Tidak bisa dimungkiri lagi kalau ISIS telah menjadi bencana global yang membuat banyak orang jadi menderita. Organisasi ini membuat banyak sekali kekacauan di seluruh dunia dalam bentuk serangan bom, serangan senapan, penculikan, hingga melakukan proganda yang sangat menyesatkan namun dipercaya oleh banyak orang yang memiliki sentimen negatif pada kelompok tertentu, misal pemerintah Amerika.

Dewasa ini, ISIS tidak hanya lagi menggunakan serangan secara fisik saja. Mereka juga menggunakan serangan melalui perang proksi yang tidak kalah mengerikan. Berikut beberapa propaganda yang dilakukan oleh ISIS dan anggota-anggotanya yang menyebar di seluruh dunia.

1. Berusaha Menginspirasi Individu untuk Melakukan Serangan

ISIS mulai memengaruhi pikiran banyak orang untuk melakukan serangan kepada yang dianggap sebagai kafir atau sesat. Untuk melakukan hal ini, ISIS mulai membuat majalah-majalah yang didistribusikam ke semua orang di seluruh dunia. Mereka yang memang punya jiwa pemberontak akan terobsesi untuk melakukan penyerangan dengan dorongan masuk surga.

Artikel Lainnya
Lindswell Kwok Jadi Peraih Emas Kedua, 15 Netizen Twitter Ini Ndagel Tentang Dirinya
70 Tahun Berada dalam Konflik, Ini Momen Bersejarah Saat Korea Mengusung Bendera Persatuan

Majalah ISIS [image source]
Majalah ISIS [image source]
ISIS memberikan beberapa taktik penyerangan dalam majalah yang dibuatnya. Siapa saja yang ingin jadi anggota organisasi ini tinggal melakukan aksi seperti yang ada di dalam buku. Oh ya, satu hal lagi yang harus diketahui oleh banyak orang. Terorisme tidak harus dengan senapan atau bom. Melakukan penyerangan dengan pisau atau menubruk orang dengan mobil juga termasuk di dalamnya.

2. Menargetkan Pemuda Menengah ke Bawah yang Kesepian

ISIS berusaha menaikkan derajat dar orang-orang yang merasa hidupnya telah hancur. Dengan propaganda yang diberikan, ISIS berusaha membuat orang itu sebagian main attacker dengan propaganda yang kuat. ISIS berusaha menguat mental mereka agar mau melakukan pembunuhan kepada mereka yang tidak beragama agar bisa masuk surga.

Pemuda ISIS [image source]
Pemuda ISIS [image source]
Propaganda yang dilakukan oleh ISIS ini menyebabkan banyak pemuda kesepian dan merasa gagal dalam hidupnya jadi bangkit. Biasanya mereka akan berubah menjadi brutal. Apa saja yang diperintahkan akan dilakukan meski harus melakukan penembakan dan juga memasang bom di tubuhnya agar meledak.

3. Menggunakan Cerita pada Film untuk Latar Belakang Pahlawannya

Salah satu hal yang sangat memotivasi seseorang menjadi seorang pasukan dari ISIS adalah adanya cerita yang menggugah jiwa. ISIS sengaja membuat cerita yang menggugah jiwa dari para punggawanya yang telah meninggal dunia. Mereka akan menuliskan profil kehidupannya yang sangat menggugah dan membuat banyak orang ingin melakukannya juga.

Cerita ISIS [image source]
Cerita ISIS [image source]
Apa saja yang ada di dalam ISIS seperti setingan dan hanya digunakan untuk mengelabui banyak orang. Mereka tidak peduli siapa saja akan masuk ke dalam organisasi. Selama cerita-cerita fiksi itu bisa menarik banyak orang, ISIS tidak akan sampai kehilangan banyak tentara yang mati dalam aksi penyerangan.

4. Membuat Game Berbasis Teroris

Propaganda terakhir yang dilakukan oleh ISIS adalah dengan membuat video game bertema terorisme. Mereka membuat permainan tentang bagaimana cara menghancurkan sebuah kota dengan cara yang bermacam-macam. Dalam game itu juga menargetkan seberapa banyak penduduk yang akhirnya mati akibat serangan yang dilakukan.

Ilustrasi game [image source]
Ilustrasi game [image source]
ISIS berusaha mengajarkan pada generasi muda bahwa melakukan serangan itu sangat menyenangkan. Terlebih kalau bisa menggunakan alat-alat canggih semisal bom yang daya ledaknya tinggi atau senapa mesin yang mematikan. Dengan game seperti ini, individu yang masih belum dewasa akan mau saja mengikuti apa yang dilakukan ISIS dengan alasan menyenangkan.

Inilah beberapa propaganda ngeri yang sedang dilancarkan oleh ISIS. Semoga rakyat Indonesia tidak ada yang terpengaruh dan menjadi teroris yang membuta banyak orang menderita.