Bagi seseorang yang sudah sangat ketagihan dengan rokok, maka merekan akan sulit sekali berhenti. Zat nikotin yang ada pada rokok membawa kepada candu yang mengajak seseorang terus menerus ingin menghisap lintingan tembakau tersebut.

Setelah rokok konvensional, ternyata ada nih cara menyiasatinya, yaitu dengan beralih ke vape atau vapor. Vape ini sendiri merupakan jenis rokok elektrik, yaitu salah satu dari penghantar nikotin elektronik. Rasanya juga bisa beragam, bahkan kamu bisa membeli rasa buah juga loh. Vape dirancang untuk membantu pecandu rokok tembakau mulai berhenti merokok.

Tapi, apakah kamu tau bahwa vape juga tidak lebih baik daripada rokok konvensional? Ada banyak sekali kejadian seorang terenggut nyawanya akibat keseringan menghisap vape. Oleh karena itu, kali ini Boombastis.com akan membagikan tips dan trik bagaimana seseorang perlahan bisa melepaskan diri dari vape ataupun rokok.

Menggunakan alat yang bisa menghilangkan selera untuk merokok

Layaknya orang yang kecanduan judi, hasrat untuk merokok atau mungkin menghisap vape bisa berkurang dengan bantuan obat. Obat ini sudah sangat populer sekali di kalangan para perokok, namanya Zerosmoke Quit Smoking atau bisa juga disebut dengan Auricular Therapy Magnets. Obat ini memang tidak untuk dikonsumsi, melainkan ditempelkan di telinga karena bentuknya adalah magnet.

Zerosmoke Quit Smoking [sumber gambar]

Alat ini sudah teruji dan bahkan direkomendasikan oleh orang-orang dunia medis. Cara kerjanya cukup mudah, dengan menempelkan magnet di bagian depan dan belakang daun telinga. Secara otomatis, magnet ini bisa mengurangi minat kamu untuk merekok jika digunakan 2 – 4 jam perharinya. Harganya juga murah meriah kok, enggak sampai 100 ribu Rupiah.

Konsumsi oat

Nah, cara lain adalah dengan megkonsumsi makanan sehat, dalam hal ini oats. Penelitian di Jepang sudah membuktikan bahwa oats bisa mengurangi keinginan untuk merokok hingga 50 persen. Hal ini cukup memuaskan mengingat rasa ingin merokok memang bisa dihilangkan secara bertahap. Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa memakan sekitar dua ground oat yang sudah dicampur dengan air matang.

Oat Quaker [sumber gambar]

Karena oat merupakan makanan yang mengenyangkan, maka kamu bisa mengonsumsinya beberapa saat setelah makan nasi. Atau kalau memang mudah kenyang, makanlah sebagai menu sarapan. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali merk yang bisa kamu pilih, mulai dari Quaker, John McCann Steel Cut Irish, atau bahkan Haverjoy Havermout Rolled dan Instant Oatmeal.

Mengunyah permen karet

Keinginan untuk selalu ingin merokok timbul karena mulut kosong tak tidak ada aktivitas. Oleh karena itu, trik yang enggak kalah sering dicoba oleh semua orang adalah dengan mengunyah permen karet. Dengan mengunyah permen karet, itu artinya kamu telah membuat mulutmu tetap sibuk.

Berhenti merokok [sumber gambar]

Kalau misal memang tidak suka dengan yang ada rasa-rasa buah seperti yang sering ditemukan di supermarket, kamu bisa memakan yang beraroma mints, seperti Happydent dan juga Doublemint. Ya, sekaligus bisa membersihkan gigi dan membuat mulut lebih seger~

Banyak konsumsi air mineral atau susu

Air mineral memang obat yang paling ampuh jika ingin menjadi lebih sehat. Banyak meminum air mineral secara tidak langsung kamu juga sudah menetralisir kandungan zat racun rokok yang masuk ke dalam tubuh. Selain air mineral, kamu juga bisa lebih sering konsumsi susu.

Minum susu [sumber gambar]

Melansir dari IDNTimes, sebuah penelitian di Dukes University menyebutkan bahwa susu bisa membuat seseorang tidak bisa menikmati rokok dengan baik. Kebanyakan dari mereka mengeluh rasanya menjadi pahit. Hal ini juga berlaku pada produk sejenisnya seperti keju dan yogurt.

BACA JUGA: Berhenti Merokok Satu Tahun, Pria Ini Berhasil Belikan Berbagai Perhiasan untuk Istrinya

Sekarang, dengan diniati niat yang bulat, marilah lakukan beberapa hal di atas sebagai langkah awal untuk berhenti merokok. Nah, kalau sudah berhasil, kamu bisa banget dong meniru cara mereka ini, mengalihkan uang untuk rokok menjadi tabungan. Lumayan kan kalau misalnya bisa beli kendaraan atau perhiasan?