Beberapa hari ini kita sering mendengar tentang pengemudi ojek online yang mujur nasibnya. Tapi hal tersebut tak dirasakan oleh ibu-ibu driver ojek online satu ini. Diberitakan di akun instagram @wartapunyamedan, ibu bernama Dewi Fatriani ini mengaku akun gojeknya tiba-tiba di-suspend alias diblokir oleh pihak kantor pusat. Anehnya, ibu dari tiga orang anak ini tidak melakukan kesalahan apapun sebelumnya.

Buktinya, pihak pusat yang menerima telepon dari Ibu Dewi ini mengatakan kalau akunnya tak pernah bermasalah. Bahkan konsumen pun selalu puas dengan pelayanan dari driver gojek satu ini. Namun notifikasi suspend menjelaskan kalau dirinya telah menggunakan aplikasi tuyul dalam bekerja. Lalu beliau juga diduga menurunkan penumpang di titik yang tak seharusnya. Hal inilah yang membuat ibu berkacamata ini menjadi risau dan sampai menangis lantaran tidak tahu harus mencari sumber mata pencaharian dari mana lagi.

View this post on Instagram

Semoga bisa menjadi pertimbangan PT.Gojek Indonesia, Ibu ini adalah seorang janda yang mempunyai 3 anak dan bekerja Sebagai Driver Ojek Online. Ibu ini diputus kemitraan diduga karena menurunkan customer tidak pada titiknya, padahal customer sendiri yang meminta diturunkan di tengah jalan, mungkin si customer memang ada urusan lain. . Ia juga menceritakan tentang kenapa akunnya bisa di suspend tanpa tau sebab yang pasti, dan dia juga mengaku tidak pernah memakai aplikasi tambahan untuk melakukan kecurangan apapun. . Ia bercerita betapa butuhnya pekerjaan untuk menghidupi keluarganya: “Kemanalah Saya harus mencari makan, Sementar saya seorang janda yang baru di tinggal Suami Pak… Jadi saya meminta tolong kepada PT.Gojek Indonesia untuk membuka Suspend saya kembali, karena di mana saya akan mencari pekerjaan lagi sementara umur saya yang sudah 47 tahun ini pak…” ungkapnya sambil meneteskan air mata. Di ketahui Lokasi Kejadian di Kota Medan Source: berbagai sumber . Gimana menurut kawan WPM ? #wpmupdate #wartapunyamedan #medan #beritamedan #Deiverojol #wpmsumut

A post shared by WPM – Warta Punya Medan (@wartapunyamedan) on

Curhatan Ibu Dewi ini akhirnya viral di media sosial dan mengundang banyak komentar dari para netizen. Hampir semuanya menyayangkan kebijakan dari PT. Gojek Indonesia tersebut. Tak ada alasan yang jelas, akun tiba-tiba di-suspend sehingga tidak bisa bekerja lagi. Padahal Ibu Dewi baru saja berduka karena sang suami meninggal dunia. Ditambah dengan umurnya yang sudah tidak muda lagi, menyebabkan Ibu Dewi ini susah untuk mendapatkan pekerjaan.

Komentar dari netizen [Sumber Gambar]
Cukup tidak masuk di akal memang peristiwa pemblokiran akun ini. Ya karena sang ibu tak pernah melakukan kedua hal yang dituduhkan dari Manajemen Gojek tadi. Seharusnya pihak Gojek lebih bijaksana lagi sebelum memberikan notifikasi suspend pada Ibu Dewi. Alangkah lebih baik jika pihak pusat memberikan bukti jika ibu berjilbab ini melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan.

Aplikasi yang dituduhkan kepada Ibu Dewi [Sumber Gambar]
Apalagi driver gojek asal Medan ini terkena auto suspend. Bagi yang belum tahu, auto suspend adalah pemblokiran akun karena terdeteksi oleh sistem. Nah, untuk kasus yang dituduhkan kepada Ibu Dewi ini yaitu menggunakan aplikasi tambahan, maka si pelaku bisa diputus mitra dan membayar penalti sesuai dengan deposit tersisa. Kalau sudah begini, bagaimana nasib Ibu dari tiga anak ini?

Memang peristiwa ini masih belum diketahui secara pasti siapa yang benar dan salah. Namun untuk ke depannya, alangkah lebih baik jika sistem diperiksa terlebih dahulu apakah ada eror atau tidak. Sebab, jika ini bukan kesalahan dari Ibu Dewi, maka driver ojeklah yang akan rugi. Ia sudah tidak bisa lagi bekerja di sana karena telah putus mitra.

BACA JUGA : 5 Kisah Menyedihkan yang Dialami Driver Ojek Online Ini Bikin Netizen Berurai Air Mata

Sampai artikel ini diterbitkan, masih belum ada kepastian dari Manajemen Gojek. tapi Ibu Dewi sudah mengajukan banding ke kantor pusat supaya kasus ini cepat terselesaikan. Semoga masalah ini cepat terselesaikan ya Ibu Dewi.