5 Pilar Ramadan Paling Penting Ini Akan Membuatmu Lahir jadi Orang yang Lebih Baik

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Jun 7, 2016

Ramadan membuat semua orang jadi bahagia akan kedatangannya. Ramadan membuat semua orang bersuka cita lantaran banyaknya berkah yang terkucur dari setiap ibadah kecil yang dilakukan. Sayangnya, Ramadan juga membuat semua orang jadi sedih lantaran kepergiannya begitu cepat. Jika boleh meminta mungkin kita semua ingin Ramadan lebih dari satu bulan.

Selama Ramadan datang kita selalu bersuka cita karena bisa berpuasa, bisa sahur, tarawih, dan berkumpul dengan banyak orang. Ramadan akan menjadikan kita semakin baik dalam kehidupan. Kita akan menjadi pribadi yang baru, terlahir kembali menjadi seorang umat yang taat meski sementara saja.

Baca Juga
Fakta Silat Marunda, Warisan Maut Si Pitung yang Bikin VOC Terkencing-kencing Tak Berdaya
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting

Bagi Anda yang ingin membawa keberkahan Ramadan menyatu hingga kelak bulan ini datang lagi. Praktikkan lima pilar Ramadan di bawah ini dengan baik.

1. Menjalani Puasa Sebagai Kebahagiaan

Kebanyakan dari kita selalu menganggap puasa sebagai momen menahan lapar dari pagi sampai malam. Selebihnya, puasa hanya ritual yang dijalankan berjamaah. Rasa senang yang mungkin Anda dapatkan terjadi karena kebersamaan. Anda merasa bahagia bisa melakukan hal yang sama bersama banyak orang, bukan karena bahagia karena Ramadan itu sendiri.

Senyum [image source]
Senyum [image source]
Untuk menjaga nyawa Ramadan tetap ada pada diri setiap orang. Usahakan untuk meresapi bukan ini dengan baik. Pelajari dengan saksama apa-apa saja yang membuat bulan ini jadi istimewa. Setelah mengetahui hal-hal itu, coba jalankan puasa dengan baik tanpa merasa terpaksa. Kalau Anda bisa melakukan ini semua, maka dalam sebulan Anda akan jadi lebih baik. Bahkan setelah puasa, Anda tetap melakukan puasa meski itu hanya puasa sunah.

2. Melakukan Kontrol Emosi dengan Baik

Pilar kedua dari Ramadan adalah bisa mengontrol emosi. Barangkali Anda akan sangat mudah untuk tidak makan dari Subuh hingga akhirnya Magrib tiba. Namun, untuk urusan mengontrol emosi, sepertinya kita semua harus mempelajarinya perlahan-lahan. Kita harus tahu di mana harus marah, di mana harus menahan marah, dan di mana harus menghindari masalah.

kontrol emosi [image source]
kontrol emosi [image source]
Saat Ramadan tiba, coba tes diri Anda. Coba lihat seberapa kuat Anda dalam mengontrol emosiĀ  yang ada di dalam kepala. Perhatikan perilaku Anda saat bergaul, apakah Anda tipe perasa atau tipe biasa yang pandai menyaring masalah hingga tidak selalu berdampak pada kenaikan emosi secara masif. Mampu mengontrol emosi akan membuat Anda jadi pribadi baru bahkan setelah Ramadan habis.

3. Pandai Mengatur Jadwal dan Membuatnya Efisien

Saat Ramadan datang mau tidak mau kita semua harus pandai mengatur jadwal. Kita semua harus tahu di mana harus tidur, di mana harus beribadah dengan khusyuk dan di mana harus bekerja. Semuanya akan berjajar jadi satu jalur hingga kalau tidak bisa mengaturnya, jadwal seharian akan jadi kacau dan kualitas ibadah serta pekerjaan Anda jadi menurun drastis.

atur waktu [image source]
atur waktu [image source]
Untuk mengatasi hal ini, Anda harus pandai memanfaatkan waktu. Membuat segala hal seefisien mungkin. Anda akan tahu hal-hal apa yang harus dieliminasi dan hal apa yang harus dipertahankan. Selama sebulan Anda akan mengatur semua jadwal sendiri dan hal ini bisa di bawah hingga Ramadan tahun depan tiba.

4. Memiliki Ruang untuk Introspeksi Diri

Bulan Ramadan adalah saat di mana kita semua harus menyediakan waktu untuk introspeksi diri. Setiap pagi setelah Subuh atau malam hari setelah tarawih coba sempatkan untuk introspeksi diri. Coba tanyakan pada diri Anda seharian ini sudah melakukan kesalahan apa. Sudah melakukan kebaikan apa. Dan mana saja yang perlu ditingkatkan dan dibuang.

introspeksi [image source]
introspeksi [image source]
Kaji kembali goal Anda saat Ramadan datang. Apakah sudah sesuai dengan rencana atau meleset jauh. Jika memang sudah sesuai, tingkatkan dan pertahankan sampai kapan pun. Apabila Anda merasa targetnya meleset maka perbaiki lagi dan jangan terlalu menyalahkan diri.

5. Meningkatkan Keikhlasan

Ikhlas adalah perkara yang sederhana ketika diucapkan namun sangat berat untuk dilakukan. Barangkali Anda sudah merasa ikhlas, bahkan beberapa kali mengatakannya. Namun, kalau hati belum sepenuhnya ikhlas juga akan jadi masalah. Apa yang Anda kerjakan juga tidak akan full pahalanya.

ikhlas [image source]
ikhlas [image source]
Saat puasa, usahakan untuk menjalani semua hal dengan ikhlas. Jangan terlalu membebani diri dengan mengatakan: capek, tidur terganggu, lapar, dsb. Nikmati semua proses secara perlahan-lahan agar keikhlasan tumbuh dengan sempurna.

Inilah lima pilar Ramadan terpenting yang akan membuat Anda jadi pribadi yang lebih baik. Semoga, setelah melakukan lima hal di atas, hidup Anda jadi bermakna tak hanya saat puasa saja namun juga bulan-bulan setelahnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA