Kreativitas orang-orang Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Misalnya saja hanya dengan berbekal bambu, apa pun bisa diolah menjadi sebuah barang yang bernilai seni tinggi sekaligus ekonomis. Hal inilah yang dilakukan oleh Jatnika Nanggamiharja, warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berkat tangan kreatif dan inovasinya yang luar biasa, ia mampu mengolah bambu menjadi sebuah sepeda yang dijual dengan nilai fantastis. Hasil karyanya itu bahkan telah menembus pasar ekspor di Eropa hingga Amerika Serikat. Bukan hanya soal sepeda, tapi ada banyak nilai seni dalam prosesnya yang rumit dan tidak sembarang dilakukan.

Merasa tertantang menjadi awal ketertarikan untuk menciptakan sepeda bambu

Sepeda bambu Jatnika [sumber gambar]
Sepeda bambu yang dibuat oleh Jatnika bukanlah sebuah kebetulan. Ide tersebut muncul lantaran dirinya merasa tertantang setelah negara lain sukses membuat sepeda bambu. Dari sana, Jatnika merasa dirinya juga harus bisa lantaran Indonesia memiliki banyak tanaman bambu berkualitas dan mudah ditemukan.

Proses pengolahan bambu yang rumit dan tidak sembarangan dilakukan

Proses pemilihan bambu dan direndam dalam ramuan khusus [sumber gambar]
Bambu yang digunakan Jatinika untuk rangka sepeda juga diolah dengan proses yang rumit dan tidak sembarangan. Kualitas bambu terbaik menjadi pilihan yang utama. Ia juga menggunakan 21 ramuan herbal khusus untuk merendam bambu yang memakan waktu selama 3 minggu. Setelahnya, barulah proses produksi dimulai. Untuk 1 unit sepeda bambu siap pakai, dibutuhkan waktu pembuatan selama satu bulan lebih.

Sepeda bambu yang memiliki nilai seni sekaligus ekonomis tinggi

Sepeda bambu Jatnika yang memiliki nilai seni dan dihargai sangat tinggi [sumber gambar]
Salah satu hal yang menarik adalah, sepeda bambu tersebut dirancang oleh rekan-rekan Jatnika yang memiliki latar belakang sebagai tenaga ahli di industri penerbangan. Tak heran jika kendaraan roda dua tersebut memiliki nilai seni yang tinggi. Selain itu, sepeda bambu yang telah diproduksi dibanderol dengan harga antara Rp10 juta hingga Rp25 juta. Sesuai dengan tingkat kerumitan yang ada.

Sukses merambah pasar Eropa dan Amerika Serikat

Sepeda bambu yang sukses menembus pasar Eropa dan Amerika Serikat [sumber gambar]
Semua kelebihan tersebut membuat sepeda bambu produksi Jatnika sangat diminati hingga ke luar negeri. Jenis yang dibuat menyesuaikan dengan pemesannya, yakni fixie maupun mountain bike. Keunggulan lainnya adalah, bahan bambu yang digunakan lebih awet lantaran memiliki ribuan serat dengan kemampuan menahan beban maupun benturan.

Potensi bambu yang bisa diolah dengan kreativitas

Sepeda bambu yang menjadi salah satu keberhasilan sebuah inovasi dan kreativitas [sumber gambar]
Bagi Jatnika pribadi, sepeda bambu produksinya diharapkan mampu memacu pertumbuhan industri kreatif di Indonesia untuk berani bersaing di tingkat internasional. Ada banyak potensi yang bisa digali di sana. Salah satu yang mengekor sukses adalah produsen gitar yang terbuat dari bambu, maupun bentuk kerajinan berbasis kreatif lainnya.

BACA JUGA: Perjuangan Kakek Kreatif yang Sukses Ubah Bambu Menjadi Gitar Kelas Dewa

Bambu kini bukan hanya dilihat sebagai material untuk bangunan semata. Lebih dari itu, tanaman tersebut mampu memberikan nilai tambah lewat sentuhan inovasi dan kreativitas. Salah satunya seperti kisah Jatnika di atas yang sukses membuat sepeda dari rangka bambu hingga menembus pasar luar negeri. Luar biasa ya Sahabat Boombastis.