Baru-baru ini, sosok Achmad Zaky yang merupakan pendiri Bukalapak menjadi perbincangan lantaran cuitannya di media sosial dipermasalahkan oleh beberapa pihak. Dilansir dari cnnindonesia.com, hal ini berasal dari status di akun Twitter resmi miliknya soal dana riset soal industri 4.0 yang dinilai kurang. Meski akhirnya banyak menimbulkan kontroversi di sana-sini, Pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986 itu memiliki jasa yang sangat besar pada Indonesia. Khususnya di bidang industri berbasis teknologi. Tak hanya menyediakan situs e-commerce bagi masyarakat untuk berjualan, beberapa prestasinya di bawah ini juga membuktikan kehebatan sosok muda dari seorang Achmad Zaky.

Perkembangan bisnis teknologi Indonesia dikenal luas berkat peringkat Unicorn Bukalapak

Sukses menjadi startup unicorn [sumber gambar]

Tak hanya populer di Indonesia, Bukalapak juga masuk sebagai perusahaan digital yang telah mencapai tahapan Unicorn, sebuah istilah yang merujuk pada startup dengan valuasi mencapai 1 miliar dollar AS atau setara Rp 14,2 triliun. Dilansir dari tekno.kompas.com, Bukalapak menjadi Unicorn ke-empat di Indonesia selain Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia. Alhasil, nama situs e-commerce yang didrikan oleh Achmad Zaky itu dikenal luas secara internasional.

Banyak membantu UKM naik kelas dengan berjualan secara digital

Bukalapak bantu UKM naik kelas [sumber gambar]

Selain keberhasilannya mencapai peringkat Unicorn, Zaky juga mendorong Bukalapak agar senantiasa terus berkembang dengan memberdayakan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Laman cnnindonesia.com menuliskan, Bukalapak ingin terus mendorong para pemilik usaha tersebut untuk naik kelas dan berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi nasional. Dikutip dari tekno.kompas.com, ada sekitar 2,2 juta pedagang yang diklaim oleh Bukalapak untuk berjualan di aplikasinya.

Dirikan pusat Rnd yang banyak menggaet talenta-talenta hebat di industri teknologi

Kantor Bukalapak [sumber gambar]

Untuk mendukung perkembangan usaha dan menggaet talenta-talenta lokal yang berkualitas, Achmad Zaky lewat Bukalapak miliknya telah membangun pusat riset (Rnd) terbesar di Bandung. Seperti yang ditulis oleh cnnindonesia.com, Zaky memproyeksikan 30 persen hingga 50 persen engineer activity Bukalapak akan berasal dari fasilitas miliki mereka. Di mana perusahaan e-commerce itu akan memberdayakan talenta lokal dengan merekrut mereka sebagai bagian dari SDM Bukalapak.

Sukses gaet investor lewat Bukalapak yang ikut menggerakkan roda perekonomian

Sukses gaet banyak investor [sumber gambar]

Perkembangan Bukalapak yang pesat, tak lepas dari kerja keras para pendiri dan Sumber Daya Manusia (SDM) di dalamnya. Tak hanya itu, kesuksesan dari perusahaan yang didirikan oleh Achmad Zaky itu juaga datang dari para investor di dalamnya. Seperti yang ditulis dari cnbcindonesia.com, pendanaan datang dari 500 Startups merupakan venture capital yang bermarkas di San Francisco, AS, GREE Ventures, IREP, dan aucfan Co.Ltd (Seri A). Berikutnya, ada Emtek (Elang Mahkota) dan Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund, GIC sampai Ant Financial yang merupakan perusahaan subordinasi Alibaba Group.

Menjadi figur yang merupakan contoh anak muda yang sukses

Melihat kesuksesan Bukalapak di atas, tak heran jika Achmad Zaky menjadi salah satu cerminan dari mereka yang sukses di usia muda. Tak hanya membantu menyelesaikan masalah sosial lewat bisnis berbasis teknologi, tapi juga memberikan dampak yang luas di berbagai bidang. Terlebih, dirinya juga merintis Bukalapak dari masa susah dengan perjuangan yang juga tidak mudah. BACA JUGA: Perjuangan Mantan Penjaga Warnet yang Kini Miliki Perusahaan Bernilai Rp 14,7 Triliun Meski sempat tersandung dengan cuitannya yang dianggap ‘bersalah’ oleh pihak-pihak tertentu, toh sosok Achmad Zaky juga telah berjasa banyak pada Indonesia lewat Bukalapak yang ia dirikan. Sebagai warganet yang baik, alangkah bijaksananya jika mau memberikan kritik maupun nasihat pada dirinya jika dianggap ‘bersalah’. Bukan begitu Sahabat Boombastis.