Kisah seorang anak memperkarakan orangtua sendiri ke ranah hukum belakangan agaknya sering terjadi di masyarakat. Seperti yang peristiwa yang ada baru-baru ini, seorang pria bernama Mahsun yang berasal dari Lombok Tengah, Nusa Tengara Barat, dikabarkan hendak melaporkan ibu kandungnya sendiri ke polisi.

Dilansir dari Kompas (29/06/2020), pelaporan tersebut didasari permasalahan sepele yakni soal motor yang dituduhkan sebagai penggelapan. Niat Mahsun melaporkan kasus tersebut kandas setelah polisi menolak untuk menindaklanjuti perkara yang ada. Peristiwa ini pun memicu kehebohan yang kemudian viral di dunia maya.

Permasalahan yang berawal dari harta warisan

Masalah yang berawal dari harta warisan yang dibelikan sebuah motor [sumber gambar]
Awal mula dari pelaporan tersebut terjadi saat harta warisan berupa tanah peninggalan ayah M dijual seharga Rp200 juta. Sang ibu mendapatkan bagian Rp15 juta yang kemudian dibelikan sebuah motor. Masalah terjadi saat kendaraan roda dua itu ditaruh di rumah keluarga. Mahsun merasa tak terima dan melaporkan sang ibu ke polisi.

Melaporkan sang ibu ke polisi dengan tuduhan penggelapan

Ibu kandung yang dilaporkan oleh anaknya sendiri [sumber gambar]
Apa yang telah dilakukan oleh ibu kandungnya itu dirasakan oleh Mahsun sebagai penggelapan. Tanpa berpikir panjang, ia pun melaporkan hal tersebut ke pihak Polres Lombok Tengah. Entah apa yang ada di dalam pikiran Mahsun sehingga dirinya tega berbuat demikian kepada ibu kandungnya.

Laporan yang kemudian ditolak oleh pihak kepolisian

Muhsin (jaket abu-abu) saat dinasehati oleh Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono [sumber gambar]
Namun apa yang terjadi? Pihak kepolisian ternyata menolak laporan Mahsun. Bahkan, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono secara tegas memerintahkan anak buahnya agar tidak menindaklanjuti masalah tersebut. Tak hanya menolak, AKP Priyo bahkan berdiskusi dengan sang anak agar permasalahan yang ada tak usah dilanjutkan.

Sempat dinasehati agar permasalahan yang ada diselesaikan secara kekeluargaan

Sempat dinasehati dan diingatkan agar tidak menjadi anak durhaka [sumber gambar]
Saat berdiskusi, AKP Priyo menasehati Muhsin agar hal tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Melihat kembali bahwa yang dilaporkannya adalah ibu kandung sendiri. Ia bahkan ingin agar Muhsin sadar hal tersebut bisa membuat dirinya menjadi anak durhaka

Videonya viral di dunia maya

Peristiwa tersebut sempat terekam yang kemudian viral di dunia maya. Dalam diskusi tersebut, AKP Priyo berusaha terus menasehati Muhsin agar dirinya sadar dan tak usah meneruskan laporannya tersebut. Ia juga mempersilakan Muhsin agar pulang dan memikirkan hal tersebut, sembari mengingatkan dosa terbesar adalah durhaka pada orang tua.

Durhaka! Demi Warisan Seorang Anak Tega Menganiaya Ibunya Sampai Babak Belur

Soal warisan dan harta gono-gini memang sering membuat manusia lupa dan terkadang sampai gelap mata. Seperti kisah di atas, seorang anak tega melaporkan ibu kandungnya ke aparat penegak hukum hanya karena masalah sepele. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?