Berbicara mengenai gempa, pastinya tidaklah bisa dilepaskan dengan kajian ilmu sains yang menjelaskan sejarah atau asal-mula hal tersebut bisa terjadi. Begitu juga untuk peristiwa alam di Palu Sulawesi Tengah beberapa waktu yang lalu, dimana para praktisi mengungkapkan penyebab kejadian tersebut adalah adanya sebuah patahan aktif di perairan wilayah tersebut. Melihat begitu cepatnya hasil kajian akan peristiwa itu menunjukkan bagaimana perkembangan zaman kini memang luar biasa. Padahal sebelum hal tersebut muncul dahulu banyak orang mempercayai kisah mistis menjadi penyebab gempa bumi lho sobat Boombastis.

Seperti salah satu contohnya di Tiongkok yang mana masyarakat sana mempercayai penyebab gempa adalah seekor katak besar mengangkat permukaan bumi. Aneh memang, tapi mau bagaimana lagi setiap manusia memang memiliki pandangan sendiri mengenai sebuah insiden. Masih berbicara tentang gempa, berikut kisah mistis mengenai fenomena alam tersebut yang mungkin akan membuatmu geleng kepala.

Masyarakat Yunani sempat percaya gempa disebabkan tombak Dewa Poseidon

Gambar amarah dewa Poseidon [Sumber Gambar]
Sebelum muncul ilmuan hebat dengan teori-teori yang kerap digunakan oleh masyarakat umum seperti Plato sampai Aristoteles, ternyata analisis ‘aneh’ akan terjadinya gempa sempat dipercaya masyarakat Yunani. Dilansir laman Tirto.id yang mengutip majalah Time Magazine, orang Eropa itu percaya jika fenomena alam itu disebabkan oleh Dewa Laut Poseidon. Menurut mereka hempasan tombak trisulanya menyebabkan terjadinya getaran dahsyat. Hmm, memang bikin geleng kepala sih, namun konon katanya hal ini terus dipercaya hingga November tahun 1755. Kalau menurutmu bagaimana nih sobat? Kalau aku sih percaya saja wong ya zaman dahulu perkembangan ilmu belum secanggih sekarang.

Namazu, ikan lele besar pernah dipercaya sebagai penyebab gempa

Ilustrasi Namazu [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan orang Yunani tadi, ternyata masyarakat Jepang yang terkenal hebat dalam urusan teknologi juga sempat memiliki kisah tak masuk akal mengenai penyebab gempa. Kalau tadi orang Eropa tadi percaya akan tombak dewa mereka, masyarakat Asia Timur ini menganggap ikan lele menjadi pemicu getaran di permukaan bumi. Hewan terkenal Namazu kerap meronta jika batu pusaka Dewa Khasima yang dititipkan padanya tidak berada di tempatnya. Nah, akibat aktivitas ikan itu yang bergerak di dalam bumi orang Jepang sempat mempercayai jika gempa erat hubungannya dengan hal tersebut.

Penduduk Peru percaya adanya gempa lantaran dewa turun ke bumi

Wilayah Peru [Sumber Gambar]
Tak kalah dengan beberapa hal mistis tadi, penduduk negara Peru jua memiliki kisah unik mengenai asal-mula terjadinya gempa. Orang yang berada di kawasan Amerika Selatan ini percaya jika fenomena alam itu bisa terjadi lantaran ada dewa yang turun ke bumi. Meski terlihat seperti halnya film-film fiksi, namun masyarakat sana percaya hal itu merupakan keagungan yang membuat bumi bergetar. Melihat hal tersebut mungkin sedikit khayal untuk kita yang hidup di zaman sekarang, tapi hal itu adalah gambaran bagaimana pemikiran manusia memiliki bentuk yang berbeda-beda di setiap waktunya.

Mitologi Hindu mengutarakan adanya pergerakan hewan penompang bumi

Ilustrasi Gempa Mitologi Hindu [Sumber Gambar]
Berbicara mengenai asal-muasal gempa kenapa bisa terjadi, Mitologi Hindu juga memiliki pandangannya yang bisa dibilang tidaklah kalah ‘seram’ dengan beberapa ulasan tadi. Melansir laman Historia, orang penganut teori ini meyakini jika fenomena ala mini muncul lantaran adanya pergerakan hewan penompang bumi. Makhluk yang dipercaya menyangga bumi tersebut adalah delapan ekor gajah raksasa yang berdiri di atas tempurung kura-kura, ular dengan tujuh kepalanya, babi hutan dengan gadingnya, dan lembu dengan tanduknya. Bagi kalian yang tidak percaya jangan dibuktikan lho sobat, bisa-bisa baru berapa mater sudah alami encok duluan.

Apa yang kalian lihat di ulasan tadi adalah sedikit gambaran bagaimana beragamnya pemikiran manusia dalam memandang sebuah peristiwa. Meski di luar nalar dan bikin geleng kepala, namun sebagai masyarakat hidup dengan kemajemukan hal itu tidak perlu dijadikan masalah. Pasalnya, dengan menghargai perbedaan hidup kita akan jauh lebih baik dan tidak mudah terhasut oleh perpecahan. Besar harapan para korban gempa di Palu selalu diberikan perlindungan oleh tuhan ya sobat.