Sosok dokter Reisa Broto Asmoro kini tengah menjadi perbincangan hangat setelah dirinya dikabarkan bergabung ke dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Posisinya adalah sebagai jubir yang mengisi posisi anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Pusat.

Sebelumnya, dokter Reisa dikenal lewat acara DR Oz Indonesia yang dipandunya sejak 2013 silam. Latar belakangnya adalah sebagai lulusan kedokteran, di samping itu ia sempat menjadi ahli forensik yang pernah menangani korban jatuhnya pesawat Shukoi hingga Bom di Jakarta. Selengkapnya, simak ulasan Boombastis berikut ini.

Familiar di layar kaca sebagai pemandu acara DR Oz Indonesia

Wajah cantik dokter Reisa Broto Asmoro dikenal familiar lewat acara DR Oz Indonesia yang dipandunya sejak 2013 silam. Wanita kelahiran Malang, 28 Desember 1985 itu juga menjadi pembawa acara di sejumlah acara hiburan dan edukasi di stasiun televisi seperti soal parenting di Ibu Pintar Trans TV, hingga aktif berbagi informasi soal kecantikan lewat podcast Spotify dan saluran YouTube-nya.

Memiliki prestasi di ajang kecantikan tingkat nasional maupun internasional

Memiliki prestasi di bidang modeling [sumber gambar]
Tak banyak yang tahu jika dokter Reisa ternyata memiliki sederet prestasi yang membanggakan di bidang modeling. Pada ajang kecantikan Putri Indonesia pada tahun 2010 lalu, ia berhasil menyabet gelar sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2010, mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta. Di ranah internasional, wanita yang pernah menjadi Gadis Sampul itu sukses merengkuh posisi runner-up di ajang Miss Internasional Indonesia 2011.

Lulusan Fakultas Kedokteran UPH yang sempat menjadi ahli forensik

Lulusan Fakultas Kedokteran UPH yang pernah menjadi ahli forensik [sumber gambar]
Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan pada tahun 2009, dokter Reisa sempat bekerja sebagai tenaga medis di bidang forensik Rumah Sakit Polri Raden Said Soekanto Kramat Jati. Posisinya sebagai ahli forensik, membuat dirinya ditunjuk untuk menangani korban bom dan kecelakaan pesawat Shukoi sebagai anggota Disaster Victim Identification (DVI).

Ditunjuk sebagai Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Pusat

Penunjukan dokter Reisa sebagai anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Pusat, diperkenalkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, secara resmi dalam konferensi pers pada Senin, 8 Juni 2020. Dengan bergabungnya dokter Reisa ke dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ia akan tampil di depan umum mendampingi Jubir Achmad Yurianto.

BACA JUGA: Anies Sampai Menkes Terawan, 5 Tokoh Ini Paling jadi Sorotan Saat Corona Mewabah di Indonesia

Ke depannya, dokter Reisa Broto Asmoro akan tampil di hadapan publik untuk menyampaikan pesan-pesan yang bersifat edukasi tentang pencegahan Covid-19 ke masyarakat luas. Semoga saja, keberadaannya bisa menjadi sumber informasi yang tepat dan bermanfaat bagi banyak orang di Indonesia. Selamat bertugas ya dokter Reisa.