Nama Tim Prabu begitu dikenal lewat tayangan dalam program 86 yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta di tanah air. Hal ini cukup beralasan. Mengingat, sepak terjangnya yang dikenal piawai dalam memburu sekaligus membekuk para pembuat onar di jalanan, terlihat gahar dengan seragam dan senjata laras panjang.

Dilansir dari news.detik.com, Tim Prabu yang merupakan tim khusus bentukan Polrestabes Bandung itu, merupakan sebuah unit khusus yang digunakan untuk memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), dan kejahatan jalanan lainnya. Sebagai kelompok pilihan, gaya dan perlengkapan tentu saja berbeda dengan kebanyakan Polisi pada umumnya.

Seperti yang ditulis oleh laman kumparan.com, Tim Prabu berisikan anggota-anggota Polri yang diambil dari beberapa fungsi kepolisian yang berada di bawah naungan Polrestabes Bandung. Mereka datang dari beberapa unsur seperti Laka Lintas, Reserse, Narkoba, dan Sabhara dengan jumlah 24 orang.

Maraknya aksi pembegalan dan kerusuhan yang kerap dilakukan oleh anggota geng motor, mendorong kepolisian untuk membentuk satuan khusus seperti Tim Prabu di atas. Dalam tugasnya menggulung para bandit jalanan, Tim Prabu yang sekilas terlihat seperti anggota SWAT ini dilengkapi dengan sejumlah peralatan untuk menunjang kegiatan mereka.

Motor supermoto Kawasaki D’Tracker 250 cc Tim Prabu [sumber gambar]
Laman news.detik .com menuliskan, Tim Prabu Polrestabes Bandung diberi fasilitas motor supermoto Kawasaki D’Tracker 250 cc sebanyak 15 unit. Hal ini cukup masuk akal. Terlebih, unit khusus tersebut kerap berjibaku dengan geng motor yang terkadang hendak kabur dan masuk ke dalam area-area tertentu yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda yang standar. Selain motor, Tim Prabu juga terlihat memakai helm pelindung, rompi anti-peluru dan senapan SS buatan Pindad.

Senada dengan Tim Prabu, Polri juga memiliki unit khusus lainnya yang bernama Jaguar. Sama-sam ditugaskan sebagai antibadit, pasukan yang satu ini berada di bawah Polresta Depok. Sumber dari laman kumparan.com menuliskan, Jaguar merupakan kependekan dari Tim Khusus Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Timsus Jaguar) sebagai penggebrak segala macam gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan aksi kejahatan jalanan.

Tim Jaguar [sumber gambar]
Tak jauh dengan Tim Prabu, pasukan Jaguar juga berjumlah 25 orang yang datang dari beberapa unsur kepolisian seperti Sabhara, Reserse dan Intel. Namun, mereka kini diperkuat oleh 17 orang seiring dengan penyusutan yang terjadi. Dalam aksinya, Tim Jaguar juga memakai helm layaknya pasukan taktis, rompi anti peluru dan dilengkapi senjata seperti Pindad SS dan beberapa berjenis Bullpup.

BACA JUGA: 4 Fakta Brimob yang Tak Kalah Gahar Dari SWAT Milik Amerika

Keberadaan Tim Prabu di atas, merupakan bentuk kepedulain dari pihak kepolisian untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Terlebih, angka kekerasan dan kejahatan di jalanan, juga dirasakan semakin rawan dan mengkhawatirkan. Sesuai semboyan kepolisian yang “Melayani, Melindungi, dan Mengayomi Masyarakat”, mereka hadir untuk membantu. Siap 86!