Selain Lebah Ganteng, ada lagi satu nama yang cukup dikenal sebagai alih bahasa film berbagai genre yang kerap kita tonton, tak lain dan tak bukan, Pein Akatsuki. Bersyukurlah berkat mereka berdua kita semua para pemburu film bisa menikmati tontonan berkualitas tanpa harus memakai bahasa bathin karena tidak tau apa yang dibicarakan oleh aktornya.

Nah, kalau Lebah Ganteng mungkin sudah sering sekali diulas, termasuk oleh berbagai media ternama seperti Vice.com, sekarang kita akan fokus membahas sosok Pein Akatsuki yang kerap disebut sebagai rival sang Lebah, apakah begitu adanya? Nah, simak ulasan berikut deh biar kamu tau fakta sebenarnya.

Pemilihan nama Pein Akatsuki sebagai nama di balik layar

Kalau kamu menyaksikan serial Naruto, maka dipastikan tau dengan nama Pein Akatsuki. Yap, Pein di anime tersebut adalah tokoh jahat. Jelas berbeda dengan Pein sang subber yang merupakan pahlawan penyelamat kamu-kamu yang suka menonton low budget film versi indoxxi, ganool, ataupun pahe.in.

Translate-an Pein Akatsuki [Sumber gambar]
Sama seperti Lebah Ganteng, Pein pun memilih untuk bekerja di balik layar dan tidak dikenal oleh banyak orang. Dalam berbagai media sosialnya, ia menggambarkan diri sebagaimana wajah Pein Akatsuki jahat serial Naruto. Alasannya? Yah, mungkin agar terlihat cool, tak banyak bicara tapi bekerja kali ya~

Pein adalah seorang mahasiswa di salah satu kampus di Jawa Timur

Apakah Pein Akatsuki berasal dari Negeri Sakura? Tentu saja tidak, karena semua subtitle yang ia kerjakan berbahasa Indonesia. Mengutip hasil wawancara yang dilakukan Vice.com Bersama Lebah Ganteng, si Lebah ini mengatakan bahwa ia mengenal Pein Akatsuki. Pasalnya, keduanya sama-sama berdomisili di Jawa Timur. Nama Pein Akatsuki sendiri lebih dahulu dikenal sebelum Lebah Ganteng.

Ilustrasi Pein dan Lebah [Sumber gambar]
Meskipun ada yang menyebut keduanya sebagai ‘rival’, nyatanya Pein dan Lebah sering nonton bareng film yang sedang tayang di bioskop. Di media sosial Pein @paint_lapain, Lebah Ganteng juga sering muncul memberikan komentar lewat Instagramnya @ dokter_ngesot. Jadi, intinya, mereka teman ya, gaes.

Bagaimana cara Pein menerjemahkan bahasa asing ke dalam Bahasa Indonesia?

Kalau Lebah Ganteng mengakui jika ia menerjemahkan dengan dimasukkan langsung ke notepad. Selanjutnya, File srt-nya yang diterjemahin, setelah itu baru memakai software untuk mewarnai substitle. Intinya, penerjemahan tersebut manual. Nah, dari berbagai sumber yang ada, tidak satupun yang berhasil membongkar cara apa yang dipakai oleh Pein saat ia menerjemahkan.

Sub by Pein Akatsuki [Sumber gambar]
Tapi, yang jelas, karena sering bertemu dengan si Lebah, mereka mungkin menggunakan metode yang kurang lebih sama. Karena, tak ada mesin canggih yang bisa menerjemahkan bahasa manusia kecuali otak manusia itu sendiri bukan? Jika pun memakai software, maka itu tambahan dari hal yang memang tidak dipahami.

Berapa penghasilan yang didapat oleh Pein dari menerjemahkan film?

Bagi yang sering mendownload jerih payah Pein Akatsuki, untuk mendapatkan subtitle di situs subscene.com tak perlu merogoh kocek karena gratis tis tis. Tetapi, apakah Pein sendiri melakukan hal tersebut dengan sukarela? Jawabannya, Iya. Entah itu Lebah Ganteng ataupun Pein Akatsuki, keduanya bekerja dan tidak dibayar.

Blog Pein Akatsuki [Sumber gambar]
Pein Akatsuki sendiri bisa mendapatkan uang dari iklan yang ia pasang di blog pribadi (sebuah-dongeng.com). selain itu, Pein juga melayani request berbayar untuk kalian yang menginginkan subtitle sebuah film (yang setelah ubek-ubek internet tapi tak menemukan di manapun juga). Kontak yang bisa dihubungi juga disediakan, baik di blog ataupun instagramnya.

BACA JUGA: Lebah Ganteng dan Pein Akatsuki, Dua Sosok Penerjemah Film Tersohor Misterius di Indonesia

Jadi, bersyukurlah karena kehadiran om Pein Akatsuki ini membuat kita semua bisa menikmati film tanpa harus menerka-nerka apa maksud dari si aktor. Semoga ya, Pein dan semua yang bekerja sebagai subber –tanpa bayaran – ini terus diberikan waktu dan kesehatan, agar bisa terus membuat subtitle gratis untuk kita nikmati tentunya. Hehe.