Terlepas dari apa yang terjadi di dalamnya, Indonesia di mata dunia adalah negara yang luar biasa. Bukan cuma karena kekayaan alamnya, tapi juga karakter orang-orangnya. Sehingga tak heran jika negara kita ini jadi sahabat banyak bangsa di dunia. Salah satunya adalah Korea Selatan yang kemesraannya dengan Indonesia belakangan jadi sorotan.
Ya, kedatangan Presiden Korsel Moon Jae In ke Nusantara beberapa waktu lalu jadi bukti potret betapa baiknya hubungan kita dengan mereka. Bahkan Jokowi ketika itu menawarkan minuman teh seharga lima ribuan dan sang presiden negeri ginseng pun tak segan meminumnya. Jika bukan sahabat, mana mungkin sih bakal begini? Tak hanya itu, masih banyak potret kemesraan Korsel dan Indonesia seperti yang akan kami suguhkan lewat ulasan menariknya berikut.
Pada tahun 2016 lalu presiden Jokowi pernah melakukan lawatan ke Korsel. Uniknya, saat itu beliau disambut dengan sesuatu yang tak biasa yakni diputarnya lagu Indonesia Raya. Tembang kebangsaan ini pun menggema di sana. Tak hanya Indonesia Raya, tetapi lagu-lagu wajib nasional lainnya juga dinyanyikan, seperti yang ada di video berikut.
Tak hanya lewat lawatan presiden, lagu-lagu nasional kita terutama Indonesia Raya juga sering dinyanyikan oleh orang sana, terutama dalam acara-acara besar. Ini jadi bukti jika Korea Selatan sangat mengapresiasi Indonesia. Sehingga nggak heran kita pun juga tak segan untuk menerima segala hal dari negara tetangga Korut ini. Misalnya oppa-oppa ganteng dan dramanya yang jadi konsumsi favorit masyarakat Indonesia.
Kunjungan presiden Moon Jae In ke Indonesia beberapa waktu lalu juga jadi bukti valid mesranya kita dan Korsel. Mungkin secara umum tak ada bedanya jika dibanding lawatan kenegaraan lain, tapi dalam kunjungan ini keintiman kedua presiden sangat berbeda. Seperti bukan kunjungan kepresidenan melainkan dua sahabat. Salah satu buktinya sudah disinggung di bagian awal tadi ketika pak Jokowi menawarkan Moon Jae In teh seharga lima ribuan. Kalau raja Salman yang diperlakukan seperti ini mungkin kita bisa putus seketika itu dengan Saudi. Tapi, ini jadi bukti kemesraan Indonesia dengan Korsel itu jauh berbeda.
Keharmonisan hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan ternyata tak hanya sebatas diplomatik saja, tapi juga hal-hal yang berbau event atau acara. Salah satunya adalah digulirkannya festival Korea yang dilakukan pada musim semi tahun lalu, tepatnya tanggal 8 sampai 10 April 2016. Acara ini sendiri diadakan oleh Korean Tourism Organization di Jakarta.
Meskipun sekarang masih tegang, namun sebenarnya sering ada wacana terutama dari pihak Korsel untuk berdamai dengan sebelahnya. Namun, tentu hal ini jadi sesuatu yang sulit mengingat sentimen yang tinggi. Tapi upaya untuk unifikasi konsisten dilakukan. Dan kamu mungkin tak banyak tahu, Korsel sering sekali meminta Indonesia jadi penengah atau penghubung dari upaya baik ini.
Indonesia sejak dulu sejatinya adalah sahabat dari negara-negara di dunia. Hanya saja bergantinya zaman membuat banyak hal juga berubah. Namun, untuk beberapa negara kita tetap konsisten jadi teman baik. Berkaca dari hal ini seharusnya kita juga bisa jadi sahabat dari negara manapun, termasuk yang katanya sering bikin ulah, misalnya si tetangga sebelah. Tapi tentu harus tetap logis karena hubungan kedua negara itu mewadahi begitu banyak kepentingan.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…