Editorial

Trending #PercumaLaporPolisi Gara-Gara Kasus Ayah Perkosa 3 Anaknya di Luwu Timur

Jagat Twitter tiba-tiba riuh dengan tagar #PercumaLaporPolisi. Usut punya usut, ternyata hashtag ini muncul gara-gara sebuah kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Seorang bapak berinisial SA dilaporkan istrinya, RA, dengan tuduhan telah melakukan tindak kekerasan seksual kepada tiga anaknya.

Sang ibu melapor ke polisi bulan Oktober 2019 silam. Namun karena dianggap tidak cukup bukti, kasus ini dihentikan. Kemudian muncullah artikel yang ditulis oleh Project Multatuli. Tulisan tersebut memuat cerita bagaimana anak-anak di bawah 10 tahun itu diperkirakan disakiti oleh ayah kandungnya sendiri.

Kecurigaan bermula ketika sang anak mengeluh sakit pada alat vital

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. [sumber gambar]
RA mengatakan bahwa awal mula kasus ini dimulai, saat salah satu anaknya mengeluhkan rasa sakit pada bagian alat vital dan duburnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan adanya kelainan pada daerah tersebut. Sang ibu kemudian mengumpulkan anak-anaknya. Dari anak keduanya, didapatkan pengakuan bahwa dirinya pernah melihat sang kakak “dikasih gitu” oleh ayahnya.

Kasus dihentikan karena polisi merasa kurang cukup bukti

Stop kekerasan. [sumber gambar]
Setelah laporan diterima, pihak kepolisian memang telah melakukan penyelidikan. Namun dua bulan setelahnya, disimpulkan bahwa kasus tersebut harus dihentikan. Polisi beranggapan bahwa tidak ada bukti kuat yang mendukung laporan RA. Polisi juga berpedoman pada hasil otopsi anak, di mana tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual pada korban.

Polisi mengaku sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang ada

Ilustrasi polisi. [sumber gambar]
Tak hanya anak-anak yang dianggap korban, polisi pun juga memeriksa terduga, yaitu sang ayah. Dari hasil visum kedua di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau kelainan. Selain itu polisi juga tidak mendapatkan tanda-tanda trauma pada ketiga anak pelapor pada ayahnya. Hal ini dibuktikan ketika anak-anak bertemu ayahnya di kantor P2TP2A, di mana ketiganya langsung menghampiri dan duduk di pangkuan ayah.

Project Multatuli mengangkat kejadian ini dalam sebuah artikel

Artikel “Tiga Anak Saya Diperkosa” ditulis oleh Project Multatuli. [sumber gambar]
Merasakan ketidakadilan, Project Multatuli kemudian menggaungkan kembali kasus ini lewat artikel “Tiga Anak Saya Diperkosa.” Kemudian mereka mengunggahnya bersama dengan tagar #PercumaLaporPolisi di media sosial Twitter. Artikel ini langsung menjadi viral dan banjir tanggapan dari warganet. Kabarnya, artikel ini sempat susah diakses karena diretas.

Meski ada kemungkinan kasusnya dibuka kembali, pro-kontra sudah terlanjur menjalar di masyarakat

Ilustrasi pro dan kontra. [sumber gambar]
Atas desakan masyarakat, Polri memungkinkan dibukanya kembali kasus ini, dengan catatan harus ada bukti baru. Namun bukan berarti semua PIHAK lega dengan keputusan ini. Pesimisme terhadap kinerja kepolisian masih terus mengalir. Salah satunya adalah KontraS yang men-tweet, “Tidak hanya sekali dua kali Kepolisian @DivHumas_Polri tidak menindaklanjuti pelaporan. Keadilan & pengungkapan kebenaran yg diharapkan sering kali terbenam begitu saja. #PercumaLaporPolisi

BACA JUGA: Kronologi Brutal 17 Siswa di Ambon Perkosa Seorang Gadis Teman Sekelasnya

Belum ada tindak lanjut mengenai kasus ini. Tapi yang pasti publik telah memberikan perhatian besar pada nasib ibu RA dan tiga anak-anaknya yang menjadi korban dari ayah kandungnya. Layak dinanti, kebijaksanaan Polri dalam memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi semua pihak.

Share
Published by
Bayu Yulianto

Recent Posts

Lagi Ramai, Penipuan Modus ‘Cari iPhone Hilang,’ Waspadai Ciri-Cirinya

Namanya juga penipu. Akan selalu ada cara untuk membuat korbannya tidak berkutik demi merampas harta…

3 days ago

Rombongan Klub Motor Sunmori VS Warga Pengguna Matic Berujung Emosi

Sunmori atau Sunday Morning Ride adalah salah satu hobi masyarakat Indonesia. Para pemilik kendaraan roda…

4 days ago

Kasus Keracunan MBG di MAN 1 Cianjur, Korban Terus Bertambah

Makan Bergizi Gratis (MBG) nampaknya harus secepatnya melakukan penyempurnaan. Pasalnya, masih banyak ditemui beragam kasus…

7 days ago

Wafatnya Tinggalkan Duka, Inilah Pesan dan Kesan Indah Paus Fransiskus Bagi Indonesia

Paus Fransiskus tutup usia pada hari Senin 21 April 2025. Berita yang cukup mengagetkan mengingat…

1 week ago

Katanya Krisis Ekonomi Kok Malah Borong Emas, Ada Apa?

Sudah bukan rahasianya Donald Trump saja, seluruh dunia juga tahu kalau umat manusia sedang terancam…

1 week ago

Beruntun, Terungkapnya 3 Kasus Pelecehan Pasien oleh Dokter yang Bikin Miris

Kasus pelecehan pasien yang melibatkan dokter saat ini marak menjadi buah bibir masyarakat. Kejadiannya nyaris…

2 weeks ago