Keberadaan seorang intelijen atau agen rahasia, memang sangat diperlukan oleh sebuah negara. Terutama dalam kondisi peperangan. Selain menjalankan misi khusus secara diam-diam, keberhasilan tugas dari para tentara bayangan ini tak jarang ikut menentukan kemenangan dalam sebuah konflik. Oleh sebab itu, hanya mereka yang mempunyai kelebihan di atas rata-rata yang bisa bergabung dengan unit misterius ini.

Salah satunya adalah Dr. Roebiono Kertopati. Ia dikenal sebagai sosok jenius yang membuat kode-kode sandi pertama untuk Indonesia. Yang menarik, meski tak punya pengalaman dalam dunia persandian sebelumnya, ia justru menggunakan keahliannya sebagai dokter dalam menyusun potongan kode rahasia yang menjadi infromasi top secret-nya Indonesia pada masa itu. Seperti apa sepak terjangnya di dunia spionase Indonesia? Simak ulasan berikut.

Sosok jenius yang bercita-cita menjadi seorang Dokter

Diorama patung Dr. Roebiono [sumber gambar]
Dr. Roebiono lahir di Ciamis, Jawa Barat, dari sebuah keluarga ningrat yaitu Raden Ngabehi Soewardjo Kertopati pada 11 Maret 1914. Sejak kecil, ia memiliki keinginan kuat untuk menjadi seorang Dokter. Alhasil, Roebiono muda pun masuk pendidikan dokter di NIAS (Nederlandsch Indische Artsen School) Surabaya. Di sana, ia dekat dengan sejumah kawan yang kelak menjadi orang berpengaruh di Indoensia. Mereka adalah Ibnu Sutowo yang menjadi pendiri Pertamina dan GA Siwabessy yang jadi bapak atom Indonesia.

Pengalaman sebagai dokter digunakan untuk mempelajari kode sandi

Pengalaman sebagai dokter sebagai acuan membuat sandi [sumber gambar]
Pada tahun 1941, ia memulai karir sebagai Dokter di GOW Indisch Arts. Tak lama, ia kemudian pindah ke Sidney, Australia dan bekerja sebagai tenaga medis pada Allied Intelligence Bureau. Tugasnya sebagai seorang tenaga medis, membuat Dr. Roebiono sering bersinggungan dengan mereka yang bekerja di dunia intelijen. Pengetahuannya tentang dunia spionase pun semakin bertambah. Atas dasar itulah, Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin menunjuk dirinya untuk menunjuk Dr.Roebiono menyusun sandi khusus pada Indonesia.

Menciptakan kode rahasia dengan keamanan terkuat pertama di Indonesia

Buku ciptaan Dr. Roebiono [sumber gambar]
Dengan hati-hati, Dr. Roebiono berhasil membuat sebuah buku sandi yang diberi nama Code C. Di dalamnya, tertulis sekitar 10.000 kata. Termasuk tanda baca, awalan dan akhiran yang banyak ditemui di media massa. Sistem kode yang digunakan adalah simbol numerik, dimana angka dari nol hingga sembilan dan pemakaiannya sebagai penjumlah, dapat ditentukan sesuai kehendak pengguna. Pada masanya, kode buatan Dr.Roebiono ini dikategorikan sebagai double encipherment atau memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

Sosok jenius dengan keahlian di atas rata-rata

Terima 11 penghargaan [sumber gambar]
Sepak terjangnya dalam dunia persandian, membuat Dr.Roebiono sangat disegani. Ia juga termasuk sosok sempurna sebagai seorang anggota intelijen. Selain menguasai empat bahasa asing seperti Inggris, Jerman, Belanda dan Perancis, Dr.Roebiono juga mampu menulis dengan kedua tangan secara bersamaan. Kombinasi keahlian itulah yang digunakannya untuk menulis kode rahasia. Bisa dibilang, kemampuan berbahasa asing seperti itu merupakan standar yang berlaku juga pada anggota CIA Amerika Serikat. Sama seperti Nathan Halle yang fasih berbahasa asing. Ia merupakan agen mata-mata pertama Amerika Serikat di era perang revolusi. Nathan Halle bahkan harus menyamar menjadi guru Bahasa Belanda untuk mengorek informasi dari musuh.

Tetap menjadi dokter disamping kegiatan intelijen

Tetap menjadi dokter disamping kegiatan intelijen [sumber gambar]
Latar belakang sebagai seorang dokter, membuat Dr. Reobiono terlibat dalam sejumlah kasus medis penting. Ia merupakan tenaga medis yang ikut mengautopsi jenazah tujuh anggota jenderal yang dibunuh secara keji oleh PKI di daerah lubang buaya. Tak hanya itu, ia juga ditunjuk untuk menjadi dokter kepresidenan. Salah satunya adalah mengawasi kondisi kesehatan Presiden Ir. Soekarno di akhir-akhir kepemimpinanya. Sosok jenius ini akhirnya meninggal pada 23 Juni 1984. Kepergiannya meninggalkan sejumlah kode sandi misterius yang belum terpecahkan hingga kini.

Meski sosoknya dikenal minim informasi, Dr. Roebiono menjadi salah satu sosok penting bagi kelangsungan perjuangan Indonesia meraih kemerdekaannya. Dengan bakat dan kecerdasan otak yang dimiliki, ia sanggup mengelola potensi kejeniusannya dari seorang dokter menjadi agen rahasia negara. Yuk Saboom, jangan malu untuk melihat potensi yang terpendam dalam dirimu. Siapa tau kamu bisa jadi anggota intelijen.