Meski di bagian awal ditulis atas nama si mahasiswa, skripsi bukan murni mahakarya mereka. Tentu ada banyak sekali tangan yang ikut campur dalam proses pengerjaan karya tulis ini. Ada teman yang selalu mensupport, tukang fotocopy, ibu-ibu yang menjilid, dan yang paling penting adalah the one and only, dosen pembimbing.

Dosen pembimbing ini adalah sosok yang selalu dibicarakan oleh mahasiswanya. Ada banyak tipe dosen yang membantu proses perjuangan merampungkan skripsi, sehingga bisa membuat si mahasiswa wisuda dan memakai toga. Enggak semuanya bengis kok, ada juga yang super baik dan bikin betah mahasiswa.

Sebelum sidang disemangatin dulu dong, dosennya siapa nih?

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Dosen pembimbing yang enggak cuma tegas, tetapi juga baik hati dan suka menasehati

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Udah begini, kurang baik apalagi coba, nak?

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Ini mana dosen, mana mahasiswa ya?

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Apapun pertanyaannya, jawabannya tetap singkat, padat dan jelas, hanya Y aja

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Sering sekali terjadi, karena chat dibalasnya lama akhirnya mahasiswa nekat datang ke ruangan. Namun, inilah yang terjadi

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Jadi, yang harus bertanggungjawab atas tulisan dokter ini siapa dong pak?

Dosen Pembimbing [sumber gambar]

Kalimat yang paling bikin sakit dan neyelekit adalah saat dosen bilang “Maaf, Anda siapa, ya?”

Dosen Pembimbing [sumber gambar]
Jadi, kamu dapetin dosen pembimbing yang mana? yang judes, baik, atau malah suka memberi support? Beri komentar di bawah ya guise!