in

Baru Jalani Pertandingan, Vietnam Sudah Merasakan Hal Miris Ini di Asian Games 2018

Sebagai penanggung jawab Asian Games 2018, khususnya cabang sepak bola, Indonesia belum bisa dikatakan sebagai penyelenggara yang sempurna. Berbagai masalah macam venue pertandingan dan tempat latihan adalah buktinya. Bahkan berkat hal tersebut Timnas Vietnam harus meradang, lantaran harus rela terganggu masa persipannya dalam menghadapi laga di grup D.

Padahal dalam sebuah turnamen sepak bola, latihan merupakan komponen yang utama dalam mencapai prestasi tertinggi. Kendati dalam kiprahnya kini mereka untuk sementara bisa tampil hebat, namun apa yang dialami negara tetangga kita seperti menampar muka Indonesia. Seperti apakah miris pelayanan untuk kontestan Vietnam di Asia Games ini? Simak ulasan berikut ini mengetahuinya.

50 kilometer jarak yang harus ditempuh Timnas Vietnam untuk mengelar latihan

Lapangan latihan Vietnam di Jakarta Timur [Sumber Gambar]
Selama berkiprah di Asian Games 2018 cabang sepak bola bisa dikatakan Vietnam harus sedikit berjuang keras untuk bisa berlatih. Hal ini bisa terjadi lantaran jarak tempat latihan yang disediakan panitia memiliki jarak yang jauh. Mereka saat ini menggunakan hotel di wilayah Cikarang untuk homebase, sedangkan apabila ingin berlatih harus ke Jakarta Timur. Melansir laman Indosport kondisi tersebut menjadikan Vietnam harus menempuh jarak 50 kilometer untuk mempersiapkan diri dalam pertandingan ajang tersebut. Perjalanan jauh pastinya juga akan memiliki pengaruh besar terhadap fisik.

Jalan di salah satu pabrik Cikarang menjadi tempat latihan Timnas Vietnam

Berlatih di jalanan [Sumber Gambar]

Kondisi tidak mengenakan pasukan Vietnam tersebut, membuat mereka harus rela berlatih di tempat tidak layak. Melansir laman Kompas, anak asuh Park Hang-Seo itu, akhirnya mempersiapkan tim di jalan salah satu pabrik Cikarang. Beberapa kali juga menggunakan lahan di sekitar hotel untuk melakukan hal tersebut. Pada umumnya menjaga kebugaran dengan latihan ringan menjadi menu yang bisa dilakukan apabila melihat tempat latihan negara tetangga kita itu. Keadaan yang sedikit atau banyak pastinya akan memengaruhi performa di lapangan hijau.

Para punggawa Vietnam harus rela berlatih di lapangan yang tidak layak

Lapangan tidak layak [Sumber Gambar]
Selain beberapa tempat tersebut, Timnas Vietnam juga sempat berlatih di sebuah lapangan sepak bola yang standarnya jauh dari bagus. Bahkan banyak media asal Vietnam menyebutkan lapangan untuk digelarnya latihan anak asuh Park Hang-Seo seperti halnya sawah. Dilansir laman Bolasport, media bernama Sport5.vn menuliskan “Timnas U-23 Vietnam berlatih di lapangan seperti ‘sawah’,” Apa yang didapatkan oleh tim identik kostum merah itu adalah buah dari mereka menggunakan lapangan di sekitaran pabrik Samsung Grup wilayah Cikarang. Sebagai informasi, lapangan berwarna hitam dan tidak memiliki rumput.

Berbagai kendala mampu untuk dihadapi dengan penampilan menawan

Timnas Vietnam Menang [Sumber Gambar]
Melihat hal-hal miris yang menimpa Vietnam tidak salah apabila pelatih Park Hang-Seo mengatakan apabila persiapan kini sedikit terganggu. Seperti dilansir laman Indosport, pelatih berkaca mata ini mengungkapkan apabila hal tersebut telah memengaruhi kondisi pemain sehingga tidak fit. Namun seperti mampu menangkis hal-hal negatif itu, mereka ternyata mampu tampil istimewa selama di grup D. Bahkan di laga pertama menghadapi Pakistan Vietnam mampu unggul 3-0. Dan saat berita dituliskan mereka sedang menduduki peringkat satu diatas negara hebat sepak bola Asia Jepang.

Menurut penyelenggara yakni INASGOC apa yang terjadi dengan Vietnam inilah sebuah buah dari kesalahpahaman. Menurutnya, tempat berlatih negara tetangga kita yang berada di kawasan militer memang butuh prosedur khusus untuk bisa masuk dan diharuskan bersabar menunggu. Hal yang menurut banyak media membuat Vietnam pulang lantaran tidak mendapat kepastian. Namun terlepas dari itu, kondisi ini adalah bukti bagaimana masih ada titik masalah yang timbul di Asian Games 2018. Besar harapan agar ke depan tim lain tidak berkeluh kesah olehnya.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Ambruk di Panggung Hingga Jadi Bidadari Tribun, Begini Kabar Terkini Via Vallen

Melihat Masjid Kuno Bayan Lombok yang Tetap Berdiri Kokoh Meski Diterjang Gempa