Siapapun yang mendengar PUBG, pasti tahu dengan perjalanan gim satu ini. Berawal dari gim yang disukai anak-anak lalu merambah ke semua umur. Kemudian banyak berita mengejutkan tentang PUBG yang ternyata menginspirasi anak-anak di bawah umur untuk melakukan hal serupa dengan karakter di gim tersebut. Sehingga membuat citra dari permainan ini turun drastis dan berakibat diblokir di beberapa negara.

Menyedihkan memang, karena gim ini sebenarnya memiliki kelebihan seperti melatih konsentrasi, berpikir untuk mengatur rencana dan bisa menjadi sarana untuk menambah teman. Namun, kalian para pecinta gim jangan khawatir dengan adanya kabar kalau PUBG berpengaruh buruk pada penggunanya. Pasalnya, gim battle royale tersebut bisa membawa dampak positif kok. Seperti menginspirasi beberapa orang di bawah ini untuk lakukan hal baik.

Menjadi tema untuk pemotretan prewedding

Kita pasti sering melihat foto prewedding dengan tema laut, hutan, gunung dan sebagainya. Tapi, kali ini, pasangan bernama Sonali Bomble dan Aakash B. Jain melakukan pemotretan dengan tema berbeda nih. Yaitu bertema PUBG sehingga mereka memakai pakaian perang lengkap dengan helm dan pistol.

Pemotretan prewedding [Sumber Gambar]
Foto ini diambil oleh Harsh Salvi Photography dan diunggah dalam akun Facebooknya. Tak butuh waktu lama, foto-foto prewed unik pun menjadi viral dan mencuri perhatian publik khususnya para gamers. Mau enggak kalian foto prewed seperti pasangan asal India ini? Tapi ingat, cari pasangannya dulu ya…

Film berjudul “Target” besutan Raditya Dika terinspirasi dari PUBG

Siapa yang tidak kenal dengan Raditya Dika? Komika terkenal yang kini merambah ke dunia youtube dan perfilman. Nah, omong-omong soal film yang disutradarai oleh Raditya Dika, ternyata banyak hal menarik nih.

Salah satunya film berjudul Target yang rilis tanggal 15 Juni 2018 lalu. Ternyata, dilansir dari brilio.net, film ini terinspirasi oleh PUBG yang sering suami dari Anisa Azizah tersebut mainkan. Maka dari itu, filmnya tak jauh-jauh dari permainan dan menembak musuh.

Xiaomi yang membuat gim berjudul Survival Game

Di akhir tahun 2018 lalu, vendor smartphone ternama China yaitu Xiaomi mengumumkan hal mengejutkan. Dilansir dari infokomputer.com, perusahaan tersebut tengah membuat gim battle royale bernama Survival Game. Di mana gim tersebut dibuat lantaran permainan dengan tema battle royale sedang laris-larisnya saat ini. Contohnya saja PUBG yang mendapatkan pencapaian lebih dari 100 juta kali unduh dalam kurun waktu satu tahun.

Survival Game [Sumber Gambar]
Nah, di Januari 2019 kemarin, Survival Game sudah selesai dibuat. Dengan ukurannya yang relatif kecil daripada PUBG yaitu 185 MB, Xiaomi yakin Survival Game bisa banyak dimainkan masyarakat. Tapi sayangnya nih, kita di Indonesia tidak bisa menikmatinya. Pasalnya, Survival Game hanya dibuat untuk warga India yang merupakan negara terbesar kedua pemasaran Xiaomi setelah China.

Memberi nama anak dari lokasi yang ada di PUBG

Tak kalah unik dari tiga poin di atas, PUBG ternyata telah menginspirasi seorang bapak-bapak. Dikutip dari grup PUBG Mobile Indonesia, akun facebook Muhammad Faysal bercerita jika nama anaknya terinspirasi dari gim battle royale tersebut. Namanya adalah Yasnaya, di mana itu merupakan tempat meletakkan senjata yang ada di dalam gim PUBG.

Nama anak terinspirasi PUBG [Sumber Gambar]
Postingan tersebut pun mendapat sorotan dari warganet. Menurut warganet, lelaki ini sangat lucu karena ada saja ide untuk menamakan anaknya dari gim PUBG. Bahkan postingan Faysal sampai diposting oleh akun official dari PUBG Mobile lho. Pihak PUBG juga sudah menyiapkan hadiah khusus untuk ayah dari Yasnaya ini. Kalau terinspirasi dari game PUBG, kamu bakal kasih nama anakmu apa nih? Apakah Pochinki?

BACA JUGA : Melihat Alasan Pelarangan PUBG di Seluruh Dunia yang Ternyata Lebih ‘Kejam’ dari Indonesia

Gim PUBG yang awalnya dipandang rendah oleh orang-orang, ternyata bisa memberi dampak positif juga. Seperti orang-orang di atas yang terinspirasi oleh gim ternama satu ini. Jadi, bisa dikatakan kalau sebuah permainan itu tak selamanya memberikan dampak. Sebab, itu semua tergantung dari pemainnya itu sendiri.