Menduduki posisi sebagai anggota dewan memang menjadi impian banyak orang. Tak heran jika musim pemilihan tengah berlangsung, banyak dari para calonnya yang bertarung habis-habisan dengan menggelontorkan dana untuk menjadi pemenangnya. Namun, apa yang berhasil diraih oleh pria bernama Antonius Yogo Prabowo sungguh di luar dugaan.

Meski latar belakang profesinya sebagai satpam dan cleaning service, dirinya sukses meraup perolehan suara yang kemudian mengantarkannya duduk di kursi dewan. Dengan bermodal aktif di keorganisasian dan menggadaikan sepeda motornya, ia kini sukses meraih sebuah posisi yang menjadi impian banyak orang. Seperti apa kisah suksesnya? Simak ulasan berikut.

Bekerja sebagai satpam dan cleaning service sebelum terjun ke dunia politik

Mantan satpam yang maju sebagai caleg lewat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) [sumber gambar]
Sebelum terjun ke dunia politik, Yogo sempat bekerja sebagai Satpam selama 13 tahun di berbagai instansi. Dilansir dari news.detik.com, pria yang maju lewat Dapil Kecamatan Jebres ini bakan juga pernah melakoni profesi sebagai cleaning service. Meski demikian, hal tersebut tak mengurungkan semangatnya untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. “Saya pernah menjadi satpam, petugas cleaning service, terakhir di bagian umum RS Panti Waluyo membawahi ratusan karyawan. Karena sekarang sibuk pemilu, saya keluar dari RS,” ujarnya.

Terapkan strategi antimainstream yang membuatnya lolos menjadi anggota dewan

Bersama para pendukungnya [sumber gambar]
Yogo yang menjadikan rumahnya sebagai basis perkumpulan bagi pendukungnya, mengunakan cara yang mungkin tak terpikirkan oleh para caleg saingannya. Bukan dengan biaya miliaran, tapi pendekatan dan keahliannya selama berorganisasi. Terlebih, dirinya pernah ikut menjadi anggota karang taruna, pramuka, komunitas pecinta alam, dan terutama pemuda gereja. Lewat cara ini, Yogo banyak merangkul komunitas gim mobile legend dan bulutangkis yang memang tak tersentuh politik. Dari sinilah ia mendulang suara.

Sukses terpilih menjadi anggota DPRD dengan raihan tiga ribu saya

Tak hanya lewat pendekatan organisasi, Yogo juga mengeluarkan uang untuk membiayai pencalonannya. Bermodal uang Rp 5 juta hasil gadai motor trail dan sejumlah uang tabungannya, Yogo nekat maju menjadi caleg. Bahkan hingga masa kampanye, Yogo mengaku hanya menghabiskan dana sekitar Rp 12 juta. Ia juga sempat memanfaatkan keahliannya di bidang hidroponik untuk menarik minat ibu-ibu PKK di sekitar kampung, baik lewat pelatihan maupun pendampingan. Hasilnya pun luar biasa. Dikutip dari news.detik.com, Yogo diprediksi memperoleh 4 persen suara atau sekitar 3 ribuan suara di Dapil Jebres.

BACA JUGA: Kisah Kepala Desa yang Sukses Ubah Desa Miskin Menjadi Ladang Uang Milyaran Rupiah

Kisah Antonius Yogo Prabowo di atas, membuktikan bahwa menjadi anggota dewan tak harus membuang banyak biaya hingga miliaran rupiah. Alih-alih mengandalkan uang, ia menggunakan pengalamannya selama ikut berorganisasi untuk meraih simpati dan suara dari masyarakat. Bahkan dari lapisan yang selama ini tak tersentuh politik. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?