Wanita VS Pria, Siapa Yang Lebih Beresiko Mati Konyol?

oleh wahyu
08:58 AM on Dec 16, 2014

Menurut mitos antara sifat gender pria dan wanita, pria disebut sebagai mahluk yang logis. Menggunakan akal dan pikiran sehingga bisa menguasai perasaannya dan lebih tangguh saat hati mereka terasa sedih. Sedangkan wanita adalah sosok yang lebih banyak menggunakan perasaan, sehingga kerap melemah saat hatinya sedang gundah.

Baca Juga :5 Wanita Pemberani Dan Penantang Maut Paling Tangguh Sedunia

Baca Juga
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi

Meski tampaknya wanita kelihatan rapuh dan dramatis dalam menjalani pertarungan hidup, agaknya lebih banyak wanita yang selamat dari kematian akibat tekanan hidup itu sendiri. Menurut sebuah penelitian yang diadakan selama 20 tahun, akhirnya ditarik kesimpulan bahwa wanita lebih pintar dari pria. Terutama dalam hal, menghindarkan diri mereka dari perbuatan konyol seperti percobaan bunuh diri atau mati karena melakukan hal ceroboh.

Siapa Yang Lebih Beresiko Mati Konyol
Siapa Yang Lebih Beresiko Mati Konyol

Survey mengenai kasus kematian yang sia-sia ini masuk dalam penelitian bernama Darwin Awards. Sudah banyak nama pria yang mendominasi catatan kasus bunuh diri atau kematian akibat kecerobohan mereka sendiri.

Sebagai contoh adalah kasus kematian karena menantang diri sendiri dengan bermain Russian Roulette dalam keadaan mabuk. Ada juga kasus di mana seorang pria memilih pulang naik troli belanja yang dikaitkan dengan kereta sehingga ia kecelakaan. Dan yang terakhir adalah kasus kematian teroris yang menerima surat terornya kembali, dan surat berisi bom itu malah meledak di depannya sendiri. Ketiganya berakhir dengan kematian.

Menurut Jurnal Medis Inggris, dari 318 kasus kematian yang ada, 282 di antaranya adalah kasus Darwin Award dan 88,7% dialami oleh pria, Mirror (13/12). Meski menjadi makhluk yang logis, para pria punya kecenderungan untuk ceroboh dan berpikir pendek lebih tinggi dari wanita. Namun tanpa bermaksud mendiskriminasi, penelitian ini bisa menjadi alarm bagi pria untuk lebih waspada dan hati-hati dalam memutuskan dan melakukan sesuatu.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA