Berita kematian public figure kembali menghebohkan dunia. Kali ini, nama Rowan Atkinson, aktor yang memerankan karakter legendaris Mr. Bean, menjadi korban. Ini bukan pertama kalinya nama Rowan Atkinson dikabarkan meninggal dunia, pada tahun 2016 lalu berita hoaks juga menimpa dirinya.

Menurut laman dailymail.co.uk, berita kematian Rowan Atkinson, yang berupa sebuah video ini, merupakan penyebaran virus dalam komputer. Sekali klik, virus akan tersebar dan mengambil data-data pribadi dalam komputer kalian. Meskipun motifnya berbeda dengan Rowan Atkinson, 6 public figure Indonesia ini juga pernah mengalami berita hoaks mengenai kematiannya.

BJ Habibie, dikabarkan meninggal ketika menjalani pengobatan di Jerman

Hoax BJ Habibie Meninggal [sumber gambar]
Sesaat setelah Hasri Ainun Habibie meninggal dunia, kondisi kesehatan mantan Presiden RI ke-3 tersebut menurun. Ia bolak-balik dilarikan ke rumah sakit hingga puncaknya pada tahun 2016 lalu. Ia dirawat di rumah sakit Jerman dan kondisinya berangsur membaik. Bahkan, akun twitter @habibiecenter menyatakan bahwa kondisinya baik dan sedang mengajar di Munich dan Muenster. Pada Maret 2018 lalu, ia kembali dikabarkan meninggal dunia. Namun, sebagai gantinya, BJ Habibie malah mengunggah fotonya sedang gym.

Manohara, bukan pertama kali juga diisukan meninggal dunia

Hoax Manohara Meninggal [sumber gambar]
Sama seperti nasib BJ Habibie, berita hoaks mengenai kematian Manohara juga terjadi berulang kali. Hal tersebut didasari pada kasus KDRT pada pernikahannya ketika masih berusia 17 tahun. Banyal masyarakat yang bersimpati padanya sehingga percaya begitu saja jika ia dinyatakan meninggal dunia. Kedua kalinya, terjadi pada tahun 2016. Ia diisukan overdosis di sebuah klub dan sempat dilarikan ke rumah sakit di kawasan Jakarta Pusat, namun nyawanya tak tertolong, dikutip dari brilio.net. Setelahnya, Manohara mengunggah fotonya di akun instagram pribadinya dan menyatakan dirinya baik-baik saja.

Fatin, berita kematian direkayasa hingga ada fotonya

Hoax Fatin Meninggal [sumber gambar]
Entah ulah siapa, tetapi isu kematian Fatin Shidqia Lubis, juara pertama pada X Factor Indonesia musim kesatu muncul ketika dirinya sedang naik daun. Ia dikabarkan meninggal dunia karena kecelakaan. Bahkan, foto kecelakaannya pun beredar di dunia maya. Banyak kerabat yang seketika itu menghubunginya. Pada akhirnya, ia melakukan klarifikasi lewat akun twitter pribadinya bahwa berita tersebut hoaks dan meminta para fans tidak khawatir.

Iwan Fals, jengkel dikabarkan meninggal terus-menerus

Tak berbeda dari BJ Habibie dan Manohara, Iwan Fals juga bukan pertama kali dikabarkan meninggal. Ia sampai menyatakan dirinya jengkel, mulai dari tahun 2012 hingga 2014 berita kematiannya tak kunjung reda. Berita hoaks tentang kematian Iwan Fals kembali tersebar di broadcast message pada aplikasi WhatsApp pada tahun 2016. Penyebab utamanya adalah karena Iwan Fals sempat mengucapkan kata-kata yang bernada perpisahan.

Mario Teguh, diisukan meninggal dunia karena serangan jantung

Mario Teguh [sumber gambar]
Tak hanya artis maupun mantan presiden, berita kematian palsu juga sempat menghampiri motivator hits, Mario Teguh. Isu tersebut tersebar pada tahun 2016 satu tahun sebelum problemanya dengan putra pertamanya, Ario Kiswinar merebak ke publik. Mario Teguh diisukan mengidap serangan jantung hingga nyawanya tak terolong.

Aa Gym, disebut nyawanya tak terolong usai beberapa hari di rumah sakit

Hoax Aa Gym Meninggal [sumber gambar]
Pada tahun 2016 lalu, Aa Gym memang dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Namun, karena jarang tampil di televisi, banyak orang mengira dirinya menderita penyakit serius dan nyawanya tak terolong. Isu tersebut tersebar di media sosial dengan sangat cepat. Untungnya, Aa Gym segera mengonfirmasinya lewat akun instagram pribadinya dan menulis bahwa dirinya bersyukur masih diberikan kesehatan.

Melalui kisah 7 public figure di atas, kita bisa mengambil hikmahnya bahwa Indonesia sedang darurat hoaks. Memang berita palsu tak dapat ditangani peredarannya, tetapi jika kita cukup bijak untuk memilih dan memilah mana yang benar dan tidak, alangkah lebih baiknya.