Tak hanya di negara kita saja tingkah warganya aneh-aneh, di negara tetangga, Thailand pun banyak orang yang melakukan hal yang di luar batas fikiran kita. Seperti yang pernah viral beberapa waktu lalu, di mana seorang pria yang berstatus penjahat bersembunyi di tempat tak terduga. Ceritanya terkesan biasa mungkin, tapi ada yang sangat unik di sini.

Yup, yang aneh di sini adalah tempat bersembunyinya karena si penjahat ini memilih di spot yang salah. Awalnya si pria ini pede kalau tidak akan tertangkap polisi. Sampai akhirnya ia menyerah sendiri gara-gara tempat sembunyinya begitu buruk. Simak cerita berikut ini biar kita bisa ambil pelajarannya hehehe.

Awalnya menghindari tilang polisi

Awalnya menghindari tilang polisi [sumber gambar]
Namanya Sopha Ardjalee (46), kejadian ini sendiri terjadi beberapa bulan yang lalu. Tepatnya, Juni 2019. Saat itu, Ardjalee dihentikan petugas polisi setelah kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor di sekitar provinsi Samut Prakan, Thailand tengah. Awalnya polisi berniat akan menilang pria tersebut. Namun, malang nasibnya saat polisi menggeledah saku Ardjalee, pihak berwajib tersebut menemukan benda lain yaitu sabu-sabu. Akhirnya, Ardjalee mendapatkan vonis hukuman ganda, karena melanggar aturan lalu lintas dan menggunakan narkotika.

Menghindari kejaran polisi

Menghindari kejaran polisi [sumber gambar]
Layaknya naluri seorang penjahat, Ardjalee berusaha keras melepaskan diri dari polisi. Ia kemudian menjatuhkan dirinya ke tanah dan merangkak. Polisi sempat melakukan pengejaran, menarik bajunya hingga robek, namun Ardjalee bergerak lebih cepat hingga ia masuk ke dalam lubang saluran pembuangan alias selokan. Polisi yang berusaha mengejar akhirnya harus kehilangan sosok penjahat itu. Anehnya, polisi juga tak berusaha untuk mengajar Ardjalee masuk got. Takut seragamnya kotor dan bau paling ya, Ehe.

Tertangkap setelah 24 jam berlalu

Tertangkap setelah 24 jam berlalu [sumber gambar]
Unik sekali kasus ini, karena merasa tak mampu menangani Ardjalee sendiri. Polisi akhirnya meminta bantuan kepada relawan untuk mencari di manakah pria tersebut berada. Setelah 24 jam berlalu, Ardjalee bisa ditarik keluar oleh tim relawan. Kondisinya sungguh memprihatinkan, tubuh pria itu sudah tertutup dengan kotoran lumpur berwarna hitam hingga ke bagian wajahnya. Jangan tanya baunya seperti apa ya, pasti sangat menyengat. Si penjahat ini sudah mirip seperti belut yang baru ditangkap. “Saya sangat lapar dan haus. Baunya sangat busuk. Saya pikir saya tidak akan bisa keluar hidup-hidup”, ujarnya seperti melansir laman kompas.com. Duh, makanya Bang, siapa suruh sembunyi di got, ya gitu baunya.

Dibawa ke rumah sakit dan diperiksa

Dibawa ke rumah sakit dan diperiksa [sumber gambar]
Setelah itu, Inspektur Polisi Phra Pradaeng, Letnan Kolonel Sanyan Phuphanna menjelaskan bahwa tersangka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan fisik. “Kami membawanya untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan memastikan dia tidak terluka selama pelarian,” ujar sang polisi mengutip dari Mirror Online. Ya, mungkin jika ia tidak melarikan diri, ia tentu akan baik-baik saja. Dengan kondisi got yang kotor dan bau, tak menutup kemungkinan kan seseorang bisa meninggal di dalamnya.

BACA JUGA: 4 Fakta Tentang Budaya ‘Titip’ Saat Sidang Tilang di Indonesia

Menjadi pelajaran untuk kita semua, tak ada gunanya lari dari kesalahan. Hadapi saja, maka akan ada jalan keluar dan solusi. Kalau memang harus mendekam di penjara dan menerima hukuman, ya itu memang ganjarannya karena kamu sudah melakukan hal yang salah. Kalau kamu benar mah, tak ada polisi atau pihak berwajib yang mau berurusan denganmu.