Kekalahan Indonesia atas Malaysia dalam pertandingan sepakbola Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 memang sangat menyakitkan. Para suporter Timnas Garuda yang kecewa, melampiaskan amarah tersebut dengan berbuat kericuhan. Bahkan, suasana panas telah terjadi di dalam stadion saat pertandingan masih berjalan. Wasit pun sempat menghentikan laga selama beberapa saat.

Jelas, hal memalukan ini sangat memukul beberapa pihak, terutama oleh tim tamu Malaysia. Dilansir dari Detik Sport, Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) akan melaporkan kericuhan di laga Indonesia melawan Malaysia ke FIFA. Jika sudah begini, wajah sepakbola Indonesia tentu akan semakin terpuruk. Terlebih, Tim Garuda juga berhasil ditaklukkan dalam laga semalam.

Bertindak ricuh hanya karena Tim yang didukung kalah dalam pertandingan

Sempat unggul dengan skor 2-1 hingga berakhir di babak pertama, Timnas Indonesia akhirnya harus mengakui kehebatan Malaysia. Sayang, pertandingan yang berakhir 2-3 untuk kemenangan Tim Harimau Malaya itu tampaknya tak bisa diterima oleh suporter Indonesia. Alhasil, kericuhan pun terjadi di dalam dan luar stadion. Dilansir dari Bolasport, mereka nekat masuk ke lapangan untuk menyerang suporter tim tamu.

Gunakan benda-benda berbahaya untuk aksi kericuhan

Kritik yang ditujukan buka hanya untuk para oknum suporter yang membuat kericuhan, tapi juga keamanan di dalam stadion wajib menjadi sorotan. Bukan apa-apa, Menpora Malaysia, Syed Saddiq, ternyata merasakan hal teror tersebut yang bisa dibilang mengancam dirinya. “Besi, botol, suar dilempar ke arah kami beberapa kali. Ada juga pendukung Indonesia yang coba masuk ke tribune Malaysia” tulisnya dalam unggahan di akun Instagram. Ya, benda-benda yang seharusnya tidak boleh dibawa suporter itu, nyatanya memang dijadikan sebagai alat untuk memantik kericuhan.

Menpora Malayisa akan laporkan kerusuhan SUGBK ke FIFA

Menpora Malaysia, Syedd Saddiq akan melapor ke FIFA [sumber gambar]

Atas kejadian yang ada, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) jelas tidak tinggal diam. Organisasi yang memayungi Timnas Malaysia itu kan mengajukan protes resmi kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Mereka memprotes atas perilaku agresif dan kasar dari suporter Indonesia yang dilakukan kepada pendukung Malaysia di SUGBK, Jakarta dalam laga semalam.

Tindakan barbar suporter Indonesia yang justru merugikan timnas

Salah satu pelaku kerusuhan diamankan petugas [sumber gambar]

Saat kericuhan terjadi di dalam stadion, beberapa kali wasit menghentikan pertandingan yang tengah berjalan. Bahkan, Kiper timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa, menyesalkan perilaku oknum suporter tim Merah Putih yang menghampiri pendukung Malaysia untuk melakukan provokasi. “Jujur hati saya lebih sakit melihat kejadian di stadion. Ini mencoreng Indonesia,” ujar Andritany dalam sesi jumpa pers usai laga yang dikutip dari CNN Indonesia.

Ejekan Indonesia pada Malaysia yang jadi sorotan media asing

Ulah suporter Indonesia disorot media asing [sumber gambar]

‘Kreativitas’ ala Indonesia ternyata menjadi sorotan media asing. Dalam sebuah artikel yang dikeluarkan oleh Foxsport, memperlihatkan para suporter tampak membuat rangkaian huruf yang bernada ejekan untuk Timnas Malaysia. Sangat disayangkan memang. Yang jelas, hal tersebut tak mempengaruhi hasil pertandingan yang berhasil dimenangkan oleh Malaysia dengan skor 2-3.

BACA JUGA: 5 Laga Indonesia Vs Malaysia yang Berakhir dengan Tangisan Pemain Negeri Jiran

Kerusuhan yang terjadi pada laga antara Indonesia dan Malaysia sungguh sangat disayangkan. Pertandingan yang seharusnya menjadi pemersatu kedua negara dalam sportivitas, nyatanya masih jauh dari kenyataan. Ya, kita harus akui bahwa suporter Indonesia memang belum bisa bersikap dewasa dalam menerima fakta yang ada. Semoga kejadian di atas bisa jadi pelajaran bagi kita semua.