Ada sebuah pemandangan yang menyejukkan mata di tengah-tengah aksi demonstrasi menolak UU KPK dan RKUHP. Meski sempat diwarnai kericuhan yang juga terjadi di beberapa wilayah Indonesia, para peserta aksi demo ternyata banyak terbantu oleh pihak TNI yang ikut turun mengamankan situasi di lapangan. Salah satunya yang seperti yang dilakukan oleh Korps Marinir TNI AL.

Dilansir dari Republika, pasukan baret ungu itu berhasil meredakan bentrokan antara aparat kepolisian dan mahasiswa di bawah fly over JCC Senayan. Saking senangnya, para mahasiswa berteriak “Hidup TNI!” sembari berjalan bersama dengan anggota Marinir TNI AL tersebut. Pemandangan menyejukkan ini pun banyak terekam di tengah panasnya aksi demonstrasi.

Aksi heroik Marinir TNI AL yang berhasil redakan situasi ricuh

Saat aksi demo yang sempat berujung ricuh, sejumlah anggota Marinir dari Cilandak diterjunkan untuk menenangkan mahasiswa di kawasan Senayan. Dengan berjalan kaki, mereka terlihat tanpa dibekali senjata apa pun dan hanya mengenakan tameng HPH. Sembari melambaikan tangan, pasukan baret ungu tersebut berhasil meredam suasana hingga tenang. Sebagai bentuk apresiasi, para peserta demo kemudian ikut berdialog dan memberikan pujiannya. “Hidup TNI” seru mahasiswa yang dikutip dari CNN Indonesia.

Anggota TNI AD bantu mahasiswa yang terkena gas air mata dan lepas baju pelindung

Selama aksi demonstrasi berjalan, beberapa anggota TNI terlihat tengah menolong beberapa mahasiswa yang tumbang karena gas air mata. Tampak salah satu dari mereka tengah menuangkan sebotol air mineral pada salah satu peserta demo yang terlihat lemas. Di lain tempat, para mahasiswa terlibat dialog dalam situasi damai dengan pihak TNI Angkatan Darat. Bahkan, beberapa anggota terlihat mulai melepas baju anti huru-haranya, dan meyakinkan mahasiswa bahwa mereka berkomitmen untuk saling percaya satu sama lain.

TNI lindungi mahasiswa yang berdemo di depan gedung dewan

Salah satu aksi heroik, juga ditunjukkan oleh para anggota TNI yang tengah melindungi peserta aksi demonstrasi yang mayoritas adalah mahasiswa. Seperti tayangan video yang diunggah oleh Nasihin Official, terlihat para anggota TNI berusaha menyuruh mahasiswa untuk mundur, agar tidak terkena tembakan dan water canon dari aparat kepolisian. Sembari berteriak, mereka menyuruh agar tembakan dihentikan.

Anggota TNI borong dagangan asongan untuk mahasiswa

Dalam sebuah video Twitter yang diunggah oleh akun @aryary12jari, terlihat seorang anggota TNI memborong semua dagangan dari asongan yang berada di antara kerumunan mahasiswa. Saking senangnya, para mahasiswa berebut untuk mencium tangan dari anggota TNI tersebut, dan mengucapkan terima kasih sembari mendoakan kebaikan yang dilakukannya.

Anggota polisi juga perhatian kepada adek-adek mahasiswa

Tak hanya anggota TNI, salah seorang anggota polisi juga terlihat menunjukkan kepeduliannya pada para peserta demo. Hal ini diketahui dari video yang diunggah oleh akun Twitter Jateng Gayeng, yang memperlihatkan seorang polisi tengah membagikan air mineral dalam kardus. Dari caption-nya, Jateng Pedia tampak menyebutkan terima kasih pada Polda Jawa Tengah (jateng), karena telah memberikan kelancaran aksi dan berbagi minuman saat demo tengah berlangsung.

BACA JUGA: STM Nggak Cuma Soal Tawuran, Mereka juga Bisa Memperjuangkan Keadilan

Jika semua aparat seperti ini, tentu aksi demonstrasi yang dilakukan akan berjalan dengan tertib tanpa kericuhan. Semua saling menyadari tugas dari masing-masing, dan pihak mahasiswa mampu menahan diri demi menghindari jatuhnya korban saat berunjuk rasa. TNI bersama rakyat!