Kalau ngebahas soal pria yang tinggal di hutan selama puluhan tahun, mungkin kita bakal teringat sama film Tarzan. Iya, kan? Hidup jauh dari pengapnya perkotaan, damai dengan para binatang. Tapi nyatanya, jika kita yang menjalahi hidup seperti itu, apakah kuat? Jangankan bisa lepas dari dunia kota, jauh dari HP saja rasanya nggak sanggup.

Selama ini, pasti kita berpikir bahwa Tarzan di dunia nyata tidaklah ada. Tapi ternyata, di zaman modern ini, masih benar-benar ada manusia yang hidup di hutan belantara selama bertahun-tahun. Nggak tanggung-tanggung, orang pria tersebut sudah menghabiskan sekitar 41 tahun di hutan. Berikut ini adalah ulasan selengkapnya tentang si Tarzan di dunia nyata tersebut.

Ho Van Lang sudah tinggal di hutan sejak usia balita

Ho Van Lang [sumber gambar]
Sama halnya dengan Tarzan, pria bernama Ho Van Lang juga mulai tinggal di hutan distrik Tay Tra Vietnam sejak ia berusia sekitar 2 atau 3 tahun. Namun, sedikit berbeda dengan Tarzan, Ho Van Lang tak begitu saja dilepas seorang diri dan dipelihara oleh binatang. Namun, ia tinggal bersama dengan ayahnya yang bernama Ho Van Thanh yang saat ini sudah berusia 85 tahun. Fenomena bertahan hidup di tengah hutan selama itu tentu saja membuat banyak orang merasa heran. Namun nyatanya, mereka memang mampu bertahan, bahkan memilih untuk mengasingkan diri di hutan.

Awal mula tinggal di hutan untuk menghindari perang

Ho Van Lang makan hewan hutan [sumber gambar]
Pada awalnya, Ho Van Thanh menjalani hidup yang normal bersama keluarganya di dusun Tra Krem, Vietnam. Namun, semua berubah saat terjadi insiden peperangan. Siapa yang nggak panik saat terjadi perang? Begitu pula dengan Ho Van Thanh. Saat itu, ibu dan juga beberapa saudaranya juga jadi korban tewas akibat peperangan. Karena shock, akhirnya Ho Van Thanh memutuskan untuk melarikan diri ke hutan lebat di distrik Tay Tra distrik, Provinsi Quang Ngai.

Belajar beradaptasi dengan alam

Ho Van Lang [sumber gambar]
Sejak tinggal di hutan, Ho Van Thanh dan anaknya sudah dinyatakan hilang. Dan memang, keduanya memilih hidup hingga berpuluh tahun lamanya tanpa ada rencana kembali dengan kehidupan normal. Toh, di hutan, mereka bisa dengan cepat beradaptasi. Mereka langsung belajar cara untuk berburu untuk makan. Mereka membangun rumah ala kadarnya. Setiap hari, Ho Van Lang dan juga ayahnya memakan buah dan singkong dari hutan. Tak hanya menikmati hasilnya, mereka juga menanam jagung dan mencari hewan buruan. Sementara untuk pakaian, mereka mengenakan cawan yang terbuat dari kulit kayu.

Baru ditemukan oleh orang lain di tahun 2013

Ho Van Lang dan sang Ayah [sumber gambar]
Selama empat dekade, Ho Van Lang dan ayahnya tinggal di hutan dan sama sekali tidak beradaptasi dengan manusia lainnya. Saat pertama kali ditemukan oleh pemburu di tahun 2013, mereka juga menggunakan bahasa yang sangat aneh. Meski ada beberapa bahasa yang masih dimengerti, namun cara mereka bicara sudah berbeda. Para pemburu pun memberitahukan kondisi kedua orang ini pada pemerintah, hingga akhirnya kedua orang ini bisa tinggal di rumah kecil yang lokasinya tak begitu jauh dari rumah hutan mereka. Meski begitu, keduanya masih kerap mengunjungi rumah gubuk mereka yang ada di hutan.

BACA JUGA: Tippi Degre, ‘Tarzan’ Sungguhan yang Hidup di Hutan Afrika

Itulah kisah Tarzan di dunia nyata. Bukti bahwa apa pun keadaannya, bagaimana pun tempat tinggalnya, Tuhan akan selalu menjamin rezeki pada setiap makhluk ciptaan-Nya. Semoga saat menyimak cerita di atas, kita bisa lebih bersyukur.