Baru-baru kabar tak enak menerpa paling pintu dan legenda sepak bola Indonesia yakni Ismed Sofyan. Berawal dari sebuah realita show di salah satu stasiun tivi Nasional, dirinya dituding telah menduakan pasangannya dengan wanita lain. Ujar Cut Rita istrinya, sudah empat kali berselingkuh dengan wanita lain dan juga melakukan kekerasan rumah tangga (KDRT). Pengakuan yang sontak membuat banyak orang terkejut mendengarnya. Pasalnya sebelum berita ini, Ismed Sofyan tak pernah diterpa isu negatif, malah bisa dibilang adem-adem saja.

Terlepas dari hal tersebut pria yang lahir 38 tahun ini adalah pesepakbola yang luar biasa. Beragam prestasi nasional dan internasional juga berhasil digenggamnya. Bahkan saat di usianya sekarang pemain asal Aceh ini terus dipercaya klubnya untuk tetap bermain di kompetisi tertinggi Indonesia. Selain beberapa hal tadi, goresan emas dalam karier di ulasan ini juga jadi bukti kehebatannya. Seperti apakah? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Sudah membela Timnas di berbagai jenjang usia

Ismed saat berseragam Merah Putih [Sumber Gambar]
Dalam urusan membela negara Ismed Sofyan bisa dikatakan memiliki prestasi yang bagus. Kendati dalam perjalanannya tidak banyak trofi bergengsi dipersembahkan oleh dirinya. Namun terhitung sejak usia masih belia pria asal Aceh tersebut sudah rajin bermain di Tim Merah Putih berbagai jenjang usia. Mulai U-18, U-19, U-23 sampai Timnas senior pernah diperkuatnya. Selama waktu tersebut Ismed mampu persembahkan piala kemerdekaan tahun 2000 dan 2008. Tidak berhenti disitu saja, satu prestasi emas di Asian Schools Championship sukses diberikan untuk Indonesia.

Salah satu pemain tua nasional yang sanggup raih gelar juara di Indonesia

Ismed raih juara Piala Presiden 2018 [Sumber Gambar]
Selain catatkan cerita manis di Timnas, Ismed Sofyan juga buat prestasi bagus kala membela klub. Bermain bersama Tim Ibukota yakni Persija Jakarta, ia berhasil persembahkan satu trofi Piala Presiden 2018. Dan beberapa piala pertandingan pramusim, seperti gelar kejuaraan Piala Emas Bang Yos dan Trofeo Persija Jakarta. Kemampuannya dalam melepaskan umpan juga kerap bantu rekannya menciptakan sebuah gol. Hal yang dibuktikan kala final di Piala Presiden 2018 lalu. Berkat hal ini ia menjadi salah satu pemain nasional berusia senja tapi mampu memperoleh sebuah gelar juara.

Pemain nasional 38 tahun yang mampu cetak goal di pertandingan papan atas Indonesia

Sebagai seorang pemain apa yang dicapai Ismed Sofyan bisa dikatakan bukan prestasi sembarangan. Dirinya mampu tunjukkan penampilan konsisten dalam setiap pertandingan. Bahkan saat ini selalu menjadi pilihan utama untuk Persija Jakarta di sektor belakang. Konsistensi dan mengatur pola hidup menjadi kunci bagaimana di usia 38 tahun mampu tampil luar biasa. Berkat kondisi itulah dirinya beberapa hari lalu mampu menorehkan catatan bagus dengan menjadi salah pemain tua bisa mencetak gol di kompetisi papan atas Indonesia. Selama berkiprah untuk tim ibukota juga ia sudah lesatkan 17 gol lebih dan memberikan assitnya yang sulit dihitung dengan jari.

Pemain bola yang profesional dan memiliki loyalitas tinggi

Ismed berlatih dengan Persija Jakarta [Sumber Gambar]
Bagi pemain muda Persija Jakarta, bisa satu tim dengan mantan punggawa Persijatim ini pastinya sangat menguntungkan. Hal ini lantaran mereka bisa mencontoh bagaimana Ismed Sofyan dalam bekerja. Etos kerja tinggi dan profesionalitas yang bagus, dapat dijadikan panutan untuk para pesepakbola muda untuk berkembang. Selain itu loyalitas tinggi, dengan sudah bermain 14 tahun untuk Persija Jakarta juga dapat jadi bukti bila bermain dengan hati itu bisa membuat pemain menembus batasannya. Meskipun dalam perjalanannya uang juga memiliki nilai penting untuk kehidupan pesepakbola.

Apa yang dicatatkan ini adalah bukti bagaimana pria asal Aceh ini tidak bisa dipandang remeh. Bahkan sosoknya yang profesional dalam bekerja, menjadi bukti apabila dengan disiplin karier pemain bola dapat terjaga. Besar harapan bila ke depan masalah yang dihadapi kapten Persija ini bisa segera teratasi.