Mungkin banyak dari kalian yang belum tahu kalau sebenarnya telinga punya potensi terjangkit penyakit kanker. Ya, tanpa disadari ternyata penyakit kanker telinga sudah diderita oleh beberapa orang di dunia. Bahkan, penyakit kanker telinga ini muncul lantaran kebiasaan yang sering kita lakukan sehari-hari.

Nah, gawat banget kalau misalnya kebiasaan-kebiasaan tersebut sering kali kita lakukan. Maka dari itu, supaya kita terhindar dari penyakit kanker telinga tersebut, Boombastis.com akan menjelaskannya lebih rinci lagi. Jadi, simak terus ya ulasan di bawah ini.

Berbicara menggunakan ponsel terlalu lama

Ponsel kini sudah menjadi barang penting bagi semua orang. Yap, semua hal yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari ada di benda kecil tersebut. Sampai-sampai banyak pekerjaan yang menggunakan ponsel setiap harinya. Contohnya adalah telemarketing atau call center yang mengharuskan menggunakan ponsel untuk menghubungi para pelanggannya.

Menelepon menggunakan ponsel genggam [Sumber Gambar]
Namun ternyata menelepon menggunakan ponsel lebih dari satu jam bisa memicu munculnya penyakit kanker telinga. Ini disebabkan karena radiasi handphone langsung memancar ke telinga. Apalagi, jika itu dilakukan setiap hari, maka risiko terjadinya kanker telinga semakin tinggi. Hal ini mirip dengan yang dialami oleh Romeo. Pria asal Italia Utara tersebut mengidap kanker pada telinga kanannya. Itu dikarenakan ia bekerja sebagai call center di suatu perusahaan swasta yang mengharuskannya menelepon menggunakan ponsel lebih dari 4 jam. Jadi, untuk kalian yang hobi telepon menggunakan ponsel genggam harus dikurangi mulai saat ini.

Berasal dari paparan sinar matahari

Berada di bawah sinar matahari saat pagi memang nikmat. Alasannya karena kita bisa mendapatkan vitamin D dan itu bagus untuk tubuh. Fungsinya adalah bisa membantu pertumbuhan tulang dan gigi, menjaga kesehatan otot, membuat tubuh jadi kebal terhadap penyakit dan lain sebagainya.

Jangan berada di bawah sinar matahari [Sumber Gambar]
Akan tetapi, kalau kita berada di bawah sinar matahari terik di atas jam 8, itu berbeda lagi. Penyebabnya, matahari yang di atas jam 8 sudah tidak ada kandungan vitamin D. Ia sudah berubah menjadi energi panas dan itu sangat berbahaya lho bagi tubuh. Selain membuat warna tubuh kita menjadi lebih gelap, sinar matahari tersebut bisa menjadi penyebab munculnya kanker telinga. Organ pendengaran kita ternyata tidak bisa terpapar sinar matahari langsung. Jika kalian setiap harinya berada di luar rumah di atas jam 8, lebih baik menggunakan topi. Supaya telinga terlindungi dari sinar ultraviolet secara langsung.

Membersihkan telinga menggunakan cotton bud

Telinga yang kotor memang membuat kita terganggu. Di samping kotoran bisa terlihat oleh orang lain, pendengaran juga akan semakin berkurang. Oleh karena itu, banyak orang yang rutin membersihkan telinganya menggunakan cotton bud. Cotton bud dianggap bisa membersihkan seluruh bagian telinga dan membuat penggunanya merasa geli-geli nikmat.

Bersihkan telinga pakai cotton bud [Sumber Gambar]
Tetapi, di balik kenikmatannya ada bahaya yang menunggu. Cotton bud ternyata bisa membuat telinga mengalami iritasi lho. Hal ini bisa terjadi karena cotton bud bisa membuat kotoran semakin terdorong ke bagian dalam telinga. Lalu, tekanan yang ditimbulkan benda tersebut bisa merusak gendang telinga juga. Parahnya lagi, benda tersebut dapat membuat penggunanya mengidap kanker telinga karena kerusakan pada organ dalam indra pendengaran. Untuk menghindari hal tersebut, kalian bisa membersihkan telinga memakai air yang dicampur dengan sabun. Lalu cairan tersebut dioleskan ke telinga bagian luar dengan menggunakan lap bersih.

Diturunkan dari gen orangtua

Pada umumnya kanker muncul karena gaya hidup yang tidak sehat. Bisa dari konsumsi makanan yang nilai gizinya kurang atau kebiasaan-kebiasaan seperti dijelaskan di atas. Maka dari itu, banyak orang yang sekarang menerapkan pola hidup sehat supaya terhindar dari kanker apapun itu.

Diturunkan dari gen orangtua [Sumber Gambar]
Sebenarnya, kanker ini bisa muncul karena alasan lain lho. Salah satunya adalah faktor gen orangtua. Jadi, dapat disimpulkan kalau semenjak lahir, di dalam tubuhnya sudah terdapat bibit kanker. Namun biasanya, kanker itu masih dalam jumlah yang kecil. Sel kanker bisa membesar jika gaya hidup kita tidak diatur.

Sejauh ini, penyakit kanker telinga memang belum banyak terjadi di dunia. Hanya segelintir orang yang mengidapnya, itupun terjadi karena gaya hidup mereka yang kurang sehat. Untuk kalian yang masih melakukan kebiasaan di atas, khususnya menelepon berjam-jam harus dikurangi mulai saat ini. Jangan biarkan tubuh kalian dihinggapi oleh sel kanker telinga.