5 Kampung di Indonesia Ini Bikin Penasaran Dunia berkat Keunikannya

oleh Nessa Nessa
11:03 AM on Feb 25, 2016

Indonesia adalah negara kepulauan yang dipadati oleh jutaan penduduk, dari Sabang hingga Merauke. Sebagai negara dengan angka kelahiran yang cukup tinggi, secara otomatis kebutuhan manusia akan tempat tinggal pun semakin meningkat. Berkat pengaruh urbanisasi, banyak masyrakat yang lebih memilih untuk tinggal di perkotaan, namun ada juga orang-orang yang lebih memilih tetap tinggal di tempat asal mereka, yaitu di desa dan di kampung.

Baca Juga : Ngeri, 5 Kutukan Paling Melegenda di Indonesia ini Bikin Merinding

Baca Juga
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi
10 Atlet SEA Games 2017 Asal Indonesia Ini Nggak Cuma Bikin Bangga, tapi juga Cantik Jelita

Meskipun kata ”kampung” seringkali dianggap sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal udik dan terbelakang, hal ini tidaklah selalu benar. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak juga kampung yang sudah menerapkan modernisasi tanpa harus kehilangan tradisi dan identitas mereka. Contohnya adalah lima kampung di bawah ini. Kampung-kampung ini dikenal unik di Indonesia karena ciri khasnya yang tidak biasa, baik dari kebiasaan penduduknya ataupun karena tempatnya.

1. Kampung Torosiaje

Kampung yang berada di atas permukaan laut ini terletak di sisi barat Gorontalo, salah satu kota di propinsi Sulawesi. Namanya berasal dari kata Toro (Tanjung) dan Siaje (Si Haji), yang secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai ‘Tanjung yang ditemukan oleh Seorang Haji’. Orang-orang yang tinggal di sana awalnya adalah suku Bajo, yang tinggal di rumah perahu dan berprofesi sebagai nelayan, lalu kemudian menetap di sana.

1629414kampung-2780x390

Di tahun 1980, 125 warga Torosiaje pernah dialihkan untuk tinggal di darat oleh Dinas Sosial, tapi banyak warga yang merasa tidak nyaman dan akhirnya memutuskan untuk kembali hidup sebagai penangkap ikan di tengah laut. Kini, Kampung Torosiaje juga dihuni oleh suku-suku lain yang berasal dari Bugis, Jawa, Madura dan lain sebagainya. Tempat ini mulai disahkan oleh pemerintah sebagai Desa Wisata Bahari pada tahun 2007. Selain dilengkapi dengan dua fasiltias penginapan untuk turis, kampung ini juga memiliki bangunan taman kanak-kanak, SD dan SMP, serta masjid dan lapangan bulu tangkis.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA