Persaingan sengit antara kontestan Pilpres 2019, rupanya memiliki pernak-pernik perisitwa tersendiri. Hampir seluruh aktivitas para Capres dan Cawapres tersebut, menjadi pusat perhatian publik. Termasuk mode dan gaya pakaian yang mereka gunakan. Meski berbeda selera, toh ternyata ada sesuatu di baliknya.

Seperti yang kita tahu, para kontestan Pilpres 2019 berusaha menarik simpati masyarakat lewat gaya khas mereka. Latar belakang sebelum terjun ke dunia politik, sedikit banyak mempengaruhi para tokoh berpengaruh tersebut. Dengan mengusung penampilan yang mencirikan kepribadian mereka, inilah filosofi para Capres dan Cawapres 2019 versi penulis.

Prabowo yang mencerminkan jiwa nasionalis sejati

Gaya busana Prabowo Subianto [sumber gambar]
Latar belakangnya sebagai Perwira militer di kesatuan elit Kopassus, membuat Prabowo sangat menggemari warna tertentu untuk gaya berpakaiannya. Dilansir dari aceh.tribunnews.com, politikus partai Gerindra itu menyukai setelan putih dan khaki. Hal ini merujuk pada kebiasaan pemimpin besar Indonesia di zaman revolusi kerap memakai pakaian dengan tersebut warna tersebut. Filosofi itulah yang mernjadi dasar Prabowo menyukainya. Terlebih, besar dalam suasana Indonesia yang baru saja merdeka. Tak heran, cermin sebagai nasionalis sejati sangat kentara pada dirinya.

Busana energik dan selera anak muda khas Sandiaga Uno

Gaya busana Sandiaga Uno [sumber gambar]
Sebagai pengusaha yang menjadi idola anak muda di Indonesia, Sandiaga Uno juga kerap terlihat dengan busana yang sesuai dengan tema acara yang dihadiri. Dalam berbagai kegiatan yang sifatnya formal, ia terlihat pas dalam memadu padankan busana yang dikenakan. Pun saat menghadiri acara-acara yang santai, Sandiaga terlihat kerap berdandan casual mengenakan polo shirt. Tak lupa aksesoris seperti kacamata dan topi yang menambah kesan energik khas anak muda pada dirinya.

Kemeja Jokowi yang melambangkan kerja keras dan merakyat

Gaya busana Joko Widodo [sumber gambar]
Sebagai seorang Presiden dengan latar belakang pengusaha mebel, Jokowi memilih kemeja putih dan celana panjang hitam sebagai cerminan dari jati dirinya. Mengusung jargon “kerja,kerja, kerja”, dirinya kerap terlihat memakai busana tersebut dalam berbagai kesempatan acara formal dan non-formal. Dengan lengan kemeja yang senantiasa terlihat digulung, hal tersebut menyiratkan makna filosofis sebagai manusia yang siap untuk bekerja keras.

Ma’ruf Amin dan tradisi sarung yang menjadi kebanggan

Gaya busana Ma’ruf Amin [sumber gambar]
Setelah resmi menjadi Cawapres mendampingi Jokowi pada pilpres 2019, Ma’ruf Amin terlihat tampil dengan sarung songket hijau bermotif, dan ikat pinggang coklat untuk mengeratkannya. Hal ini terlihat saat dirinya mendaftarkan diri bersama Jokowi ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebagai mantan petinggi di salah satu organisasi keagamaan dan latar belakang sebagai Kyai, sarung dan kopiah telah menjadi busana wajib bagi dirinya. Hal ini juga menyiratkan sisi religius Ma’ruf Amin yang membawa ciri khas Islam sebagai bagian dari pemerintahan.

BACA JUGA: Masa Lalu Para Capres dan Cawapres yang Berlaga di Pemilu 2019 Sebelum Menyentuh Politik

Busana pilihan yang dikenakan, pastilah mewakili cerminan dari figur pemakainya. Seperti para kontestan Pilpres 2019 di atas, semuanya memilik pesona dan arti filosofis tersendiri dari pakaian yang ditampilkan. Meski nantinya banyak perbedaan pendapat dan pilihan, setidaknya hal tersebut tidak sampai memisahkan kita dari rasa persatuan. Bukan begitu Sahabat Boombastis?