 meter kejurnas junior-remaja 2013. Hasil yang juga membuatnya lolos ke kualifikasi kejuaraan atletik dunia remaja di Ukraina. Terlepas dari hal ini, Sudirman Hadi bisa dibilang sedikit menjadi pahlawan untuk karier Zohri. Kendati tidak melatihnya, namun berkat terinspirasi berkat Hadi ia sekarang mampu ukir prestasi bagus.

Kekuatan idola memang mengagumkan banyak atlet yang dulunya hanya mengagumi kini mampu mengikuti jejak orang yang jadi panutan. So, untuk para atlet muda atau senior sudah sewajarnya selalu menunjukkan perilaku yang baik, lantaran kalian selalu ditirukan oleh-oleh anak-anak yang ingin jadi atlet.