Ada cara tersendiri bagi setiap orang dalam mencari hiburan. Ada yang memilih untuk pergi berlibur ke pantai atau gunung, ada yang lebih memilih main musik dan hingga main gadget saja. Yang jelas semua dilakukan agar tidak penat dalam sebuah kegiatan. Kalau diibaratkan dengan sebuah mesin, kita mesti rehat sejenak agar nggak keterusan karena bisa bikin rusak.

Nah anak zaman dulu ternyata punya hiburan yang tersendiri. Alih-alih seperti zaman sekarang yang bisa mudah nongkrong di mall, yang ada malah dulu berdiam di rumah menonton film rentalan. Alhasil malam minggu selalu berwarna dengan box office yang tak pernah tayang di TV. Yuk bernostalgia dengan kejadian waktu itu.

Jadi primadona buat anak zaman dulu nonton film

Zaman sekarang mungkin jadi hal lumrah buat pergi ke bioskop untuk menonton film yang lagi booming. Atau kalau nggak, ya tinggal nungguh beberapa bulang hingga akhirnya film yang dinanti keluar di website downloadan. Nah zaman dulu, susahnya bukan main.

Ultra Disc zaman dulu [sumber gambar]
Adapun film box office kalau diputar di stasiun televisi harus menunggu dalam waktu yang lama. Alhasil menyewa VCD jadi satu-satunya sarana, nah waktu itu ada Ultra Disc yang jadi primadona. Berpusat di Jakarta, penyewaan VCD ini bahkan menjamur di berbagai kota di Indonesia. Alhasil dengan mudah anak 90-an dan 2000-an bisa melihat film kesayangannya dengan mudah.

Menjadi member adalah hal yang pertama dilakukan

Tentu kamu ingat dong, kalau mau menyewa VCD pada rental ternama ini tentunya harus menjadi member dulu. Berbeda dengan rental abal-abal yang cuma tinggal uang dan KTP, di rental ini uang dari para penyewa sebelumnya akan didepositkan.

Banyak koleksi [sumber gambar]
Ya, melalui cara itu kita dulu tak perlu repot-repot merogoh kocek terus menerus dan tinggal top-up dulu di awal. Nah natinya dari uang deposit itulah yang nantinya dipotong setiap kita menyewa VCD. Nah satu lagi yang bikin beda dari yang lain, kita bisa menyewa VCD dari cabang rental Ultra Disc di seluruh Indonesia, efektif bukan?

Semua genre film sudah ada di sini, jadi gak usah repot

Kamu masih ingatkan dulu kalau banyak sekali cover CD yang ditampilkan di toko, mulai dari yang jadul hingga terbaru. Bisa dibilang rental film waktu itu jadi yang paling lengkap, bahkan lebih ramai dikunjungi ketimbang bioskop. Berbagai genre pun sudah ada di katalognya, mulai dari yang aksi, romatis hingga yang ada selipan atau semi dewasa.

CD Ultra Disc [sumber gambar]
Meskipun kalau yang dewasa ini dulu bapak-bapak yang nyewa mesti sembunyi-sembuyi nunggu sepi kalau mau nyewa. Selain genre yang beragam, kelebihan rental ini adalah film yang ditawarkan kebanykan ori, sehingga gambarnya pun nampak jelas beda sekali dengan bajakan.

Kenangan dari rental CD yang tak bisa dilupakan

Meskipun mungkin zamannya sudah benar-benar selesai, namun banyak kenangan yang tak bisa dilupakan di baliknya. Semisal saat pinjam kita sering lupa untuk mengembalikan, alhasil kena denda yang lumayan banyak. Kadang selamat sih karena penjaga mau berbaik hati merelakan denda asalkan kita mengembalikan.

Nobar anak kos [sumber gambar]
Atau kalau nggak ya masalah para bapak-bapak yang kadang mesti kucing-kucingan dengan pengunjung lain saat mau pinjam video dewasa, bikin ngakan sendiri ingatnya. Atau malah kamu salah satu yang sempat meminjamnya? Tobat ya guys. Terlebih buat para anak kos, tentu jadi yang paling berkesan karena mesti patungan buat nonton video kesayangan. Malang minggu dulu selalu berwarna.

BACA JUGA: Nostalgia dengan 20 Games Playstation 1 yang Kenangannya Mustahil untuk Dilupakan

Kemajuan mungkin menjadi hal yang tak bisa dielakkan. Seperti yang diduga kalau kejayaan rental film ini akhirnya makin meredup saja. Meskipun ada yang masih bertahan, namun hanya bisa dihitung jari. Tapi satu hal yang pasti, banyak momen berharga yang bisa kita kenang.