Sudah beberapa bulan belakangan, Lathi menjadi salah satu topik yang digandrungi anak muda di jaga konten kreator atau per-TikTokan. Saking gandrungnya, sampai ada desa-desus kalau lagu milik Weird Genius yang beranggotakan Eka Gustiwana, Gerald Liu dan Reza Arap tersebut mengandung hawa-hawa mistis.

Lathi memang disisipi unsur tradisional dalam elemen musiknya. Ada nuansa musik dan lirik Jawa yang berbunyi “Kowe re isu layu saka kesalahan. Ajining diri ana Ing lathi,” yang artinya, Anda tak bisa lari dari kesalahan. Harga diri ada pada lidahnya”.

Sobat Boombastis yang sering mantengin konten medsos atau bahkan televisi, pasti sudah sering melihat berbagai cover Lathi. Namun bagaimana kalau yang turun tangan adalah maestro tari Indonesia, Didik Nini Thowok?

Kemunculan Didik Nini Thowok mengcover lagu Lathi bikin netizen terperanjat. Sudah banyak diketahui kalau beliau merupakan seniman tari paling menjiwai yang satu lentik jarinya saja bikin kagum saat menari.

Sesuai konsep, Didik Nini Thowok mampu bikin netizen merinding karena ia mampu memunculkan kesan anggun, psycho, mistis tapi juga nyeni khas penari. Tidak hanya gerak tubuh dan jari-jarinya, lenggak-lenggok kepala dan lirikan matanya terlihat begitu dalam dan misterius.

Hingga 24 jam penayangan video pria bernama asli Didi Hadi Prayitno ini, konten ini banjir likes dan nol dislike. Sebuah fenomena yang hampir langka di masa banjir konten (bahkan yang kontroversial) saat ini.

Meski ada saja pro dan kontra mengenai Lathi, sebenarnya tetap ada kandungan moral di balik drama dan estetika yang disampaikan. Bakalan keren banget kalau konten di Indonesia semakin giat menggandeng elemen budaya asli kita agar tak hilang tergerrus kemajuan zaman.