Cerita menyedihkan datang dari seorang ibu bernama Sumarni. Ia mengisahkan tentang pengalaman buruknya yang dibuang oleh sang anak. Bermula dari buah hatinya yang tidak mau mengurus dirinya lagi lantaran Bu Sumarni sudah mulai menua.

Lalu anaknya berinisiatif untuk meletakkan orang yang sudah melahirkannya tersebut ke pinggir jalan. Pada waktu itu, wanita berusia 73 tahun ini bertanya kepada anak kesayangannya, “Kalau Ibu tak ada yang mau mengambil bagaimana? Kalau Ibu nanti jadi pengemis bagaimana?”. Bukannya terketuk hatinya, anaknya hanya menjawab dengan kata “terserah”.

Suara Hati Seorang ibu Yang tinggal di panti.Bismillahirrohmanirrohim…..Sahabat….🙏🙏🙏🙏Aku tdk Tau siapa YG disebut anaknya oleh ibu di video ini . Tapi tolong bila sekiranya slh satu sahabatku yg baca Dan lihat postingan ku ini kebetulan adlh anaknya.Mari Selagi Kita msh diberi kesempatan andai Kita lupa jadi ingat, andai Kita tdk peduli jadi peduli . Bgmnpun beliau adlh orang YG pernah mengandung Kita 9 bulan 10 Hari…Dan MELAHIRKAN Kita dgn berani bertaruh nyawa diikuti rasa sakit. Belum lg merawat, menjaga ,Dan melindungi kita dari bayi Hingga Kita bisa seperti sekarang ini. #ya Allah Saya berharap dgn postingan ini , berikan keajaiban Mu ya Allah..dgn jln Dan skenarioMu YG indah. postingan ini terbaca Dan terlihat anak" nya Dan mendapat hidayah Mu ingat ibu ini…Amin yarroballalamin 🙏 🙏#yunirusmini fb#viralkan Demi peduli kemanusiaan 🙏 🙏Yg knl atau Tau ibu ini. Bila anaknya ini ibumu, temanmu, menantumu, istrimu atau suamimu. Tlg ingatkan …insa Allah berkah 🙏

Posted by Yuni Rusmini on Tuesday, 5 March 2019

Mengingat kejadian tersebut, Ibu Sumarni merasa sakit hati sekali. Padahal, ia sudah mengurus anaknya dari kecil dengan kasih sayang tak terbatas. Tapi, mentang-mentang sang ibu sudah tidak bisa melakukan banyak hal untuknya, anaknya menjadi semena-mena dan tak ingin mengurusnya lagi.

Balita merawat ayah yang sedang sakit [Sumber Gambar]
Dengan air mata bercucuran, Ibu Sumarni berkata, sampai mati pun anaknya pasti tidak akan pernah menengoknya. Karena menurutnya, ia sudah dianggap tak penting lagi bagi kehidupan anaknya. Namun, meskipun seperti itu, Ibu Sumarni tidak pernah dendam kepada buah hatinya. Hal yang bisa ia lakukan saat ini adalah berpasrah kepada Tuhan.

Kita harus mengurus orangtua sampai kapanpun [Sumber Gambar]
Hal ini tentu berbanding terbalik dengan fenomena anak-anak yang begitu mencintai orangtuanya. Seperti anak usia tiga tahun asal Tiongkok, mengurus ayahnya yang sedang sakit dengan tulus ikhlas. Ini ia lakukan karena sang ibu dengan tega meninggalkan mereka berdua. Sehingga balita bernama Dong Xinyi tersebut mau tak mau harus mengurus ayahnya yang sedang dalam kondisi lumpuh. Sungguh luar biasa perjuanganmu nak!

BACA JUGA : 6 Kisah Anak Durhaka Yang Menyia-nyiakan Surga di Telapak Kaki Ibunya

Melihat kejadian yang dialami oleh Ibu Sumarni ini membuat kita belajar. Bahwa kita harus menyayangi orangtua sampai kapan pun. Tak peduli ia sudah tua, kita tetap harus mengurusnya dengan tulus ikhlas. Ini dilakukan bukan untuk membalas semua jasanya, tapi lebih kepada sebuah kewajiban dari anak ke orangtuanya. Jangan sampai kita durhaka kepada ayah dan ibu karena tidak mau menemani di masa tuanya.