Adakah dari kalian yang bisa menyebutkan pecahan uang kertas paling kecil? Hmm.. pasti banyak dari kalian mengatakan bahwa pecahan uang dua ribu yang paling kecil. Padahal, faktanya enggak seperti itu lho, gengs. Ada pecahan yang jauh lebih kecil lagi.

Adalah uang seribu rupiah. Mungkin banyak dari para pembaca yang belum tahu akan hal ini. Sebenarnya, uang bergambar pahlawan Cut Meutia ini masih ada, namun peredarannya tidak merata di semua tempat. Wah, alasannya kenapa kok bisa begitu?

Uang seribu menghilang dari peredaran [Sumber Gambar]
Alasan pertama mengapa uang yang dirilis di akhir tahun 2016 lalu ini menghilang karena jarang dipakai transaksi. Terlihat dari transaksi yang dilakukan sekarang ini kebanyakan menggunakan pecahan terkecil adalah dua ribu. Contohnya saja ketika parkir, jarang sekali ada yang mematok harga seribu rupiah. Alhasil, Bank Indonesia membatasi pencetakan uang tersebut.

Transaksi yang jarang menggunakan uang seribu [Sumber Gambar]
Kemudian, ada lagi penyebab menghilangnya uang kertas seribu rupiah di pasaran. Yaitu uang tersebut hanya dikhususkan di Nanggroe Aceh Darussalam. Erna Wijayanti selaku Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI menyampaikan kalau uang ini dikonsentrasikan di Aceh karena Cut Meutia merupakan pahlawan yang berasal dari Kota Serambi Mekah tersebut.

Uang seribu dikonsentrasikan di Aceh [Sumber Gambar]
Sedangkan di Pulau Jawa dan yang lainnya, memang didorong untuk penyebaran uang pecahan seribu namun dalam bentuk koin. Jadi, jangan kaget kalau Sahabat Boombastis menemukan banyak uang koin pecahan seribu di daerah kalian. Tapi, meskipun uang kertas seribu ini dikonsentrasikan di Aceh, peredarannya di kota tersebut juga sangat terbatas. Namun, bukan berarti Bank Indonesia menghentikan pencetakannya. Bank Indonesia akan tetap memproduksi tapi dalam jumlah yang sedikit.

BACA JUGA : Mengintip Perubahan Bentuk Uang Indonesia Dari Tahun ke Tahun

Bagaimana, sudah enggak penasaran lagi kan ke mana hilangnya uang kertas pecahan seribu tersebut? Jadi, memang uang ini produksinya dibatasi karena melihat transaksi yang begitu jarang menggunakan pecahan tersebut. Selain itu, uang ini juga jumlahnya hanya diperbanyak di kawasan Aceh. Apa ada dari Sahabat Boombastis selain di Aceh yang punya pecahan ini?