Mobil Bagus Ditinggal di Tengah Jalan Saat Macet, Jadi Cibiran di Facebook

oleh Ayu
07:00 AM on May 22, 2015

Punya mobil bagus, sebaiknya juga punya attitude yang bagus. Apalagi kalau berada di jalan raya yang menjadi sarana umum. Ada banyak jenis kendaraan dan keperluan orang banyak di sana. Mobil mentereng sedikit saja sudah bisa mencuri perhatian banyak pasang mata.

Tapi mencuri perhatian di sini bukan berarti kita bisa berbangga diri. Kalau tidak bisa saling menghargai di jalan raya, bisa-bisa jadi prahara. Seperti sebuah curhatan yang disampaikan sangat blak-blakan di Facebook pada Kamis (21/5) kemarin.

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

Insiden yang terjadi di jalanan Jakarta yang terkenal akan kemacetannya ini, bikin Aditya Bimantara, pemilik akun Facebook yang menyampaikan cerita ini, merasa heran dan terenyuh dengan etika pemilik mobil Humvee Hummer tersebut.

1. Saat Macet, Melawan Arus

Jakarta di pagi hari memang paling menguji kesabaran. Oleh karena itu, siapapun yang menggunakan jalan harus tahu ‘hukum rimba’ berlalu lintas di sana. Tak hanya di Jakarta semestinya, di mana-manapun aturan semacam ini harusnya dipahami semua orang.

mobil bagus
Mobil Humvee yang memotong jalur [Image Source]
Ceritanya seseorang yang diduga merupakan, adik dari Aditya Bimantara, sedang jadi salah satu ‘penikmat’ kemacetan tersebut. Namun tiba-tiba ada sebuah mobil dari arah berlawanan yang memotong jalur tepat di hadapannya. Mobil Humvee Hummer yang bernomor plat asli Jakarta itu memasang lampu Hazard, tampaknya mengindikasikan ingin lurus meski kenyataannya ia berada di jalur berlawanan. Akhirnya kedua mobil ini saling berhadapan dan tunggu-tungguan respon selama 5 menit.

2. Bukannya Minggir Atau Kembali ke Jalur, Penumpangnya Malah Turun

Dalam kondisi yang membingungkan ini, situasinya makin aneh dan boleh dibilang bikin istighfar sambil mengelus dada. Setelah lima menit tak bereaksi, ternyata pria dan wanita yang diindikasikan sebagai pemilik mobil, serta seorang lagi ajudannya, turun dari mobil tersebut. Dikutip dari informasi Aditya, tampaknya dua pemilik mobil itu keluar dengan wajah yang ‘bete’.

Pemilik mobil Humvee Hummer plat Jakarta berteduh dan meninggalkan mobilnya [Image Source]
Pemilik mobil Humvee Hummer plat Jakarta berteduh dan meninggalkan mobilnya [Image Source]
Namun yang mengherankan dan bikin gemas adalah, karena ketiganya turunpun bukan untuk menghampiri adik Aditya dan menyampaikan maksudnya. Mereka turun sepertinya untuk berteduh dan meninggalkan mobilnya di tengah jalan. Entah bagaimana kekinya perasaan mobil-mobil yang menjadi korban dari mobil bagus tapi tidak tahu aturan itu, termasuk mobil dari adik pemilik foto di atas.

3. Curhat di Social Media

Menanggapi pengalaman menjengkelkan itu, Aditya Bramantya tak tanggung-tanggung menyampaikan fenomena sosial ini di Timeline Facebooknya. Bisa dipahami rasa kesal yang dirasakan, mengingat kemacetan jalan, apalagi yang ada di Jakarta, merupakan salah satu ‘ujian kesabaran’ bagi pengendara di negeri ini.

Curhatan Aditya Bimantara di Facebook [Image Source]
Curhatan Aditya Bimantara di Facebook [Image Source]
Cerita tersebut disampaikan di media sosial karena ia merasa heran dan kecewa pemilik mobil bagus tidak disertai etika yang baik pula. Malah bertindak seenaknya di jalan tanpa memikirkan kepentingan orang lain, apalagi di jalur berlawanan dan dalam suasana yang macet. Aditya pun tak sungkan memajang nomor polisi mobil tersebut dan menuliskan, “Sebarkan biar malu!”

Curhatan ini direspon cepat oleh netizen yang tidak ragu mengshare hingga 6.000 kali lebih dalam waktu kurang dari 24 jam. Agaknya banyak netizen yang juga pengguna jalan, turut bersimpati dengan pengalaman yang dialami adik dari Aditya tersebut.

Jalanan memang milik siapa saja, pejabat, masyarakat, orang kaya, hingga rakyat jelata. Kepekaan yang tinggi dan etika menyetir di jalanan sangat diperlukan untuk bisa ‘hidup berdampingan’ dalam derasnya arus jalanan atau bahkan saat stuck dengan kemacetan.

Fenomena macetnya jalanan sudah terbukti menjadi salah satu pemicu stres dan amarah bagi orang Indonesia, jadi jangan nambah masalah deh dengan seenaknya sendiri di jalanan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA