Pendudukan Israel atas beberapa wilayah yang dihuni oleh keluarga Palestina memang menyisakan sebuah kisah yang pedih. Mereka yang sebelumnya tinggal di sebuah rumah yang layak di kawasan konflik seperti Tepi Barat, kini harus meratapi nasib lantaran digusur oleh pasukan Israel. Gua pun menjadi alternatif lain untuk menetap sementara.

Meski tinggal di gua, bukan berarti mereka aman dari tentara Israel. Pasukan otoritas setempat bahkan mengancam akan menghancurkan gua-gua di Tepi Barat yang menjadi tempat tinggal warga Palestina karena dianggap ilegal. Kisah mereka yang bertahan hidup di gua tersebut di abadikan dalam foto-foto berikut ini.

Khaled Zir duduk bersama anak-anaknya di dalam sebuah gua di lingkungan Yerusalem timur

Bercengkerama bersama anak dalam suasana santai [sumber gambar]

Seorang pria Palestina terlihat di dalam gua yang digunakan sebagai rumah setelah gudang mereka dihancurkan oleh buldoser Israel

Terpaksa tinggal di gua karena pemukimannya dihancurkan Israel [sumber gambar]

Anak-anak Palestina duduk di gua tempat mereka tinggal di luar kota Hebron, Tepi Barat

Anak-anak Palestina di dalam gua [sumber gambar]

Ahmed Amarneh dan rumah guanya, di desa Farasin, Tepi Barat

Sederhana dan nyaman untuk ditinggali [sumber gambar]

Saheer Hamamdi menyiapkan Dawali, hidangan tradisional Palestina, bersama saudara iparnya

Menunggu waktu sambil menyiapkan makanan [sumber gambar]

Sebuah keluarga yang tinggal di dalam gua

Tingga bersama di dalam sebuah gua [sumber gambar]

Seorang warga Palestina, Ahmed Amarneh yang tinggal di gua bersama istri dan keluarganya

Memasak makanan untuk keluarga [sumber gambar]

Bersantai sejenak di dalam ruangan gua yang cukup luas

Kita rehat sejenak! [sumber gambar]

Mahmoud Hussein Hamamdi berdiri di guanya di dusun Um Faqarah

Tinggal bersama bertumpuk-tumpuk barang [sumber gambar]

Salah satu pintu masuk yang menuju gua tempat tinggal penduduk Palestina

Gua tempat tinggal penduduk Palestina di tengah gurun [sumber gambar]
BACA JUGA: Menilik Wilayah Tepi Barat yang Bikin Rakyat Palestina ‘Berdarah-darah’ Melawan Israel

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, Area C yang mencakup sekitar 60 persen Tepi Barat dan Jalur Gaza menjadi hak bagi Palestina untuk mendirikan pemerintahan sendiri, yang telah disetujui bersama lewat kesepakatan Damai Oslo pada 1990-an. Namun pada kenyataannya, pemerintah Israel mengingkari perjanjian tersebut dan tetap mengendalikan Area C secara paksa.