in

Menilik Bus Berlabel Transjakarta yang Dikabarkan Mangkrak di Lahan Kosong

Bertambahnya pilihan masyarakat dalam mengakses transportasi, membuat banyak kendaraan ‘datang dan pergi’ silih berganti. Salah satu yang terbaru adalah Jak Lingko, yang merupakan rebranding dari program OK Otrip besutan mantan Wagub DKI Sandiaga Uno. Meski demikian, salah satu moda transportasi umum yang kini jadi sorotan adalah ratusan bus berlabel Transjakarta yang dikabarkan mangkrak tak terpakai.

Meski berlabel Transjakarta, bus-bus yang teronggok dan mulai berkarat itu ternyata bukan milik PTnTransjakarta, meski secara penamaan terlihat sama. Hal ini bahkan ditegaskan oleh Kepala Hubungan Masyarakat PT TransJakarta, Wibowo yang mengatakan hal tersebut bukanlah tanggung jawab instansinya. “Yang pasti kita bisa sampaikan itu bukan milik bus TransJakarta,” ujarnya yang dikutip dari Nasional.republika.co.id. Lantas, seperti apa sosok bus yang jumlahnya mencapai 300 buah tersebut.

Aset dari sebuah perusahaan yang telah dinyatakan pailit

Sempat menimbulkan kehebohan saat bus-bus yang mangkrak terekspos di dunia maya, kini hal tersebut malah mengundang tanda tanya besar, yakin siapa pemilik dari kendaraan berjumlah 300 buah itu. Dilansir dari Bogor.kompas.com, bus-bus tersebut merupakan aset dari PT Adi Teknik Ecopindo yang berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga dinyatakan sebagai PT yang pailit.

Busa berlabel TransJakarta yang terbengkalai di lahan kosong [sumber gambar]
Hal ini juga diperkuat dengan informasi yang tertulis pada selembar kertas yang ditempelkan di kaca bus yang berbunyi, “”Budel Pailit PT. Putera Adi Karyajaya (Dalam Pailit) sesuai putusan perkara no.21/PDT.SUS-Pailit/2018/PN. Niaga.jkt.pst, tertanggal 20 September 2018 dalam pengawasan kurator dan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat”.

Kondisi bus yang sejatinya masih bagus meski telah berkarat dan berdebu

Meski mangkrak dan terbengkalai, kondisi bus yang berjumlah sekitar 300 buah itu tak sepenuhnya buruk. Beberapa bahkan terlihat masih layak pakai. Terutama mesin dan kursi tempat duduk penumpang. Menurut Adi Henriyana yang menelusuri asal dari bus tersebut, ratusan kendaraan tersebut didatangkan secara bertahap sejak 2018 dengan kondisi mesin rata-rata masih bagus. Sayangnya, kondisi bodi bus sudah berkarat dan rusak.

Bangku dan mesin bus yang sejatinya masih dalam kondisi bagus [sumber gambar]

“Pada saat itu (2018) jumlah bus hanya 104 unit kemudian saat ini sudah mencapai sekitar 300 lebih. Sementara untuk kondisi busnya rata-rata masih ada mesin yang hidup tetapi dalam kondisi bodi rusak,” ujarnya yang dikutip dari Bogor.kompas.com. Sosok bus yang terbengkalai itu sendiri, menjadi sorotan setelah banyak warga sekitar di kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor melapor ke pihak kecamatan untuk diselidiki.

Tanggapan dari Humas Transjakarta soal bus mangkrak yang viral

Memiliki label Transjakarta di badannya, ratusan bus yang terbengkalai itu ternyata tak memiliki hubungan dengan PT Transjakarta. Alhasil, pihaknya pun membantah keterlibatannya soal keberadaan kendaraan tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Humas Transjakarta Wibowo, bahwa PT Transjakarta bukanlah pemilik dari bus yang sempat viral dan jadi sorotan warganet di dunia maya.

Ilustrasi bus Transjakarta [sumber gambar]
Itu bukan milik Transjakarta. Bukan TransJakarta, sudah dipastikan. Saya enggak tahu milik siapa yang pasti itu bukan milik Transjakarta,” ujar Bowo yang dikutip dari Bogor.kompas.com. Karena teronggok begitu saja, secara perlahan bus tersebut tak ubahnya seperti barang bekas yang tak lagi terpakai. Entah sampai kapan, yang jelas tidak ada kepastian yang jelas untuk kembali mengaspal di jalanan ibu kota.

BACA JUGA: Jak Lingko, Moda Transportasi Angkot yang Nggak Kalah Nyaman dengan Mobil Pribadi

Amat sangat disayangkan jika bus-bus berlabel Transjakarta di atas hanya teronggok tak terpakai. Jika diperbaiki, tentu bisa dimanfaatkan sebagai sarana yang menunjang transportasi umum di wilayah DKI Jakarta. Terlebih, beberapa bagian bus seperti mesin dan kursinya masih terlihat layak pakai. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Di Balik Penghapusan Logo Halal Restoran di Cina yang Kini Jadi Sorotan Dunia

Agung Hercules Meninggal Dunia Setelah Bergelut Melawan Kanker Otak