Pemerintah akhirnya menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020 setelah melalui sidang Isbat. Ini artinya, masyarakat sudah mulai bisa mempersiapkan keperluan dan kebutuhan berupa hewan kurban untuk perayaan tersebut. Tentu saja, ada tata cara khusus saat melakukan proses penyembelihan.

Mengingat situasi yang berada dalam kondisi pandemi Covid-19, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses penyembelihan hewan kurban bisa berjalan dengan baik. Tentunya dengan tetap memperhatikan cara-caranya sesuai syariat dan mematuhi protokol Covid-19, simak ulasannya berikut ini.

Memilih wilayah yang aman untuk proses penyembelihan

Ilustrasi mencari lokasi untuk proses penyembelihan hewan kurban [sumber gambar]
Syarat utama pemotongan hewan kurban saat Idul Adha adalah memilih wilayah atau lokasi yang aman. Jika termasuk zona hijau, kegiatan tetap bisa dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Namun jika berada di zona merah, proses pemotongan bisa diserahkan pada Rumah Potong Hewan (RPH) sekaligus proses pendistribusian.

Menyiapkan petugas khusus untuk penyembelihan

Ilustrasi petugas khusus untuk penyembelihan hewan kurban [sumber gambar]
Ada baiknya jika masyarakat di tiap-tiap wilayah menunjuk petugas khusus yang cakap dan amanah untuk melakukan proses penyembelihan. Selain meminimalisir penularan Covid-19, hal tersebut juga menjaga agar warga tidak berkerumun seperti halnya acara-acara pemotongan hewan saat Idul Adha biasanya.

Membatasi jumlah panitia kurban dan warga yang terlibat

Ilustrasi membatasi panitia yang terlibat [sumber gambar]
Membatasi jumlah panitia dan warga yang terlibat dalam proses pemotongan hewan kurban, juga bisa menjadi opsi yang dipilih. Selain itu, warga sekitar yang diketahui sedang sakit tidak diperbolehkan untuk hadir. Baik proses pemotongan hingga distribusi bisa dilakukan secara bertahap, mengingat keterbatasan jumlah tenaga yang ada.

Tetap menjaga jarak selama proses pemotongan hingga distribusi

Ilustrasi tetap menjaga jarak [sumber gambar]
Salah satu hal penting selama proses pemotongan hewan kurban adalah dengan cara tetap menjaga jarak antara satu dengan lainnya. Hindari berkerumun agar tidak menjadi jalan bagi penularan virus corona. Bisa juga panitia kurban menunjuk salah seorang petugas yang khusus untuk memastikan kesehatan peserta yang ada.

Protokol standar seperti masker dan cuci tangan tetap diperhatikan

Ilustrasi tetap menggunakan masker [sumber gambar]
Terakhir, hal-hal utama seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer tetap dilakukan. Bisa juga dengan tetap menggunakan peralatan pribadi seperti pisau, parang, dan sebagainya saat melakukan proses pemotongan. Hal-hal semacam ini sedikit banyak bisa membantu individu agar tidak tertular Covid-19.

BACA JUGA: 4 Alasan Mengapa Berkurban Bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja!

Perayaan Idul Adha pada tahun ini mungkin akan sedikit berbeda lantaran adanya pandemi Covid-19. Meski demikian, hal tersebut bukanlah menjadi penghalang untuk tetap melaksanakan ibadah dan menyembelih hewan kurban, asal tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah disepakati bersama.