in

Meski Prestasi Timnas Kusut, Beginilah Hebatnya Dukungan Suporter untuk Indonesia

Luar biasa agaknya bukan menjadi kata berlebihan untuk menggambarkan bagaimana militannya suporter Timnas, yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu 25 November 2018. Pasalnya, mereka menghadiri laga dimana Timnas sudah dipastikan gagal di AFF 2018. Dan dukungan yang diberikan pemain kedua belas itu hadir ditengah-tengah prestasi kusut sepak bola nasional.

Melihat fakta tersebut tidak salah memang kalau banyak orang mengacungkan jempol untuk mengapresiasi suporter Indonesia. Bahkan pelatih Bima Sakti sempat meneteskan air mata ketika melihat bagaimana hebatnya dukungan yang diberikan para pendukung setia Timnas Indonesia tersebut. Dan berikut beberapa aksi hebat fans bola Indonesia ketika memberikan dukungan kepada Timnas.

Ciptakan koreo berkelas saat nyanyikan lagu Indonesia raya

https://www.youtube.com/watch?v=2ognDFaWX2I

Dukungan fantastis suporter sepak bola Indonesia di laga melawan Filipina, dibuka dengan terbentangnya bendera merah putih berukuran raksasa. Dan di tengah aksi hebat tersebut para pemain kedua belas juga hadirkan koreografi 3D berupa burung garuda yang membuka sayapnya. Mempunyai penampilan yang epic, bentuk dukungan ini seperti menunjukkan bagaimana banyak pemain ke 12 menginginkan kedepan Tim Merah Putih mampu berjaya di olahraga ini. Kalau kalian mempunyai kuota lebih bisa dilihat wujudnya pada video di atas.

Bentangkan spanduk besar motivasi untuk penyemangat punggawa Timnas

Kalah kusanjung, menang ku dukung [Sumber Gambar]
Selain hal tadi, para pendukung Timnas juga pertontonkan sebuah spanduk dukungan yang mungkin akan membuat siapa saja punggawa Tim Merah Putih terharu melihatnya. Hal ini lantaran benda tersebut bertuliskan nada semangat yang menggambarkan bagaimana suporter bakalan berikan suportnya meski prestasi kusut. Spanduk berwarna putih berukuran sangat jumbo tersebut, menyuarakan tulisan berbunyi “Menang ku dukung, Kalah ku sanjung”. Melihat hal itu, tentu menjadi sesuatu yang baik lantaran membuktikan bagaimana besar rasa nasionalisme fans bola tanah air.

Hadirkan sebuah chants baru untuk kritik pengurus

Bukan sebuah rahasia lagi, kalau saat ini selain untuk sepak bola stadion juga menjadi tempat untuk menyuarakan kritik. Seperti menjadi perwujudan akan hal ini, pada laga Indonesia Vs Filipina lalu banyak kalangan suporter menyuarakan pandangannya terhadap ketua umum PSSI. Lewat chants Edyout dan wartawan harus baik, mereka seperti menunjukkan kegusaran terhadap federasi sepak bola nasional saat ini. Meski terlihat ‘aragon’, namun chants tersebut membuktikan kalau mereka mempunyai rasa sayang terhadap Timnas begitu besar. Selain itu juga menjadi hal lebih baik dari pada aksi mereka berujung perusakan.

Dukungan mereka buktikan fans bola Indonesia luar biasa

Dukungan suporter [Sumber Gambar]
Support para pemain ke 12 saat Timnas terpuruk ini juga menjadi budaya yang baik. Pasalnya, mereka mempertontonkan kalau mendukung Tim Merah Putih bukan di saat mereka sedang berjaya saja. Kondisi-kondisi semacam inilah yang bakalan menjadi sebuah hal baik untuk perkembangan sepak bola. Seperti ungkap punggawa Timnas Riko Simanjuntak yang berujar kalau “Kedatangan dan dukungan mereka (suporter) bisa membuat Timnas Indonesia lebih maju lagi,” ujar Riko dikutip laman Goal.com. Kalau menurut kalian bagaimana sobat dengan dukungan para fans bola ini.

BACA JUGA: Tak Hanya Aksi Suporter, Hal Menakjubkan Ini juga Jadi Penghias Laga Timnas U-19 

Apa yang ditunjukkan oleh suporter Timnas tadi mungkin menjadi gambaran sesungguhnya bentuk cinta tidak bertepi itu. Selain itu juga menjadi budaya yang baik untuk hadirkan kebiasaan mendukung Timnas dalam keadaan apapun. Kalian boleh membenci federasi, tapi tetaplah memberikan apresiasi untuk mereka yang berjuang untuk nama negara.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Orangtua Tebus Jenazah Anaknya dengan BPKB, Apa Guna BPJS?

Dituntut 2 Tahun Penjara, Ini Lho 5 Hal yang Bakal Terjadi Jika Pakdhe Dhani Pilih Fokus Bermusik